
Nexify - Jonas Folger baru-baru ini mengumumkan niatan kembali balapan tahun depan, meski Yamaha Motor Racing mengaku keberatan melepasnya dari jabatan test rider MotoGP. Kepada Speedweek, Folger pun mengaku bahwa menjadi test rider tidaklah mudah baginya.
Folger turun di MotoGP 2017 bersama Monster Yamaha Tech 3. Sayang, ia memilih vakum pada awal 2018 akibat masalah kebugaran. Pada pertengahan tahun, ia menjalani uji coba Moto2 untuk Kalex, dan segera digaet Yamaha sebagai test rider MotoGP.
Meski senang dapat jabatan ini, Folger mengaku program uji coba Yamaha di Eropa belumlah seintensif para rival, karena masih terfokus di Jepang. Selain itu, ia juga sempat kesulitan menjalani uji coba pramusim di Sepang, Malaysia pada Februari lalu.
Jadi Test Rider Ketiga
"Saya senang Yamaha telah memberi kesempatan ini. Tapi di uji coba Sepang, saya tak paham beberapa hal yang penting bagi pebalap mereka, seperti posisi duduk dan lainnya. Mereka juga tak mengizinkan saya memakai ban lunak untuk lap cepat," ujarnya.
Terbiasa dengan mentalitas pebalap, Folger mengaku kesulitan menyesuaikan diri dengan mentalitas test rider. Rider Jerman ini bahkan butuh waktu untuk menerima kenyataan bahwa ia harus benar-benar menuruti program teknisi dan insinyur Yamaha.
"YZR-M1 sungguh menyenangkan, tapi uji coba Sepang sungguh berat, karena ada 2 rider Jepang yang juga mengendarai motor itu. Saya rider ketiga setelah Katsuyuki Nakasuga dan Kohta Nozane," ungkap Folger.
Terbuka untuk Moto2 dan WorldSBK
Atas alasan ini, Folger yang kini berusia 26 tahun, bertekad untuk kembali balapan musim depan. Ia tak menutup kemungkinan untuk turun di Moto2, namun takkan keberatan jika harus turun di WorldSBK.
"Kurang lebih saya sudah mantap ingin balapan lagi di masa depan. Entah Moto2 atau WorldSBK, semua terbuka. Saya sudah lama memikirkan WorldSBK. Saat ini beberapa tawaran sudah berdatangan, tapi sejauh ini belum ada yang konkret," tutupnya.
Usai vakum balapan sejak MotoGP Aragon 2018, Folger akhirnya kembali berkompetisi di Moto2 Catalunya, Assen, dan Sachsenring musim ini, membela Petronas Sprinta Racing sebagai pengganti Khairul Idham Pawi yang cedera.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























