
Nexify - Pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, mengaku bahwa rider Repsol Honda, Marc Marquez, masih akan menjadi pebalap yang paling diwaspadai di MotoGP tahun ini. Meski begitu, ada rider lain yang juga berpotensi mengancam. Hal ini ia sampaikan via Fanpage.it.
Selama tiga musim terakhir, Dovizioso menjadi runner up secara beruntun, dan juga selalu di belakang Marquez. Ia pun kembali menjadi rider yang difavoritkan untuk menggulingkan Marquez dari tahta tertinggi MotoGP, namun performanya tak mencolok sepanjang pramusim.
Dalam uji coba Sepang, Malaysia, pada 7-9 Februari lalu, Dovizioso hanya duduk di posisi 15 dalam daftar kombinasi catatan waktu. Sementara di uji coba Losail, Qatar, pada 22-24 Februari, rider Italia berusia 33 tahun ini hanya duduk di posisi 10.
Selalu Ada yang Bisa Diperbaiki
Dovizioso pun tetap santai atas hasil uji cobanya. "Anda takkan pernah bisa sempurna, dan hanya bisa terus berkembang dan melanjutkan kinerja di semua aspek. Akan selalu ada margin dari rival," ungkap juara dunia GP125 2004 ini.
Dovizioso yakin ia dan timnya pasti akan menemukan jalan keluar saat musim berlangsung demi kembali bertarung di papan atas dan memperebutkan gelar dunia. Selain melakukan introspeksi, Ducati juga harus mempelajari kekuatan lawan.
"Kami ada di level tertinggi, tapi Anda pasti bisa selalu bisa tampil lebih, terutama dengan cara mempelajari rival. Ada para rival yang lebih kuat di beberapa aspek tertentu, dan lebih kuat di aspek lainnya. Kami pun siap untuk terus memperbaiki diri," ujarnya.
Awasi Tiga Rider Muda Lainnya
Dovizioso siap kembali melawan Marquez, tapi juga yakin ada tiga rider lain yang bisa mengancam, yakni duet Yamaha, Fabio Quartararo dan Maverick Vinales, serta rider Suzuki, Alex Rins. Ketiga rider ini disebut punya ritme balap paling 'mengerikan' selama di Sepang dan Losail.
"Menurut saya, Marc merupakan lecutan motivasi bagi semua rider. Tapi saya rasa Fabio dan Maverick juga bisa ikut memperebutkan gelar dunia. Mungkin mereka, juga Alex Rins, memulai tahun ini di depan semua orang, tapi hanya balapan nanti yang bisa membuktikannya," tutup Dovizioso.
Baca Juga:
- Dovizioso Yakin Rossi Bakal Tetap Balapan di MotoGP 2021
- Lorenzo: Rossi Sosok Cerdas, Quartararo Bisa Juarai MotoGP
- Pemerintah Thailand Tunda Gelaran MotoGP Akibat Wabah Virus Corona
- Suzuki Sedih MotoGP Qatar Dibatalkan, Doakan Moto3 dan Moto2
- Suzuki Akui Belum Siap Aplikasikan 'Holeshot Device' di MotoGP
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 20:43Link Streaming Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 20:182 Wajah Brasil saat Kalahkan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 18:14Akhir Karier Julian Nagelsmann Bersama Timnas Jerman?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 20:48Alasan Hakim Tolak Permintaan Jaksa Bebankan Rp 4,8 Triliun ke Nadiem
-
Liputan6 30 Juni 2026 20:09Hakim Minta Kejagung Usut Kenaikan Harta Nadiem Lewat TPPU
-
Liputan6 30 Juni 2026 19:35Makna Mawar Kuning di Sidang Nadiem
-
Liputan6 30 Juni 2026 19:15OTT KPK di Kuansing Diduga Terkait Jual Beli Jabatan
-
Liputan6 30 Juni 2026 18:37KPK Amankan 10 Orang dalam OTT di Kuantan Singingi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























