
Nexify - - Pebalap LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami diketahui sekadar mengendarai motor RC213V versi 2018 milik Cal Crutchlow, namun ia justru sukses tampil baik dalam uji coba pascamusim MotoGP Jerez, Spanyol, 28-29 November. Ia menduduki posisi ketiga pada hari pertama, dan langsung mencatat waktu tercepat pada hari kedua.
Pada hari kedua, rider asal Jepang ini mencatat 1 menit 37,945 detik, bahkan mengasapi rider Repsol Honda sekaligus sang juara dunia, Marc Marquez, yang mengendarai RC213V 2019. Nakagami pun mengaku sama sekali tak menyangka dirinya bakal mencatat waktu tercepat, meski yakin ini bukan cerminan sesungguhnya untuk musim depan.
"Jelas saya sangat senang mengakhiri musim seperti ini. Saya tak mengira bakal jadi yang tercepat. Ini hanya uji coba, jadi entah seberapa besar usaha yang dikerahkan rider lain. Tapi pada akhirnya kami mencetak waktu terbaik, menembus 1 menit 37 detik merupakan level yang cukup tinggi dan ini bagus," ungkapnya kepada Crash.net.
RCV 2018 Lebih Jinak
Sementara Marquez diwajibkan menjajal berbagai perangkat baru, situasi Nakagami lebih 'mudah' karena ia hanya sekedar beradaptasi dengan RC213V milik Crutchlow. Meski begitu, rider 26 tahun ini mengaku sudah sangat puas atas performa motor tersebut. Menurutnya, motor itu lebih mudah dikendarai dan lebih 'jinak' ketimbang RCV 2017 yang ia kendarai sepanjang musim ini.
"Sulit berkata berapa persen lebih baik, tapi jelas ini kemajuan besar. Penyaluran tenaganya jauh lebih baik. Lebih mudah dikendarai, lebih 'manis', dan itu alasan dengan ban lama saya lebih konsisten dibanding tahun lalu. Kami fokus pada grip ban belakang. Setupnya lebih baik, dan saya makin nyaman. Lebih mudah mengatakan apa hal positif dan negatifnya, dan saya sangat senang," ujarnya.
Harapkan Dukungan Lebih
Meski hanya berstatus rider tim satelit dan tak mendapatkan motor terbaru, Nakagami tak pelak lagi terikat kontrak langsung dari Honda Racing Corporation (HRC). Ia pun yakin dukungan teknis dari HRC bakal bertambah di masa depan bila dirinya mampu tampil kompetitif dan konsisten sepanjang 2019.
"Jelas prioritas saya adalah pergi ke Repsol Honda, tapi jika kami bisa menjalani balapan dengan performa yang kuat, mungkin saja perangkat yang lebih baik akan disediakan untuk kami. Tapi saat ini saya sangat puas atas paket motor 2018. Saya tahu Cal, Marc dan Jorge (Lorenzo) pakai motor 2019, tapi marginnya tak besar seperti 2017 ke 2018. Mungkin 2018 ke 2019 performanya lebih mirip. Jadi kita lihat saja nanti," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 15 Juni 2026 16:06Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 1 Juli 2026 09:00Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Austria 3 Juli 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 1 Juli 2026 09:273 Anggota Polri Dapat Bintang Bhayangkara Narariya, Ini Daftarnya
-
Liputan6 1 Juli 2026 09:04Dua Demo Siap Warnai HUT Bhayangkara, Ini Lokasinya
-
Liputan6 1 Juli 2026 08:00Korupsi Jual Beli Jabatan yang Tak Pernah Berhenti
-
Liputan6 1 Juli 2026 07:55Jokowi hingga JK Hadiri Upacara HUT ke-80 Bhayangkara
-
Liputan6 1 Juli 2026 07:36Paramotor Warnai Langit Cikeas Jelang Upacara HUT Bhayangkara
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























