
Nexify - Mantan pemain tim nasional Brasil, Marcos Evangelista de Moraes atau akrab disapa sebagai Cafu, ikut bersuara tentang Piala Dunia 2014.
Eks pemain AS Roma dan AC Milan tersebut yakin bahwa negaranya tidak hanya mampu menjadi tuan rumah yang baik. Melainkan, dapat memberikan performa menyerang yang menakjubkan untuk menginspirasi tim yang bertandang ke Negeri Samba.
"Banyak orang kecewa dengan pertandingan yang disajikan pada Piala Dunia tahun 2010. Seharusnya. diadakan perayaan pertandingan para pemain terbaik dunia di Afrika untuk pertama kalinya, tetapi justru tipe permainan bertahan sehingga pertandingan menjadi tidak menarik. Alhasil, rata-rata gol tersebut menghasilkan persentase gol paling rendah sejak tahun 1990," terang sosok kelahiran Sao Paulo, Brasil, 7 Juni 1970 tersebut.
Cafu memastikan kepada para penggemar, bahwa pertandingan seperti itu tidak akan terulang lagi di negara penghasil kopi terbesar di dunia tersebut. Sebagai tuan rumah, Brasil dipastikan akan menularkan bakat mereka kepada peserta lain.
"Setiap orang sangat menikmati permainan sepak bola menyerang dan dunia tidak pernah kekurangan talenta untuk hal itu. Argentina, Belanda, Uruguay, dan Belgia adalah negara-negara pemilik talenta tersebut. Saat seluruh dunia datang ke Brasil, gaya permainan Samba kami yang indah dan cepat akan menginspirasi tim lain untuk menunjukkan gaya menyerang mereka sendiri, sehingga memberikan pengalaman yang mendebarkan sekaligus petualangan yang tidak terlupakan," tuturnya.
Genderang Brasil 2014 akan ditabuh dalam laga pembuka yang mempertemukan Selecao kontra Kroasia di Arena Corinthians, Sao Paulo, Jumat (13/6) besok. [initial]
(esa/pra)
Eks pemain AS Roma dan AC Milan tersebut yakin bahwa negaranya tidak hanya mampu menjadi tuan rumah yang baik. Melainkan, dapat memberikan performa menyerang yang menakjubkan untuk menginspirasi tim yang bertandang ke Negeri Samba.
"Banyak orang kecewa dengan pertandingan yang disajikan pada Piala Dunia tahun 2010. Seharusnya. diadakan perayaan pertandingan para pemain terbaik dunia di Afrika untuk pertama kalinya, tetapi justru tipe permainan bertahan sehingga pertandingan menjadi tidak menarik. Alhasil, rata-rata gol tersebut menghasilkan persentase gol paling rendah sejak tahun 1990," terang sosok kelahiran Sao Paulo, Brasil, 7 Juni 1970 tersebut.
Cafu memastikan kepada para penggemar, bahwa pertandingan seperti itu tidak akan terulang lagi di negara penghasil kopi terbesar di dunia tersebut. Sebagai tuan rumah, Brasil dipastikan akan menularkan bakat mereka kepada peserta lain.
"Setiap orang sangat menikmati permainan sepak bola menyerang dan dunia tidak pernah kekurangan talenta untuk hal itu. Argentina, Belanda, Uruguay, dan Belgia adalah negara-negara pemilik talenta tersebut. Saat seluruh dunia datang ke Brasil, gaya permainan Samba kami yang indah dan cepat akan menginspirasi tim lain untuk menunjukkan gaya menyerang mereka sendiri, sehingga memberikan pengalaman yang mendebarkan sekaligus petualangan yang tidak terlupakan," tuturnya.
Genderang Brasil 2014 akan ditabuh dalam laga pembuka yang mempertemukan Selecao kontra Kroasia di Arena Corinthians, Sao Paulo, Jumat (13/6) besok. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 17:45Ditahan Maroko dan Tampil Melempem, Brazil Tidak Sebagus Itu?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 20:20Link Streaming Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan, 18 Juni 2026
-
Tim Nasional 18 Juni 2026 20:11Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Juni 2026 20:20Link Streaming Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan, 18 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 22:20Sony Sonjaya Ungkap Dugaan Proyek CCTV Fiktif Rp 300 Miliar di BGN
-
Liputan6 18 Juni 2026 21:07BGN Bicara Nasib Motor Listrik yang Disegel Kejagung
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:31
BGN Bakal Coret Warga Mampu dari Penerima MBG
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:25Davina Karamoy Akui Terima Uang Saku dari Hanania Travel
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:00Perjuangan Safari Wukuf, Saat Petugas Haji Menjadi Anak bagi Para Lansia
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya




















