
Nexify - Roberto Martinez memberikan pujian tinggi kepada Cristiano Ronaldo dan Luka Modric menjelang duel Portugal melawan Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pelatih Portugal itu menyebut kedua kapten tersebut telah melampaui penilaian publik berkat kualitas dan konsistensi mereka.
Portugal akan menghadapi Kroasia dalam pertandingan hidup mati di Toronto. Laga tersebut juga mempertemukan dua pemain senior yang masih menjadi tumpuan masing-masing tim nasional.
Martinez memiliki pengalaman beberapa kali menghadapi Kroasia sepanjang karier kepelatihannya. Meski fokus mempersiapkan strategi, ia menilai keberadaan Ronaldo dan Modric menjadi inspirasi bagi generasi pesepak bola berikutnya.
Menurut Martinez, kedua pemain masih mampu tampil di level tertinggi meski telah memasuki usia yang tidak lagi muda. Karena itu, ia menilai keduanya pantas disebut sebagai ikon sepak bola dunia.
Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Melampaui Penilaian Publik

Martinez menilai Cristiano Ronaldo dan Luka Modric merupakan sosok yang tidak lagi bisa dinilai hanya berdasarkan opini publik. Ia melihat keduanya tetap mampu menunjukkan kualitas luar biasa di usia yang sudah melewati 40 tahun.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengingat rekor pertemuannya melawan Kroasia sebagai bekal menghadapi laga kali ini. Namun, baginya, keberadaan dua pemain senior tersebut menjadi salah satu daya tarik terbesar pertandingan.
"Kami sedang berbicara tentang pemain-pemain yang berada di atas opini publik. Mereka adalah ikon dunia," ujar Martinez.
"Karier panjang yang mereka miliki membuat mereka begitu istimewa. Luka Modric yang sudah berusia lebih dari 40 tahun masih terus memainkan banyak pertandingan. Hal yang sama juga berlaku untuk kapten kami, Cristiano Ronaldo," lanjut Martinez.
Usia Hanya Angka bagi Dua Legenda

Martinez menilai perdebatan mengenai usia Ronaldo dan Modric tidak lagi relevan. Menurutnya, yang terpenting adalah kontribusi nyata mereka di dalam maupun di luar lapangan.
Kedua pemain pernah bermain bersama di Real Madrid antara 2012 hingga 2018 dan meraih banyak gelar bergengsi. Kini, Ronaldo menjalani Piala Dunia keenamnya, sedangkan Modric tampil untuk kelima kalinya bersama Kroasia.
"Usia hanyalah angka. Yang terpenting adalah apa yang mereka lakukan dan betapa pentingnya mereka sebagai teladan di ruang ganti," kata Martinez.
"Modric adalah contoh bagi jutaan atlet dan generasi baru pesepak bola," sambung Martinez.
Portugal Siap Hadapi Tantangan Cuaca dan Kroasia

Martinez mengakui laga melawan Kroasia akan berlangsung dalam kondisi cuaca yang panas. Namun, ia memastikan Portugal telah mempersiapkan diri dengan berlatih di Palm Beach yang memiliki kelembapan tinggi.
Ia juga menegaskan tidak ada keuntungan khusus bagi salah satu tim dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, kedua tim sudah saling memahami kekuatan masing-masing sehingga duel dipastikan berjalan ketat.
"Tidak ada keuntungan apa pun di Piala Dunia. Persiapan kami adalah berlatih di Palm Beach dengan tingkat kelembapan yang tinggi. Di sini kami juga akan menghadapi cuaca panas, tetapi kelembapannya lebih rendah," jelas Martinez.
"Piala Dunia sangat menuntut dan tim kami siap menghadapi apa pun. Kami mengenal Kroasia dengan sangat baik, begitu juga mereka mengenal kekuatan kami. Ini akan menjadi pertandingan yang kompetitif karena merupakan laga gugur Piala Dunia," tambah Martinez.
Perebutan Penguasaan Bola Jadi Kunci Laga

Martinez memperkirakan pertandingan akan berlangsung ketat karena Portugal dan Kroasia sama-sama mengandalkan penguasaan bola. Ia menilai duel lini tengah akan sangat menentukan hasil akhir pertandingan.
Portugal berusaha melangkah lebih jauh pada turnamen yang kemungkinan menjadi Piala Dunia terakhir bagi Ronaldo. Di sisi lain, Kroasia datang dengan pengalaman sebagai finalis 2018 dan peringkat ketiga pada edisi 2022.
"Kuncinya adalah membawa pertandingan berjalan sesuai keinginan kami. Kedua tim sama-sama menyukai dan membutuhkan penguasaan bola untuk menyerang maupun bertahan," tutur Martinez.
"Kunci utamanya adalah mengendalikan aspek tersebut. Kami sudah pernah bertemu di Nations League, jadi tidak ada lagi rahasia di antara kedua tim," pungkas Martinez.
Sumber: Goal International
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 2 Juli 2026 15:24Anti Ribet! Shopee Luncurkan Layanan Belanja Instan 1 Jam Tiba
-
Piala Dunia 2 Juli 2026 13:47Pochettino Sebut Balogun Tidak Pantas Dikartu Merah
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 2 Juli 2026 13:47Pochettino Sebut Balogun Tidak Pantas Dikartu Merah
SOROT
-
Liputan6 2 Juli 2026 15:24Terungkap Peran Kolonel TNI Aktif Diduga Terlibat Kasus MBG
-
Liputan6 2 Juli 2026 15:20Kolonel TNI Aktif Diduga Terlibat Pengadaan Motor di Kasus MBG
-
Liputan6 2 Juli 2026 15:18Taufik Hidayat Ternyata Takut Yuvita Meninggal, Ini yang Dilakukan
-
Liputan6 2 Juli 2026 14:48Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral
-
Liputan6 2 Juli 2026 14:40Jenderal Polisi Aktif di BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya



















