
Nexify - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, meyakini dirinya bisa tampil lebih kompetitif di MotoGP musim depan, meski hasilnya dalam uji coba pascamusim di Valencia dan Jerez tak terlalu meyakinkan. Hal ini ia sampaikan kepada Motorsport.com.
Dalam uji coba Jerez pada 25-26 November lalu, Rossi kembali mengevaluasi YZR-M1 2020, dan menduduki posisi 10 pada daftar kombinasi catatan waktu, tertinggal 1,221 detik dari tandemnya, Maverick Vinales, yang ada di puncak.
"Sangat disayangkan hujan turun, padahal banyak hal yang harus kami coba, terutama membandingkan motor baru dan lama. Kami menjalani 10 lap dalam kondisi kering dan saya lebih cepat daripada hari pertama," ujar sembilan kali juara dunia ini.
Pabrikan Lain Juga Sangat Kuat
"Pada sesi siang, saya coba turun di lintasan basah dengan motor baru. Oke-oke saja, tapi tugas masih menumpuk. Mesin kami menuju arah yang tepat, tapi masih tertinggal. Kami butuh lebih, apalagi banyak pebalap cepat," tutur Rossi.
Tak hanya Vinales, duet Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli juga punya ritme balap yang baik, yang menurut Rossi merupakan tanda-tanda positif. Meski begitu, ia tetap mewaspadai pabrikan lain.
"Yamaha memang selalu cepat dalam uji coba, tapi saya juga lihat Ducati tampil sangat baik. Dovi sangat kuat, begitu juga para rider Suzuki. Tampaknya akan ada 10 motor berbeda yang bisa menang musim depan," ungkapnya.
Kesan Soal Crew Chief Baru
Rossi juga mengungkapkan kesan-kesan perdananya bekerja sama dengan sang crew chief baru, David Munoz, yang uniknya tak punya pengalaman sama sekali di MotoGP karena selama ini bekerja di kelas balap yang lebih ringan.
"Ini pengalaman baru. David insinyur generasi baru. Saya suka, tapi ia butuh waktu untuk memahami saya dan M1. Ini perubahan besar, karena persiapan mempelajari teknologi baru sangatlah banyak. Tapi ini motivasi besar. Mentalitas bukan masalah," tutupnya.
Sebelum bekerja dengan Rossi, Munoz merupakan crew chief Nicolo Bulega di Sky Racing VR46 Moto2, dan merupakan sosok penting dalam perjalanan Francesco Bagnaia meraih gelar dunia Moto2 2018.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 15 Juni 2026 16:06Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 15:54Piala Dunia 2026: Haruskah Belanda Takut pada Alexander Isak?
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 15:45Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
BERITA LAINNYA
-
otomotif 15 Juni 2026 16:06Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 17:34Qodari Sebut 95% Ojol Tak Terdampak Kenaikan Pertamax
-
Liputan6 18 Juni 2026 17:21Korban Penipuan Hanania Travel Diduga Tembus 3.000 Orang
-
Liputan6 18 Juni 2026 16:47Dukun Buka Aura yang Gasak Emas Warga Tegal Alur Ditangkap
-
Liputan6 18 Juni 2026 16:02Prabowo Beri Arahan Ekonomi Indonesia ke Pimpinan Bank Himbara
-
Liputan6 18 Juni 2026 15:30Mentan Temui Prabowo, Bahas Harga Sawit
MOST VIEWED
8 Rekor Mentereng yang Dicatat Lewis Hamilton dan Ferrari Usai Menangi Formula 1 GP Catalunya 2026
Lewis Hamilton Soal Kemenangan Perdana Bareng Ferrari: Tadinya Cuma Nonton di TV, Kini Justru Menang Bareng
Kimi Antonelli Merasa 'Hampa' Usai DNF Akibat Kendala Teknis Jelang Finis Formula 1 GP Catalunya 2026
Kiandra Ramadhipa Gores Rekor Mentereng untuk Indonesia Usai Menangi Moto3 Junior Portugal 2026
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























