
Nexify - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, sangat puas melihat peningkatan performa Maverick Vinales di MotoGP musim ini. Atas alasan tersebut, Jarvis mengaku kepada Motorsport.com, bahwa pihaknya bertekad mempertahankan rider Spanyol itu pada 2021.
Vinales membela Yamaha sejak 2017 demi merebut gelar. Sayang, langkahnya justru terhambat masalah teknis yang mendera YZR-M1, seperti elektronik, akselerasi, dan grip. Meski begitu, sejak 2017, ia meraih enam kemenangan, sementara Valentino Rossi hanya meraih satu.
Musim ini, Top Gun juga kembali membuktikan bahwa ia punya potensi bertarung di papan atas meski M1 bukanlah motor paling superior di MotoGP. Ia menjadi rider Yamaha terbaik, duduk di peringkat ketiga pada klasemen, meraih tujuh podium, dan dua kemenangan.
"Maverick memulai musim tidak dengan cara terbaik. Ia kesulitan pada 5-6 seri pertama, dan kala itu Vale tampil lebih baik darinya. Vale beberapa kali finis kedua dengan kuat awal tahun ini, nyaris memenangi Austin contohnya, sementara Maverick masih agak 'tersesat'," tutur Jarvis.
Perubahan Kru Berikan Dampak Positif

Selain merombak struktur organisasi di departemen balap, Yamaha juga menuruti permintaan Vinales untuk digandengkan dengan Esteban Garcia, crew chief yang membantunya menjuarai Moto3 2013. Perlahan namun pasti, mereka pun semakin kompetitif, dan Jarvis pun puas.
"Kami melihat manfaat perubahan yang kami lakukan dalam tim untuknya. Secara bertahap kru mereka bekerja dengan baik dan menemukan kecocokan, lalu Maverick ambil keputusan sendiri soal setup motor. Kami sangat senang ia mengalami peningkatan performa," ujarnya.
Jarvis juga senang Vinales memperbaiki performa startnya yang buruk, mengingat posisinya kerap melorot tak peduli di mana pun ia start. "Ia menghabiskan banyak waktu dan usaha. Kami melakukan perubahan teknis, ia memperbaiki startnya, dan menghapus kelemahannya," ungkapnya.
Satu-satunya Rider Yamaha yang Menang
Jarvis pun mengakui bahwa Vinales merupakan aset berharga bagi Yamaha, dan ingin rider berusia 24 tahun itu tetap membela Yamaha pada 2021. Ini adalah langkah krusial, karena desas-desus paddock menyatakan bahwa Vinales kini tengah didekati oleh Ducati Corse.
"Saya rasa ia jelas kembali menemukan 'tempatnya' di tim pabrikan, menunjukkan potensinya. Ia satu-satunya rider Yamaha yang mampu meraih dua kemenangan tahun ini, dan saya jelas bakal senang jika ia mau bertahan dengan kami pada 2021 dan selanjutnya," tutup Jarvis.
Vinales, yang kontraknya dengan Yamaha akan habis pada akhir 2020, akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim MotoGP Sepang, Malaysia, 7-9 Februari 2020. Ia sukses mencatatkan waktu terbaik dalam uji coba pascamusim di Valencia dan Jerez, Spanyol, bulan lalu.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 11 Juli 2026 17:49Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 17:35Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
BERITA LAINNYA
-
otomotif 7 Juli 2026 19:017 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
SOROT
-
Liputan6 11 Juli 2026 19:01Pesan Pertama Jaksa Agung ke Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah
-
Liputan6 11 Juli 2026 16:57DPR Bentuk Panja Awasi Kasus Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















