
Nexify - - Para rider MotoGP memberikan tanggapan yang cukup positif soal simulasi kondisi basah dan hujan yang digelar pada 30 menit terakhir hari ketiga uji coba pramusim di Losail, Qatar pada Sabtu (3/3) malam, yang bertujuan untuk melihat kemungkinan menggelar balapan bila Losail diguyur hujan pada 18 Maret mendatang.
MotoGP Qatar pertama kali pada 2004, dan sejak 2008 selalu digelar pada malam hari dan lintasannya diterangi cahaya sebesar 5,4 juta watt. Pada 2009, Losail dilanda badai hingga balapan dimundurkan satu hari. Tahun lalu, balapan ditunda dua kali karena lintasan tak kunjung kering dan licin karena hujan.
Simulasi kondisi basah dan hujan sejatinya pernah digelar tahun lalu dan hanya dijalani oleh Safety Advisor MotoGP, Loris Capirossi. Meski begitu, MotoGP ingin mendapat konfirmasi dari para rider yang masih aktif balapan, untuk memeriksa apakah cipratan air dan pantulan cahaya lampu mengganggu penglihatan mereka.
Beberapa rider pun memberikan pendapat mereka soal simulasi ini kepada Crash.net, di antaranya adalah Johann Zarco, Valentino Rossi, Marc Marquez, Dani Pedrosa dan Cal Crutchlow. Kelima rider ini meyakini bahwa MotoGP Qatar cukup memungkinkan untuk digelar dalam kondisi basah, namun harus kembali mengevaluasi tingkat kelicinan lintasan.
Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 3)
Soal hujan, saya rasa seisi paddock kini siap-siap saja untuk balapan. Pertanyaannya adalah penglihatan, bagaimana kami bisa melihat dengan cahaya yang memantul pada lintasan basah. Tapi uji coba ini berjalan cukup baik dan tak memberi kami masalah. Soal grip, kami bisa memperbaikinya agar lebih percaya diri untuk melaju cepat. Bahkan jika memang nanti hujan, dengan suhu dan lintasan yang hangat, kami tak akan pernah menghadapi lintasan yang benar-benar basah, karena bakal cepat kering. Jadi uji coba ini benar-benar untuk keadaan darurat saat balapan nanti, agar kami siap jika memang sungguh terjadi.
Valentino Rossi (Movistar Yamaha MotoGP)
Oke-oke saja. Saya rasa kami bisa melakukannya. Saya berkendara sendirian, jadi saya tak tahu situasinya bila kami berkendara secara berkelompok. Tapi saya rasanya kami bisa berkendara tanpa masalah besar pada malam hari, dan tampaknya grip lintasan normal-normal saja dengan adanya air. Jadi saya rasa bisa saja dilakukan.
Marc Marquez (Repsol Honda)
Dengan pantulan cahaya, situasinya agak lebih sulit dibanding biasanya untuk melihat kerb dan garis putih, dan lintasannya jadi agak licin. Tapi menurut saya harusnya memungkinkan menggelar balapan bila hujan turun.
Dani Pedrosa (Repsol Honda)
Saya rasa jika hujan turun saat balapan nanti, kami harus kembali bicara dan mengambil keputusan bersama.
Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol)
Saya rasa penglihatannya oke-oke saja, tapi lintasannya jadi sangat licin dan saya yakin kami akan mendiskusikannya kembali di rapat Safety Commission untuk balapan pertama di Qatar.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
BERITA LAINNYA
-
otomotif 7 Juli 2026 19:017 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 21:00Prabowo: BUMN Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, Akan Kami Tertibkan
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:36Prabowo Cerita Gagasan Pembentukan Koperasi Merah Putih
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:15Prabowo: Koperasi, UMKM, Swasta, dan BUMN Harus Bersatu Bangun Ekonomi
-
Liputan6 12 Juli 2026 17:15Hari Koperasi Nasional, Prabowo Kritik Ekonomi Neoliberal
-
Liputan6 12 Juli 2026 17:11Prabowo: Tentara-Polisi Butuh Gaji Baik Supaya Tak Memeras Rakyat
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















