
- Pembalap Alma Pramac Racing, Danilo Petrucci menyebut rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo membuat peluangnya merebut podium MotoGP Jerman mengecil akibat insiden yang melibatkan keduanya di tikungan pertama Sirkuit Sachsenring pada Lap 25, Minggu (15/7).
Pada tahap itu, Lorenzo tengah berada di posisi ketiga dan ban depan lunaknya mulai aus dan terkejar oleh Petrucci. Rider Italia ini pun bertekad menyalip saat Lorenzo melebar di tikungan pertama, namun keduanya justru bersenggolan saat Lorenzo langsung kembali ke garis balap yang tepat.
Senggolan ini membuat keduanya terkejar oleh Maverick Vinales. Petrucci sendiri berhasil menyalip Lorenzo pada Lap 26, namun terpaksa kembali ke posisi empat usai Vinales menyalipnya pada Lap 29. Petrucci pun mengaku kecewa gagal merebut podium. (ms/dhy)
Sudut Pandang Petrucci

Kepada Motorsport, Petrucci mengaku yakin Lorenzo buru-buru kembali ke jalur dalam saat melihatnya mendekat. "Jorge melebar di Tikungan 1, saya ada di jalur dalam. Tapi saya rasa ia melihat saya, lalu memutuskan menyenggol saya, karena ia menyentuh ban depan saya. Ia tak coba menghindari saya. Kami jadi kehilangan waktu satu detik," ujarnya.
Petrucci yakin bisa naik podium andai tak kehilangan satu detik, namun mengakui performa Vinales yang lebih kuat. "Jelas Jorge tak terlalu 'cerdas' mengambil garis balap itu di Tikungan 1. Saya lihat ia melakukannya pada Valentino Rossi. Icoba mengejar dari garis luar. Entah apa yang ia pikirkan soal garis itu," ungkap rider 28 tahun ini.
Tanggapan Lorenzo

Lorenzo, yang finis keenam, punya pendapat yang benar-benar berbeda dengan Petrucci. Ia yakin, Petrucci sebagai rider yang ada di belakangnya, justru seharusnya lebih jeli mengantisipasi pergerakan rival di depannya. Ia juga menyatakan bahwa Petrucci harus lebih bersabar jika memang tak bisa menyalip di tikungan itu.
"Rider yang ada di depan, tak bisa melihat rider di belakang, dan jika Anda melebar di area yang kotor, Anda jelas mencoba kembali ke garis bersih secepat mungkin. Rider yang di belakang justru harusnya tahu rider yang di depan bakal kembali ke jalur dalam cepat atau lambat. Ia sendiri harus hati-hati," ungkap Por Fuera.
"Danilo bilang, 'Ini peluangku, aku akan membuka gas lebih lebar'. Itulah masalahnya. Ia harus paham, 'Aku akan punya peluang lain karena aku lebih cepat darinya. Aku akan menyalipnya di tikungan lain.' Saya rasa itulah masalahnya, menurut saya, karena saya 'kan tak mungkin melaju di garis kotor terus-terusan," pungkas Lorenzo. [initial]
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 11:20Igor Tolic Belum Tentukan Starter Persib untuk Final Kontra Persebaya
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 11:00Xabi Alonso Bahagia Lihat Mykhailo Mudryk Kembali Bermain
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 10:00Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
-
Bola Dunia Lainnya 6 Agustus 2026 09:27Lionel Messi Cetak Brace, Inter Miami Libas Atletico San Luis 4-2
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 11:00Dipanggil Prabowo, BRIN Bakal Laporkan Riset Sampah hingga Perahu Tenaga Surya
-
Liputan6 6 Agustus 2026 10:01War Tiket HUT ke-81 RI Diserbu 128 Ribu Orang, Peserta dari 14 Negara
-
Liputan6 6 Agustus 2026 09:43Penduduk Jakarta Berkurang Ribuan Orang, Ini Data Terbarunya
-
Liputan6 6 Agustus 2026 08:46Pamit Nonton Voli, Pelajar SMP Ditemukan Tewas di Waduk Greneng
-
Liputan6 6 Agustus 2026 07:34Babak Baru Kasus Pembunuhan Nus Kei
-
Liputan6 6 Agustus 2026 06:13Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Tiap Pekan
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























