
Nexify - Rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengaku senang bisa bekerja dengan David Munoz, crew chief barunya yang menggantikan posisi Silvano Galbusera di MotoGP 2020. Rossi telah bekerja dengan Munoz sejak uji coba pascamusim Valencia dan Jerez, November lalu.
Dalam kedua uji coba itu Rossi duduk di posisi 10 dan 11 dalam daftar kombinasi catatan waktu di atas YZR-M1 2020. Meski merasakan adanya kemajuan performa pada motor tersebut, The Doctor tak memungkiri bahwa ia dan krunya masih harus beradaptasi dengan cara kerja Munoz.
"Bagi tim saya, dua uji coba itu penting atas dua hal. Pertama soal David, untuk kami dalam memahami cara kerjanya, karena kinerja di garasi sedikit berubah, dan atas alasan ini kami sangat senang. Kami butuh waktu, tapi kami langsung nyaman," tuturnya via Crash.net.
Bukan Karena Mentalitas Jeblok

"Hal penting lainnya adalah motor baru. Perasaan saya cukup positif. Pada area tertentu motor ini sudah lebih baik, tapi masih punya beberapa masalah dan kami masih harus mencari kemajuan yang lebih besar. Jadi motor ini tak terlalu buruk, tapi tugas masih menumpuk," lanjutnya.
Di lain sisi, Rossi membantah bahwa pergantian crew chief ini ia lakukan berdasar jebloknya mentalitas krunya dalam beberapa tahun belakangan. Ia justru menyatakan bahwa hasil lah yang mendasari keputusan ini, mengingat ia sudah tak menang lagi sejak Assen, Belanda, pada 2017.
"Menurut saya, ini bukan soal mentalitas tim. Masalah yang lebih besar adalah hasil. Dalam olahraga ini, seperti kehidupan sehari-hari, jika hasil Anda baik, maka segalanya juga baik. Tapi jika Anda kesulitan, semuanya juga jadi lebih sulit. Tapi kini tim kami senang," ujarnya.
Butuh Waktu Pahami Rossi dan M1
Mengingat Munoz baru berusia 41 tahun dan selama ini hanya bekerja di kelas balap yang lebih ringan, maka untuk pertama kalinya di kelas tertinggi Rossi didampingi crew chief muda. Sembilan kali juara dunia ini bahkan menyebut Munoz sebagai salah satu generasi baru crew chief di MotoGP.
"David masih muda, jadi sangat menarik, bagi saya juga. Ia seperti 'generasi baru' chief mechanic. Ini bagus. Saya suka. Tapi kami butuh waktu, terutama dia, untuk memahami saya dan mempelajari M1 lebih jauh. Tapi jika kami kuat dan kompetitif, mentalitas bukan masalah!" tutupnya.
Rossi dan Munoz akan kembali bekerja sama dalam uji coba pramusim MotoGP Sepang, Malaysia, pada 7-9 Februari 2020 mendatang.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























