
Nexify - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengaku sama sekali tak takut pindah ke pabrikan lain setelah mendapati dirinya harus susah payah berebut gelar dunia MotoGP 2022. Menurutnya, hampir semua motor MotoGP saat ini punya kekuatan yang sama, sehingga pindah tim takkan jadi kendala.
Quartararo memang menjuarai MotoGP 2021. Namun, sejak itu, ia malah blak-blakan menyebut YZR-M1 bukan lagi motor yang mudah dikendarai seperti dulu. Hal ini terbukti dari jebloknya performa rider Yamaha lainnya selama dua musim terakhir. Pada 2022, bahkan tak ada rider Yamaha selain El Diablo yang podium dan menang.
Rider Prancis ini bahkan tak malu-malu mengaku sempat sangat serius mempertimbangkan pindah tim pada 2023 pada awal musim 2022. Pasalnya, kala itu ia sulit tampil konsisten sebelum menang di Portimao, Portugal. Ia bahkan butuh waktu lama untuk mempertimbangkan tanda tangan kontrak baru dengan Yamaha.
Punya Opsi Lain Sebelum Akhirnya Bertahan di Yamaha

Quartararo pun baru menyepakati kontrak baru dengan pabrikan Garpu Tala di Seri Catalunya, Spanyol, ketika kebanyakan rider lain sudah mengantongi kontrak 2023-2024 jauh lebih awal. Rider berusia 23 tahun ini tak memungkiri bahwa kala itu, ia memang sedang menimbang-nimbang kans pindah pabrikan.
"Kala itu kami punya beberapa alternatif. Jujur saja, saya tidak suka menghadapi hal macam itu. Tugas saya adalah fokus pada masa sekarang dan bekerja sebaik mungkin. Saya pun ingin memiliki paket terbaik dan terlibat dalam proyek yang paling cocok dengan saya," ujarnya via Motorsport Magazin, Rabu (21/12/2022).
"Itulah mengapa saya butuh waktu sangat lama dalam berpikir dan mengambil keputusan. Sangat penting bagi saya untuk memastikan bahwa kami ada di posisi yang baik untuk beberapa tahun ke depan," ungkap Quartararo, yang pada 2023 menjalani musimnya yang kelima di kelas para raja.
Pindah Pabrikan Bukan Hal Menakutkan

Meski akhirnya memutuskan bertahan di Yamaha, Quartararo mengaku tak takut jika harus pindah ke pabrikan lain. Pasalnya, ia merasa kebanyakan motor MotoGP saat ini memiliki performa yang setara, bahkan termasuk Honda dan KTM yang selama dua musim terakhir uniknya tidak ikut memperebutkan gelar dunia.
"Saya tak bisa bilang itu (pindah pabrikan) menakutkan. Sudah jelas Anda tak tahu apa yang harus diharapkan ketika pindah pabrikan. Namun, saat ini hampir semua motor punya aspek-aspek positifnya. Yamaha, Aprilia, Ducati, dan Suzuki adalah pabrikan papan atas," ungkap Quartararo.
"Honda juga beberapa kali tampil kuat, KTM menang di Indonesia dan sangat dekat di Qatar. Tentu Anda harus adaptasi, tetapi Anda bakal jarang mendapati diri dalam situasi punya motor buruk. Akan selalu ada aspek positif dan negatif, tetapi saat ini, tak perlu takut pada perubahan apa pun," tutupnya.
Sumber: Motorsport Magazin
Baca juga:
- Lewis Hamilton Injak Usia 38 Tahun, Mercedes Pede Bakal Sepakati Kontrak Baru
- 8 Tandem Marc Marquez di Repsol Honda: Wah, Semuanya Juara Dunia!
- Stefan Bradl: Naungi Marc Marquez Adalah Berkah Sekaligus Kutukan Bagi Tim
- MotoGP vs Formula 1: Balapan Makin Banyak, Makin Sulit Hindari Bentrok
- Kontrak Honda Bakal Habis, Stefan Bradl Buka Kans Jadi Test Rider KTM di MotoGP 2024
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 5 Agustus 2026 17:07Ketika Aremania Memindahkan Tribun Piala Presiden 2026 ke Angkringan
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 13:13Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
-
Editorial 5 Agustus 2026 10:596 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
-
Liga Italia 5 Agustus 2026 10:43Galatasaray Gencar Rayu Rafael Leao, Victor Osimhen Ikut Bantu
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa Lain 6 Agustus 2026 04:25Hasil Uji Coba: PSG Dibungkam Mallorca 0-3 pada Laga Perdana Pramusim
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 04:17Hasil Uji Coba: Arsenal Tumbang 1-3 dari Real Betis
-
Bola Indonesia 5 Agustus 2026 23:37Balsa Sekulic Bidik Gelar Perdana di Final Piala Presiden 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 01:05BGN Buka Peluang Libatkan Polisi Tangani Kasus Keracunan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 23:00Menkes dan BGN Duduk Bareng Ahli Gizi, Bahas Perbaikan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























