
Nexify - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, memilih bersikap merendah ketika banyak pihak meyakini bahwa ia adalah satu-satunya rival yang paling mengancam bagi Marc Marquez. Pasalnya, dalam beberapa seri terakhir MotoGP musim ini, keduanya kerap bertarung sengit.
Quartararo yang kompetitif sejak awal musim, mulai membuktikan diri sebagai penantang masa depan bagi sang rider Repsol Honda di Misano. Ia memimpin sepanjang balapan, sebelum akhirnya tersalip Marquez di lap penutup. Peristiwa serupa pun terjadi di Buriram, Thailand.
"Entah apakah saya memang satu-satunya, tapi memang benar kami bekerja sangat baik. Tim kami punya atmosfer yang sangat menyenangkan, dan saya sangat senang bisa memperebutkan podium dengan Marc. Ini juga podium keenam dalam musim debut saya," ujar Quartararo lewat Diario AS.
Andai Bahan Bakar Marquez Habis Lebih Awal
The first thing that has gone wrong all day! π' Honda has stopped running, and the world champion receives a helping hand back to parc ferme from ! π€ π―π΅ pic.twitter.com/4hsRMyu95Y
β MotoGPβ’ π―π΅ (@MotoGP)
Di Twin Ring Motegi, Jepang, akhir pekan lalu, Quartararo juga finis di belakang Marquez. Hanya tertinggal 0,87 detik, Quartararo diprediksi bisa meraih kemenangan andai balapan menyisakan satu lap lagi, karena Marquez kehabisan bahan bakar setelah melewati garis finis.
"Jika ia kehabisan bahan bakar, itu bakal jadi kesalahan besar. Tapi semua sudah berakhir. Saya sempat bertemu dengannya dan berpikir mengapa bahan bakarnya tidak habis satu lap sebelumnya," ujar Quartararo sembari tertawa.
Ketika ditanya apa yang ia katakan kepada Marquez di lintasan, rider 20 tahun itu pun menjawab, "Saya tak bilang macam-macam. Saya hanya bilang, 'Sialan, kau kehabisan bahan bakar!' Tapi tak ada hal spesial," tutur rider berjuluk El Diablo ini.
Lap Pertama Terbaik di MotoGP
The battle is on already! βοΈ and are wasting no time resuming their rivalry! π₯ π―π΅ pic.twitter.com/gLqeSifx0Y
β MotoGPβ’ π―π΅ (@MotoGP)
Quartararo juga mengaku senang bisa menjalani aksi salip dengan Marquez pada lap pertama di Motegi. Selepas start, ia mengambil alih pimpinan dari Marquez pada Tikungan 7, namun Marquez membalas di Tikungan 10. Sayangnya, aksi saling salip ini tak terjadi lagi sampai balapan berakhir.
"Jujur saja, itu adalah lap pertama terbaik saya, dan lap pertama yang paling saya nikmati. Saya suka melakukan aksi saling salip agresif seperti ini. Saya berharap suatu hari nanti saya bisa saling salip dengan Marc sepanjang balapan sejak start, karena pasti bakal menyenangkan," tutup Quartararo.
Quartararo akan kembali membidik kemenangan perdananya di MotoGP dalam pekan balap di Sirkuit Phillip Island, Australia, pada 25-27 Oktober.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 20:43Link Streaming Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 20:182 Wajah Brasil saat Kalahkan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 18:14Akhir Karier Julian Nagelsmann Bersama Timnas Jerman?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 20:48Alasan Hakim Tolak Permintaan Jaksa Bebankan Rp 4,8 Triliun ke Nadiem
-
Liputan6 30 Juni 2026 20:09Hakim Minta Kejagung Usut Kenaikan Harta Nadiem Lewat TPPU
-
Liputan6 30 Juni 2026 19:35Makna Mawar Kuning di Sidang Nadiem
-
Liputan6 30 Juni 2026 19:15OTT KPK di Kuansing Diduga Terkait Jual Beli Jabatan
-
Liputan6 30 Juni 2026 18:37KPK Amankan 10 Orang dalam OTT di Kuantan Singingi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























