
Nexify - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, tak kecewa Honda Racing Corporation (HRC) tak lagi menjadikannya acuan utama dalam pengembangan RC213V di MotoGP 2022. Kepada The Race, Senin (28/2/2022), Marquez justru mengaku senang para insinyur HRC akhirnya mendengarkan masukan rider Honda lainnya.
Sejak debutnya di MotoGP 2013, Marquez selalu jadi rider andalan Honda. Masukkan-masukannya juga selalu dijadikan acuan utama. Ia sukses meraih enam gelar, namun para rival yakin Honda takkan bisa sukses andai Marquez tak ada di lintasan, mengingat tak ada rider Honda lain yang menang sejak Cal Crutchlow pada 2018.
Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, kerap mengecam opini para rival tersebut. Namun, dugaan itu justru menjadi kenyataan ketika Marquez absen semusim penuh pada 2020 akibat cedera lengan. Honda paceklik kemenangan selama setahun, dan baru menang lagi ketika Marquez kembali pada 2021, yakni di Sachsenring, Jerman.
Suka Potensi RC213V Terbaru

Hal ini akhirnya menyadarkan HRC bahwa mereka tak bisa terus-menerus bergantung pada talenta Marquez. Mereka yakin rider Honda lainnya juga harus diberi dukungan sama besar agar kompetitif. Alhasil, menjelang 2022, RCV dirombak besar-besaran berdasarkan masukan Marquez, Pol Espargaro, Alex Marquez, dan Takaaki Nakagami.
"Saya tidak kecewa. Saya ada di sisi mereka. Saya justru berterima kasih pada Honda karena mereka melakukan upaya besar demi mengubah motor kami. Saat di Sepang, saya bilang ingin memulai tes dengan motor saya (yang lama) dan lalu ganti pakai yang baru. Ketika ganti, saya langsung memahami potensinya," ungkap Marquez.
Jika mengamati komentar mereka dalam tes pramusim Sepang dan Mandalika, keempat rider Honda terkesan sangat puas atas performa RCV teranyar. Keempatnya juga merasa lebih percaya diri menjelang persaingan musim baru. Espargaro, yang jatuh bangun pada 2021, bahkan menyebut motor itu sudah siap tarung di Qatar, 4-6 Maret.
Justru Bersyukur Honda Akhirnya 'Insaf'

Marquez juga menyatakan, ia sejatinya kerap menuntut banyak perubahan pada RCV, namun tak semuanya dipenuhi Honda. Pasalnya, seburuk apa pun performa RCV, Marquez tetap mendominasi MotoGP berkat talenta hebatnya. Kini, ia jadi merasa lega karena HRC akhirnya tak lagi terlena, dan sadar mereka memang perlu berubah.
"Kini saatnya kami mengambil untung. Kami harus paham cara memanfaatkan potensinya. Saya berterima kasih pada Honda. Mereka bekerja sangat keras, merakit motor ini berdasarkan komentar semua rider. Mereka melakukan ini tiap tahun, tapi ketika tak ada rider yang menang, mereka jadi tahu apa yang harus diubah," kisah Marquez.
"Jika Anda mengeluhkan performa motor tapi menang terus, selalu sulit minta perubahan besar. Namun, jika Anda mengeluhkan performa motor dan tidak menang, maka mereka berupaya melakukan perubahan besar. Jadi, saya yakin ini motor yang sangat baik, meski kami masih harus memahaminya di berbagai trek berbeda," tutupnya.
Sumber: The Race
Baca Juga:
- Fakta Unik Seputar MotoGP 2022: 24 Rider, Satu Belum Pernah Menang
- Dream Grid: MotoGP 2022 Diramaikan 14 Juara Dunia, Siapa Jagoanmu?
- Pemerintah Turunkan Jumlah Penonton MotoGP Mandalika 2022 Jadi 60 Ribu
- Jadwal MotoGP 2022, Jangan Lupa Catat Tanggal Balapan di Mandalika
- Jadwal Pekan Balap MotoGP, Moto2, dan Moto3 Qatar, 4-6 Maret 2022
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 11:00Xabi Alonso Bahagia Lihat Mykhailo Mudryk Kembali Bermain
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 10:00Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 07:55Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 05:53Tes Medis Beres, Bruno Guimaraes Segera Resmi Jadi Pemain Arsenal
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 11:00Xabi Alonso Bahagia Lihat Mykhailo Mudryk Kembali Bermain
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 10:00Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
-
Bola Dunia Lainnya 6 Agustus 2026 09:27Lionel Messi Cetak Brace, Inter Miami Libas Atletico San Luis 4-2
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 10:01War Tiket HUT ke-81 RI Diserbu 128 Ribu Orang, Peserta dari 14 Negara
-
Liputan6 6 Agustus 2026 09:43Penduduk Jakarta Berkurang Ribuan Orang, Ini Data Terbarunya
-
Liputan6 6 Agustus 2026 08:46Pamit Nonton Voli, Pelajar SMP Ditemukan Tewas di Waduk Greneng
-
Liputan6 6 Agustus 2026 07:34Babak Baru Kasus Pembunuhan Nus Kei
-
Liputan6 6 Agustus 2026 06:13Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:50Detik-Detik Avanza Tabrak 7 Motor Penjemput Pelajar MTsN di Bandar Lampung
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























