
Nexify - Korea Selatan membuka kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko pada laga Grup A di Guadalajara, Jumat (12/6/2026). Meski meraih tiga poin, sorotan justru tertuju pada Son Heung-min yang gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas sepanjang pertandingan.
Kapten Korea Selatan itu tercatat membuang lima kesempatan pada babak pertama. Namun, kegagalan tersebut tidak menghalangi timnya untuk bangkit dan mengamankan kemenangan.
Korea Selatan sempat tertinggal lebih dulu lewat sundulan Ladislav Krejci. Setelah jeda, mereka membalas melalui Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu untuk membalikkan keadaan.
Seusai laga, pelatih Hong Myung-bo memilih berdiri di belakang kaptennya. Alih-alih melontarkan kritik, ia menegaskan bahwa Son tetap memberikan kontribusi penting bagi tim.
Kemenangan ini juga membuat Korea Selatan menyamai perolehan poin Meksiko di puncak klasemen sementara Grup A. Situasi itu menambah panas persaingan menjelang pertemuan kedua tim pada laga berikutnya.
Hong Myung-bo Tetap Percaya pada Son Heung-min

Penampilan Son menjadi bahan pembicaraan setelah peluit akhir berbunyi. Penyerang yang selama ini menjadi andalan Korea Selatan tampak kesulitan menemukan sentuhan terbaiknya di depan gawang.
Beberapa peluang yang biasanya berbuah gol gagal ia tuntaskan dengan baik. Pada akhirnya, Hong Myung-bo menarik Son keluar dan memasukkan Oh Hyeon-gyu, yang kemudian mencetak gol kemenangan.
"Son adalah pemain terbaik kami dan juga kapten yang sangat stabil. Kami percaya Son sudah memberikan yang terbaik," kata Hong Myung-bo.
Meski membela pemainnya, pelatih berusia 57 tahun itu mengakui penyelesaian akhir masih perlu diperbaiki. Menurutnya, efektivitas di depan gawang akan menjadi faktor penting dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
Kemenangan Berawal dari Pesan Sederhana Sang Pelatih

Menjelang pertandingan, Hong Myung-bo hanya menyampaikan dua pesan utama kepada para pemainnya. Arahan sederhana itu kemudian menjadi pegangan ketika tim berada dalam situasi sulit.
Republik Ceko sempat berada di posisi yang menguntungkan setelah gol Krejci pada babak kedua. Namun Korea Selatan tetap tenang dan berhasil membalikkan keadaan sebelum laga berakhir.
"Sebelum pertandingan saya menyampaikan dua pesan: jangan menyerah sampai akhir dan bersatu sebagai satu tim," ujar Hong.
"Baik di lapangan maupun di luar lapangan, kami harus bermain sebagai satu tim," lanjutnya.
Fokus Beralih ke Duel Melawan Meksiko
Tiga poin dari laga pembuka menjadi modal berharga bagi Korea Selatan untuk menjaga peluang lolos dari fase grup. Hasil itu juga memberi suntikan kepercayaan diri menjelang pertandingan berikutnya.
Di sisi lain, Meksiko juga mengawali turnamen dengan kemenangan sehingga kedua tim kini sama-sama mengoleksi tiga poin. Pertemuan mereka pada 18 Juni diperkirakan akan sangat menentukan arah persaingan di Grup A.
Kemenangan atas Republik Ceko menunjukkan kemampuan Korea Selatan bangkit saat berada di bawah tekanan. Namun tantangan yang menanti dipastikan lebih berat karena mereka akan menghadapi salah satu tuan rumah turnamen.
Kini fokus Taegeuk Warriors sepenuhnya tertuju pada persiapan menghadapi Meksiko. Hasil pertandingan itu bisa menjadi penentu langkah kedua tim menuju fase gugur Piala Dunia 2026.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 26 Juli 2026 20:58Rodri, Arsitek Kejayaan Manchester City yang Sulit Ditandingi
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Juli 2026 16:58Buntut Kontroversi, Timnas Italia Batal Pekerjakan Andrea Pirlo
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
Kata-Kata Pertama Jurgen Klopp usai Jadi Pelatih Jerman: Jangan Ganggu Keluarga Saya atau Saya Mundur!
Andrea Pirlo Selangkah Lagi Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Bukan Piala Dunia 2030, Ini Target Pertama Andrea Pirlo di Timnas Italia
Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























