
Nexify - Timnas Swedia sedang menghadapi dilema besar: bagaimana negara yang punya dua penyerang mahal di level Premier League yakni Alexander Isak dan Viktor Gyokeres, justru berpotensi gagal lolos ke Piala Dunia 2026? Kisahnya penuh ironi: gemerlap transfer dan ekspektasi tinggi, tapi kenyataannya krisis di laga internasional begitu nyata.
Karier Isak sendiri cukup spektakuler di Inggris. Setelah bersinar bersama Newcastle, Isak resmi bergabung ke Liverpool pada musim panas 2025 dengan biaya transfer mencapai £125 juta, memecahkan rekor transfer Inggris untuk striker.
Di Newcastle, ia mencetak 62 gol dalam 109 penampilan. Namun adaptasi di Liverpool tidak mulus: ia sempat absen dari jajaran skuad awal karena perseteruan transfer dan masalah kebugaran.
Sejauh ini, Isak bermain sebanyak enam kali bagi Liverpool di semua ajang kompetisi. Ia baru mencatatkan satu gol dan satu assist.
Transfer Gyokeres ke Arsenal: Harapan Tinggi tapi Beban Besar

Fenomena serupa juga dialami Viktor Gyokeres, penyerang Swedia lain yang sukses mencuri perhatian klub-klub besar. Meskipun namanya belum sebesar Isak di masyarakat Inggris, prestasi dan potensi menjadikannya komoditas panas di bursa transfer. Namun, kisah transfernya dan realita lapangan menimbulkan celah besar antara harapan dan kenyataan bagi Swedia.
Musim panas 2025 menjadi momentum besar bagi Viktor Gyokeres. Ia resmi pindah dari Sporting Lisbon ke Arsenal dalam kesepakatan transfer senilai €63,5 juta plus €10 juta bonus. Ia menandatangani kontrak lima tahun dan mengenakan jersey nomor 14 di Emirates Stadium. Arsenal menyebut bahwa konsistensi performa dan produktivitas Gyokeres menjadi daya tarik utama bagi manajemen.
Namun perjalanan adaptasi di Premier League berjalan tidak semudah yang diharapkan. Dalam beberapa pertandingan awal, Gyokeres belum menunjukkan keperkasaan luar biasa. Dalam 10 penampilan awal, ia baru mencetak 3 gol.
Walau begitu, transfer ini tetap mencuri perhatian banyak pihak. Menurut laporan satu pihak agen Gyokeres, Sporting sempat menerima tawaran dari Manchester United di belakang layar, dan proses nego transfer ke Arsenal berakhir sangat dramatis. Transfer ini seolah menegaskan klub-klub elite Inggris yakin Gyokeres bisa menjadi ujung tombak hebat, tapi tantangannya adalah membuktikannya di lapangan keras Premier League.
Ironi: Penyerang Mahal Kesulitan Bawa Swedia ke Piala Dunia

Fakta pahit: meski Swedia memasang Isak dan Gyokeres sebagai ujung tombak mahal di kualifikasi Piala Dunia 2026, performa tim nasional justru jauh dari kata memuaskan.
Pada tanggal 10 Oktober 2025, Swedia takluk 0-2 di kandang sendiri dari Swiss dalam pertandingan Grup B. Setelah itu, mereka kalah lagi 0-1 dari Kosovo, memperparah posisi di dasar klasemen grup.
Dalam kekalahan melawan Kosovo, peluang emas tercipta di area Isak, salah satunya sundulan kepala di menit-menit akhir, namun kiper Kosovo tampil sigap. Ironi terasa karena Isak khususnya diharapkan menjadi juru selamat, namun bahkan peluang yang datang sulit dikonversi menjadi gol.
Isak sendiri mencetak tiga gol terakhirnya bagi Swedia di kandang sendiri yakni melawan Irlandia Utara, Slovakia, dan Estonia. Jadi wajar ia diharap bisa mencetak gol saat melawan Kosovo.
Swedia kini terpuruk di posisi dasar grup B dengan hanya satu poin dari empat pertandingan. Kondisi ini menyebabkan peluang mereka untuk lolos, baik langsung maupun via playoff, sangat tipis. Pelatih Jon Dahl Tomasson mengakui tekanan besar yang dihadapi timnya dan menegaskan: "Tentu saja, ini tidak cukup baik malam ini dan ini adalah hasil yang buruk," ucapnya seperti dikutip dari Reuters.
Kegagalan ini menunjukkan bahwa transfer mahal dan ambisi besar klub tidak bisa otomatis diterjemahkan menjadi keberhasilan internasional. Faktor fisik, adaptasi taktik, chemistry tim, dan kualitas lawan semua berperan. Bagi Swedia, ini pertanda bahwa pembenahan bukan lagi soal siapa yang dipasang sebagai striker, melainkan bagaimana sistem tim nasional dibangun agar mampu mendongkrak potensi individu menjadi hasil kolektif.
Hasil dan Jadwal Timnas Swedia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa

6 September 2025
- Slovenia 2-2
9 September 2025
- Kosovo 2-0 Swedia
11 Oktober 2025
- Swedia 0-2 Swiss
14 Oktober 2025
- Swedia 0-1 Kosovo
16 November 2025
- Swiss vs Swedia
19 November 2025
- Swedia vs Slovenia
(Reuters)
Baca Juga:
- Siapa Bersinar dan Siapa Melempem Saat Prancis Ditahan Imbang Islandia? Ini Rapor Lengkapnya!
- Rapor Pemain Belgia Saat Kalahkan Wales 4-2: De Bruyne Bintang Lapangan, Doku Tak Terhentikan!
- Pengakuan Nick Woltemade: Cetak Gol Debut untuk Jerman, tapi Justru Merasa Tidak Puas
- Kisah Sukses Cape Verde Lolos Piala Dunia 2026: Negara yang Penduduknya Tak Lebih Banyak dari Kabupaten Ponorogo!
- Pengakuan Jujur nan Mengejutkan Nagelsmann Usai Jerman Susah Payah Taklukkan Irlandia Utara
- Kocak! Seekor Tikus Masuk Lapangan untuk 'Hentikan' Laga Wales vs Belgia
- Selamat! Timnas Cape Verde Lolos ke Piala Dunia untuk Pertama Kali dalam Sejarah
- Rekap Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Prancis Tersandung, Jerman dan Belgia Tak Terbendung
- 10 Ribu Demonstran Siap 'Panaskan' Laga Italia vs Israel, Keamanan Diperketat
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Juni 2026 00:01Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
-
piala dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
piala dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
-
Liputan6 12 Juni 2026 20:34Mendagri Minta DKPP Cegah Pelanggaran Pemilu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...



















