
Nexify - Brasil menumpahkan rasa sakit hati akibat kegagalan di Olimpiade kepada Swedia. Selecao menghajar tuan rumah tiga gol tanpa balas. Alexandre Pato mencetak dua angka untuk timnya.
Brasil membuka keunggulan dalam uji coba di Rasunda Stadium, Swedia, Kamis (16/8), berkat sundulan Leandro Damiao beberapa menit sebelum jeda. Setelah itu, dua gol Pato di penghujung laga melengkapi kemenangan sang peraih medali perak London 2012.
Hanya empat hari setelah ditaklukkan Meksiko di final Olimpiade, Brasil langsung beraksi dan menunjukkan keperkasaannya.
Brasil menguasai permainan sejak menit-menit awal dan berpeluang unggul lewat tandukan David Luiz (14') serta tendangan bebas Dani Alves (25'). Kebuntuan akhirnya pecah di menit 32 ketika Neymar, yang sempat mencetak gol tapi dianulir akibat offside, mengirim operan matang yang diselesaikan oleh Damiao.
Swedia punya kesempatan untuk menyamakan kedudukan sebelum turun minum, tapi upaya Marcus Berg masih bisa dimentahkan oleh Gabriel.
Babak kedua berjalan alot. Gol pun sepertinya sulit tercipta. Masuknya Pato menggantikan Damiao pada menit 75 mengubah segalanya.
Sembilan menit di atas lapangan, Pato sukses menggandakan keunggulan Brasil lewat sebuah open play cemerlang. Dua menit berselang, striker AC Milan itu membukukan gol kedua lewat titik putih setelah dirinya dijatuhkan oleh Pontus Wernbloom di area terlarang.
Rasunda pun kembali menjadi saksi superioritas Brasil atas Swedia. Stadion ini merupakan venue final Piala Dunia 1958, yang mempertemukan keduanya, dan waktu itu Selecao menang 5-2.
Swedia (4-2-3-1): Isaksson; Lustig, Granqvist, Olsson, Safari; Elm, Holmen; Larsson, Toivonen, Wilhelmsson; Berg.
Brasil (4-2-3-1): Gabriel; Alves, David Luiz, Thiago Silva, Alex Sandro; Paulinho, Romulo; Ramires, Oscar, Neymar; Leandro Damiao. [initial]
Video - Highlights Swedia 0-3 Brasil (fifa/gia)
Brasil membuka keunggulan dalam uji coba di Rasunda Stadium, Swedia, Kamis (16/8), berkat sundulan Leandro Damiao beberapa menit sebelum jeda. Setelah itu, dua gol Pato di penghujung laga melengkapi kemenangan sang peraih medali perak London 2012.
Hanya empat hari setelah ditaklukkan Meksiko di final Olimpiade, Brasil langsung beraksi dan menunjukkan keperkasaannya.
Brasil menguasai permainan sejak menit-menit awal dan berpeluang unggul lewat tandukan David Luiz (14') serta tendangan bebas Dani Alves (25'). Kebuntuan akhirnya pecah di menit 32 ketika Neymar, yang sempat mencetak gol tapi dianulir akibat offside, mengirim operan matang yang diselesaikan oleh Damiao.
Swedia punya kesempatan untuk menyamakan kedudukan sebelum turun minum, tapi upaya Marcus Berg masih bisa dimentahkan oleh Gabriel.
Babak kedua berjalan alot. Gol pun sepertinya sulit tercipta. Masuknya Pato menggantikan Damiao pada menit 75 mengubah segalanya.
Sembilan menit di atas lapangan, Pato sukses menggandakan keunggulan Brasil lewat sebuah open play cemerlang. Dua menit berselang, striker AC Milan itu membukukan gol kedua lewat titik putih setelah dirinya dijatuhkan oleh Pontus Wernbloom di area terlarang.
Rasunda pun kembali menjadi saksi superioritas Brasil atas Swedia. Stadion ini merupakan venue final Piala Dunia 1958, yang mempertemukan keduanya, dan waktu itu Selecao menang 5-2.
Swedia (4-2-3-1): Isaksson; Lustig, Granqvist, Olsson, Safari; Elm, Holmen; Larsson, Toivonen, Wilhelmsson; Berg.
Brasil (4-2-3-1): Gabriel; Alves, David Luiz, Thiago Silva, Alex Sandro; Paulinho, Romulo; Ramires, Oscar, Neymar; Leandro Damiao. [initial]
Video - Highlights Swedia 0-3 Brasil (fifa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 30 Juli 2026 08:22Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
-
Liga Italia 29 Juli 2026 10:10Ruben Amorim Buka-bukaan soal Kegagalannya di Manchester United
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 31 Juli 2026 23:13RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
-
Bola Indonesia 31 Juli 2026 22:34Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Port FC 1 Agustus 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Juli 2026 08:22Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
SOROT
-
Liputan6 31 Juli 2026 22:10Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Perantau di Morowali
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:49Kasat Narkoba Tangsel Diperiksa Terkait Pengawasan Melekat
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:045 Saksi Mangkir Pemeriksaan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie
-
Liputan6 31 Juli 2026 19:14Ribuan Personel Kawal Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Besok
-
Liputan6 31 Juli 2026 18:53Infografis Daftar Kenaikan Tukin Prajurit TNI
MOST VIEWED
Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Hantam Timnas Italia
Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
Zinedine Zidane Ambil Alih Prancis, Nasib Kylian Mbappe Jadi Perhatian
Kembali ke Timnas Italia, Roberto Mancini Minta Maaf soal Keputusannya Pergi ke Arab Saudi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























