
Nexify - Valentino Rossi menyatakan bahwa Yamaha akhirnya telah memberikan kemajuan yang sudah ia dambakan sejak pertengahan 2017 lalu. Kepada Motorsport.com, The Doctor mengaku merasakan kemajuan yang cukup signifikan pada area akselerasi dan elektronik selepas rehat musim panas.
Usai meraih podium di Argentina dan Austin awal musim ini, Rossi sempat terpuruk dan tak bisa tampil garang, bahkan tiga kali gagal finis beruntun. Meski begitu, usai rehat musim panas, ia mampu tampil lebih baik, finis keenam di Ceko, dan finis keempat di Austria dan Inggris.
"Yamaha mulai bekerja pada hal-hal cerdas: akselerasi dan elektronik, untuk membuat ban belakang lebih baik. Ini semua sudah saya minta selama 2,5 tahun, tapi tak pernah dapat jawaban sebelum beberapa bulan terakhir. Mungkin kami bisa memperbaiki diri dan kompetitif pada sisa musim ini dan musim depan," ujarnya.
Cari Solusi di Area Lain
Sembilan kali juara dunia ini mengaku dapat memaklumi bila Yamaha takkan bisa dalam sekejap memiliki tenaga mesin sebesar Ducati, meski begitu, ia berharap Yamaha bisa segera mempersempit margin dari para rival, dengan cara mencari solusi di area lain.
"Kami telah mengalami kemajuan, tapi perjalanan masih sangat panjang. Kami biasanya tertinggal 7-8 detik dari para rider papan atas dalam balapan, karena motor lain lebih cepat 12 km/jam di trek lurus. Kami takkan sekuat Ducati di trek lurus, tapi kami harus bekerja keras agar setidaknya mempersempit margin," ungkapnya.
Inginkan Swingarm Karbon
Salah satu cara yang dinantikan Rossi adalah pemakaian swingarm karbon, yang telah dipakai oleh kebanyakan pabrikan rival. Meski menyatakan bahwa Yamaha mulai terpikir untuk meninggalkan swingarm aluminium, Rossi mengaku belum ada tindakan nyata dari mereka.
"Saya sudah minta berkali-kali, dan saya rasa swingarm karbon ini bisa membantu. Saya ingin Yamaha bisa membawanya sesegera mungkin. Kami tak punya situasi yang jelas kapan perangkat itu dikembangkan, tapi saya harap tak lama lagi saya bisa mencobanya," pungkasnya.
Rossi akan kembali turun lintasan dalam uji coba dan pekan balap MotoGP Misano, San Marino yang masing-masing bakal digelar pada 29-30 Agustus dan 13-15 September mendatang. Dalam uji coba tersebut, Rossi dijadwalkan kembali mengevaluasi YZR-M1 versi 2020.
Sumber: Motorsport.com
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























