
Nexify - Pebalap Ducati Team, Danilo Petrucci, meminta timnya untuk melakukan pembenahan secara serius di MotoGP musim ini jika benar-benar beniat mengalahkan Marc Marquez dan Honda. Hal ini dinyatakan Petrucci kepada Motorsport.com usai gagal naik podium di Sachsenring, Jerman.
Kini, Marquez sudah unggul 58 poin dari Andrea Dovizioso, dan 64 poin dari Petrucci. Keunggulan besar ini diakibatkan Marquez konsisten kompetitif, serta gagal finis yang dialami Dovizioso di Catalunya, Spanyol, serta gagalnya para rider Ducati untuk naik podium di Assen, Belanda, dan Sachenring.
Baik Petrucci maupun Dovizioso mengklaim telah berusaha sebaik mungkin demi mengejar Marquez, namun Assen dan Sachsenring membuktikan bahwa performa Desmosedici masih tertinggal jauh dari RC213V. Atas alasan ini, Petrucci meminta Ducati untuk berbenah, terutama soal performa menikung mereka yang buruk.
"Saya sudah berusaha sebaik mungkin dalam menjalani tahun terbaik saya. Tapi jelas kadang ini tak cukup, seperti di Mugello, Assen dan Jerman, di mana Andrea dan saya sudah melakukan yang terbaik. Sayangnya, kami tak bisa melakukan lebih dari itu. Saya ingin pabrikan melakukan sesuatu," ujar Petrucci.
Harus Percaya Semua Masih Memungkinkan
Rider Italia ini yakin Ducati harus melakukan evaluasi mendalam terutama soal performa di tikungan, mengingat Desmosedici punya permasalahan yang mengakar selama bertahun-tahun, yakni sulit diajak berpindah arah. Hal ini membuat mereka harus susah payah di trek-trek dengan tikungan tajam dan sempit.
"Kami kecewa karena dua balapan ini tak baik, tapi kami harus me-reset semuanya, karena masih ada paruh kedua musim yang harus dijalani, dan saya ingin mengakhiri musim dengan baik. Kami harus percaya semua masih memungkinkan saat tiba di trek di mana kami punya peluang bertarung dengan Marc," tuturnya.
Kerja Keras, Tapi Juga Butuh Rehat
Di lain sisi, Petrucci bersyukur mendapatkan masa rehat musim panas selama empat pekan sebelum kembali turun lintasan di MotoGP Ceko pada 2-4 Agustus mendatang. Masa-masa ini ia perlukan untuk kembali mengisi baterai yang terkuras pada paruh pertama musim ini.
"Kami harus mengerahkan segalanya agar persaingan tetap terbuka. Kami harus bekerja keras, tapi juga butuh istirahat dengan baik, karena paruh pertama musim ini cukup menegangkan. Liburan ini bakal membantu melupakan dua balapan terakhir yang cukup buruk," pungkasnya.
Sejauh ini, Petrucci telah mengoleksi tiga podium, yakni finis ketiga di Le Mans dan Catalunya, serta meraih kemenangan di Mugello.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 23:59Tempat Menonton Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 23:30Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Paraguay 30 Juni 2026
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 23:00Tempat Menonton Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 22:47Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 00:21Gudang di Cakung Kebakaran
-
Liputan6 30 Juni 2026 00:17MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung oleh Rakyat
-
Liputan6 29 Juni 2026 23:35Rekor Panas Ekstrem di Jerman, Jalanan Sampai Meleleh
-
Liputan6 29 Juni 2026 23:06MK Ubah Aturan Pencairan Dana Pensiun Sukarela, Ini Perubahannya
-
Liputan6 29 Juni 2026 22:59Mobil Puteri Indonesia Pariwisata 2022 Jadi Sasaran Teror Lempar Batu
-
Liputan6 29 Juni 2026 22:301.151 KM Jalan Daerah Dibangun Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok Desa
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























