
Nexify - Winger timnas Chile asal klub Barcelona FC, Alexis Sanchez, menilai para pemain di timnas Inggris terlalu lembek dan berimbas pada mental juara mereka.
Komentar bernada psywar tersebut dilontarkan Sanchez menjelang pertandingan persahabatan kedua negara, yang rencananya bakal dihelat Sabtu besok. Sebagai calon lawan, pemain 24 tahun itu pun mulai mengomentari skuat The Three Lions.
Menurut Sanchez, mental bermain para penggawa di skuat Roy Hodgson kurang kuat karena mereka terbiasa dengan hidup mudah sejak kecil. Tetapi kehidupan berbeda justru dialami Sanchez, yang mengaku akhirnya diselamatkan oleh sepakbola.
"Problem bagi tim seperti Inggris adalah bahwa segalanya begitu mudah bagi mereka. Dengan bergabung pada akademi di usia sekitar 10 atau 11 tahun, maka semuanya sudah beres," tukas Sanchez.
"Sementara saya terbiasa mencuci mobil untuk mencukupi dana membeli sepatu sepakbola. Tetapi ketika anda di akademi seperti milik Manchester United atau Arsenal, maka anda sudah mendapatkan semuanya."
Ditambahkan Sanchez bahwa andai pekerjaannya di luar lapangan gagal dirampungkan, maka ia bakal menebus dengan 15 jam kerja di sebuah proyek konstruksi.
"Meski begitu, saya masih belum mendapat penghasilan cukup untuk hidup. Sepakbola menyelamatkan saya, dan saya kira tidak akan ada pemain Inggris yang bisa mengucapkannya." [initial]
(mtr/atg)
Komentar bernada psywar tersebut dilontarkan Sanchez menjelang pertandingan persahabatan kedua negara, yang rencananya bakal dihelat Sabtu besok. Sebagai calon lawan, pemain 24 tahun itu pun mulai mengomentari skuat The Three Lions.
Menurut Sanchez, mental bermain para penggawa di skuat Roy Hodgson kurang kuat karena mereka terbiasa dengan hidup mudah sejak kecil. Tetapi kehidupan berbeda justru dialami Sanchez, yang mengaku akhirnya diselamatkan oleh sepakbola.
"Problem bagi tim seperti Inggris adalah bahwa segalanya begitu mudah bagi mereka. Dengan bergabung pada akademi di usia sekitar 10 atau 11 tahun, maka semuanya sudah beres," tukas Sanchez.
"Sementara saya terbiasa mencuci mobil untuk mencukupi dana membeli sepatu sepakbola. Tetapi ketika anda di akademi seperti milik Manchester United atau Arsenal, maka anda sudah mendapatkan semuanya."
Ditambahkan Sanchez bahwa andai pekerjaannya di luar lapangan gagal dirampungkan, maka ia bakal menebus dengan 15 jam kerja di sebuah proyek konstruksi.
"Meski begitu, saya masih belum mendapat penghasilan cukup untuk hidup. Sepakbola menyelamatkan saya, dan saya kira tidak akan ada pemain Inggris yang bisa mengucapkannya." [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 17:00Inggris yang Masih Penuh Misteri
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 22:47Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
-
Liga Spanyol 29 Juni 2026 15:47Cari Suksesor Robert Lewandowski, Barcelona Hubungi Agen Harry Kane
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 1 Juli 2026 10:00Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Kroasia 3 Juli 2026
-
Piala Dunia 1 Juli 2026 09:00Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Austria 3 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 1 Juli 2026 10:00Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Kroasia 3 Juli 2026
-
piala dunia 1 Juli 2026 09:00Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Austria 3 Juli 2026
SOROT
-
Liputan6 1 Juli 2026 10:23Prabowo Ingatkan Bahaya Judol sampai White Collar Crime
-
Liputan6 1 Juli 2026 10:07Prabowo Ingatkan Polri Jangan Sombong
-
Liputan6 1 Juli 2026 09:58Prabowo: Hukum Tidak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Politik
-
Liputan6 1 Juli 2026 09:51Kapolri Anugerahi Prabowo Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana
-
Liputan6 1 Juli 2026 09:273 Anggota Polri Dapat Bintang Bhayangkara Narariya, Ini Daftarnya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















