
Nexify - Pereli nasional, Subhan Aksa akan menjalani musim reli 2013 dengan kendaraan baru. Ini karena ia harus menyesuaikan diri dengan regulasi yang dikeluarkan oleh Federasi Balap Mobil Dunia (FIA).
Pria yang baru saja merebut peringkat kelima kejuaraan Production World Rally Championship (PWRC) 2012 itu, terpaksa harus meninggalkan kendaraan Mitsubishi yang selama ini menemaninya.
"Kami harus menyesuaikan FIA. Musim 2013 nanti, PWRC dan SWRC digabung menjadi WRC2. Untuk itu saya harus menggunakan kendaraan yang sesuai dengan regulasi dan spesifikasi yang ditetapkan," kata Subhan pada hari Rabu (19/12).
Menurutnya, kejuaraan yang satu level di bawah WRC ini dipastikan akan jauh lebih ketat dibanding musim sebelumnya. Subhan mengaku juga harus berhadapan langsung dengan tim pabrikan. Hanya saja, saat ini dirinya belum mendapatkan jenis kendaraan yang tepat, meski uji coba telah dijadwalkan.
"Kami terus melakukan pembicaraan dengan beberapa produsen dan tim. Namun saat ini belum ada keputusan," kata pria yang akrab dipanggil Ubang itu.
Saat ini pria yang tergabung dalam Bosowa Rally Team ini terus melakukan negosiasi dengan pihak Ford dan Skoda. Jika mengacu pada merk kendaraan tersebut, kemungkinan Ubang akan menggunakan seri Ford Fiesta 2000 atau Skoda Fabia 2000.
Selain harus berhadapan dengan pereli yang telah punya nama, anak pengusaha nasional Aksa Mahmud ini juga harus berhadapan dengan spesifikasi kendaraan yang akan digunakan.
"Saya harus secepatnya adaptasi dengan stir kiri. Selama ini saya terus menggunakan stir kanan. Saya pernah terguling saat gunakan stir kiri," tambah Subhan.
Ditanya tentang perbedaan Mitsubishi Evolution X dengan kendaraan untuk Super 2000, Subhan menegaskan banyak perbedaan terutama pada bodi mobil. Selain itu, kendaraan untuk kelas Super 2000 lebih cepat 1-2 detik dalam setiap kilometernya dibanding Evo.
Subhan pada WRC2 2013 akan turun di enam seri dari tujuh seri yang dilombakan. Kemungkinan besar, pereli yang hingga saat ini belum menentukan navigator ini akan memulai balapan di Portugal, April 2013. (ant/kny)
Pria yang baru saja merebut peringkat kelima kejuaraan Production World Rally Championship (PWRC) 2012 itu, terpaksa harus meninggalkan kendaraan Mitsubishi yang selama ini menemaninya.
"Kami harus menyesuaikan FIA. Musim 2013 nanti, PWRC dan SWRC digabung menjadi WRC2. Untuk itu saya harus menggunakan kendaraan yang sesuai dengan regulasi dan spesifikasi yang ditetapkan," kata Subhan pada hari Rabu (19/12).
Menurutnya, kejuaraan yang satu level di bawah WRC ini dipastikan akan jauh lebih ketat dibanding musim sebelumnya. Subhan mengaku juga harus berhadapan langsung dengan tim pabrikan. Hanya saja, saat ini dirinya belum mendapatkan jenis kendaraan yang tepat, meski uji coba telah dijadwalkan.
"Kami terus melakukan pembicaraan dengan beberapa produsen dan tim. Namun saat ini belum ada keputusan," kata pria yang akrab dipanggil Ubang itu.
Saat ini pria yang tergabung dalam Bosowa Rally Team ini terus melakukan negosiasi dengan pihak Ford dan Skoda. Jika mengacu pada merk kendaraan tersebut, kemungkinan Ubang akan menggunakan seri Ford Fiesta 2000 atau Skoda Fabia 2000.
Selain harus berhadapan dengan pereli yang telah punya nama, anak pengusaha nasional Aksa Mahmud ini juga harus berhadapan dengan spesifikasi kendaraan yang akan digunakan.
"Saya harus secepatnya adaptasi dengan stir kiri. Selama ini saya terus menggunakan stir kanan. Saya pernah terguling saat gunakan stir kiri," tambah Subhan.
Ditanya tentang perbedaan Mitsubishi Evolution X dengan kendaraan untuk Super 2000, Subhan menegaskan banyak perbedaan terutama pada bodi mobil. Selain itu, kendaraan untuk kelas Super 2000 lebih cepat 1-2 detik dalam setiap kilometernya dibanding Evo.
Subhan pada WRC2 2013 akan turun di enam seri dari tujuh seri yang dilombakan. Kemungkinan besar, pereli yang hingga saat ini belum menentukan navigator ini akan memulai balapan di Portugal, April 2013. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Lain Lain 14 Maret 2026 07:50Jakarta Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Digelar di Ancol
-
Otomotif 17 Januari 2025 14:01Indonesia Ingin Jamu WRC pada 2026, IMI: MotoGP Sudah, Kini Tinggal Formula 1
-
Otomotif 16 Januari 2025 16:08Indonesia Target Jadi Tuan Rumah World Rally Championship 2026, di Mana Tempatnya?
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 11:40Bernardo Tavares Hormati Persib, Persebaya Tetap Percaya Diri Tatap Final
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 11:20Igor Tolic Belum Tentukan Starter Persib untuk Final Kontra Persebaya
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 11:00Xabi Alonso Bahagia Lihat Mykhailo Mudryk Kembali Bermain
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 10:00Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 11:33
Ultimatum untuk Dapur MBG: Urus SLHS atau Ditutup!
-
Liputan6 6 Agustus 2026 11:25
Waspada Kemarau Panjang, Jakarta Siapkan Hujan Buatan 2 Kali Sepekan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 11:00Dipanggil Prabowo, BRIN Bakal Laporkan Riset Sampah hingga Perahu Tenaga Surya
-
Liputan6 6 Agustus 2026 10:01War Tiket HUT ke-81 RI Diserbu 128 Ribu Orang, Peserta dari 14 Negara
-
Liputan6 6 Agustus 2026 09:43Penduduk Jakarta Berkurang Ribuan Orang, Ini Data Terbarunya
-
Liputan6 6 Agustus 2026 08:46Pamit Nonton Voli, Pelajar SMP Ditemukan Tewas di Waduk Greneng
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















