
Nexify - Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, sangat berharap kedua pembalapnya, Valentino Rossi dan Franco Morbidelli, mampu tampil garang di MotoGP 2021, terutama Rossi. Ketika Morbidelli mulai menunjukkan kemajuan positif dengan finis keempat di Seri Portimao, Rossi masih harus berjuang di belakang.
Seperti diketahui, SRT tampil eksplosif bersama Morbidelli dan Fabio Quartararo pada 2020. Morbidelli menjadi runner up, sementara Quartararo meraih tiga kemenangan meski akhirnya harus duduk di peringkat 8. Melihat potensi besar ini, target SRT pada 2021 pun melambung, yakni merebut gelar dunia.
Sayangnya, Morbidelli harus finis ke-18 dan pulang tanpa poin di Seri Qatar, dan hanya finis ke-12 di Seri Doha. Beruntung, ia bangkit di Seri Portimao. Di lain sisi, Rossi tampil tak memenuhi ekspektasi. Usai finis ke-12 di Seri Qatar, ia finis ke-16 di Seri Doha dan gagal finis di Seri Portimao akibat kecelakaan.
Dorong Valentino Rossi Jajal Hal Baru

Kepada Sportklub, seperti yang dikutip Corsedimoto, Selasa (20/4/2021), Razali pun meyakini Morbidelli dan Rossi adalah kombinasi yang tangguh. Namun, ia berharap Rossi bisa bangkit dari keterpurukannya musim lalu. Ia berharap sang sembilan kali juara dunia itu bisa berpikiran lebih terbuka untuk menjajal hal-hal baru yang disarankan tim.
"Target kami adalah merebut gelar bersama Vale dan Franky. Mereka kombinasi yang hebat, dan mereka juga sahabat. Kami akan coba mendorong Vale untuk menjajal hal-hal baru. Memiliki Vale sebagai rider kami sungguh tak terbayangkan. Rasanya menyenangkan, padahal kami tak merencanakannya," ujar Razali.
Meski timnya terpuruk di tiga balapan pertama, Razali mengaku ogah putus asa. Ia masih yakin atas potensi timnya, apalagi jika melihat kiprah mereka yang mentereng tahun lalu. Baik dengan Morbidelli, maupun Rossi, pria asal Malaysia ini tegas bahwa timnya harus tetap jadi tim papan atas dan membidik gelar dunia.
Belum Mau Tinggalkan Program Rider Muda

"Apa pun bisa terjadi. Kami percaya soal ini tahun lalu, saat memuncaki klasemen, meski mengalami masalah. Kami harus pastikan sejarah tim ini tetap baik, tak hanya berkat kehadiran Vale. Kami ingin Franky tetap menang, dan kami ingin Vale menang juga. Ini target kami. Apa pun yang terjadi nanti, kita lihat nanti pula," ungkapnya.
Dalam beberapa pekan ke depan, Razali juga diperkirakan akan menyelesaikan negosiasi dengan Yamaha untuk memperpanjang kontrak sebagai tim satelit mereka. Meski begitu, masa depan Rossi di timnya belum menemui kejelasan, walau rider Italia berusia 42 tahun itu mengaku masih ingin balapan pada 2022.
Razali pun kembali menyatakan bahwa keputusan timnya menerima Rossi tahun ini adalah perkecualian, dan timnya masih getol ingin melanjutkan program junior. "Tahun lalu adalah perkecualian yang besar. Namun, keinginan tim kami adalah mengembangkan rider muda dari tim Moto2 kami. Rencana kami tetap sama," pungkasnya.
Sumber: Sportklub, Corsedimoto
Video: Sirkuit Mandalika Siap Sambut MotoGP 2021
Baca Juga:
- Marc Marquez Merasa Beruntung Saksikan Talenta Pedro Acosta, Tunggu di MotoGP
- Fabio Quartararo Kerja Bareng Psikolog Agar Tak Terlena Seperti MotoGP 2020
- Perpanjang Kontrak, Suzuki Tetap Berlaga di MotoGP Sampai 2026
- Ducati: Pecco Bagnaia Punya Segalanya untuk Juarai MotoGP
- Honda: Kembalinya Marc Marquez Bikin MotoGP Portimao Istimewa
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























