
Nexify - Presiden FIFA, Sepp Blatter mendukung penuh gagasan untuk memberikan pengurangan poin terhadap tim yang mana suporter mereka kedapatan melakukan tindakan rasis terhadap pemain lawan.
Blatter menilai segala usaha yang dilakukan tidak akan mampu menghapus segala bentuk rasisme mungkin terjadi di dalam dunia sepak bola. Akan tetapi, kontrol, sistem stadium modern dan pendidikan akan mampu sedikit mengurangi hal tersebut.
"Saya rasa kita tidak akan pernah bisa memberantas segala bentuk rasisme dalam sepakbola. Kita semua telah mencoba dan begitu juga dengan kalian, di Britania Raya, adalah contoh terbaik untuk menghilangkan bentuk-bentuk kekerasan di sepakbola dengan stadium yang modern, kontrol dan juga pendidikan, dan ini lah hal yang terpenting," terang sang presiden FIFA tersebut.
Battler juga menuturkan bahwa pengurangan poin bisa menjadi alternatif hukuman yang lebih radikal guna mengurangi permasalahan yang ada.
"Saya rasa solusi yang lebih radikal adalah pengurangan poin. Pengurangan poin akan memberikan dampak yang lebih baik terhadap masalah tersebut daripada sanksi-sanksi lainnya," lanjutnya. (fifa/bgn)
Blatter menilai segala usaha yang dilakukan tidak akan mampu menghapus segala bentuk rasisme mungkin terjadi di dalam dunia sepak bola. Akan tetapi, kontrol, sistem stadium modern dan pendidikan akan mampu sedikit mengurangi hal tersebut.
"Saya rasa kita tidak akan pernah bisa memberantas segala bentuk rasisme dalam sepakbola. Kita semua telah mencoba dan begitu juga dengan kalian, di Britania Raya, adalah contoh terbaik untuk menghilangkan bentuk-bentuk kekerasan di sepakbola dengan stadium yang modern, kontrol dan juga pendidikan, dan ini lah hal yang terpenting," terang sang presiden FIFA tersebut.
Battler juga menuturkan bahwa pengurangan poin bisa menjadi alternatif hukuman yang lebih radikal guna mengurangi permasalahan yang ada.
"Saya rasa solusi yang lebih radikal adalah pengurangan poin. Pengurangan poin akan memberikan dampak yang lebih baik terhadap masalah tersebut daripada sanksi-sanksi lainnya," lanjutnya. (fifa/bgn)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 10:14Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
piala dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
piala dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
SOROT
-
Liputan6 13 Juli 2026 01:01Prabowo Ajak Rakyat Bersatu: Jangan Ikut-ikut Budaya Caci Maki
-
Liputan6 12 Juli 2026 21:00Prabowo: BUMN Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, Akan Kami Tertibkan
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:36Prabowo Cerita Gagasan Pembentukan Koperasi Merah Putih
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:15Prabowo: Koperasi, UMKM, Swasta, dan BUMN Harus Bersatu Bangun Ekonomi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















