
Nexify - Vicente Del Bosque tak ingin berlama-lama meratapi kegagalan Spanyol di final Piala Konfederasi 2013 yang di gelar dini hari kemarin (01/07). La Furia Roja harus mengakui kedigdayaan tuan rumah Brasil dengan skor telak 0-3.
Del Bosque mengatakan bahwa kekalahan tersebut membuat Spanyol belajar banyak hal baru dan bersiap memperbaiki kekurangan yang dimiliki sebelum berkompetisi di ajang Piala Dunia tahun depan.
"Kami bukannya tak terkalahkan, pertandingan lawan Brasil adalah buktinya. Saya mengucapkan selamat kepada Brasil, mereka bermain lebih baik ketimbang kami," ungkap Del Bosque kepada L'Equipe.
"Semuanya berjalan dengan baik bagi mereka, kami kecolongan gol di waktu-waktu krusial pada babak pertama. Kami tahu bahwa memenangkan pertandingan akan sangat sulit."
Del Bosque juga menekankan bahwa kekalahan yang dialami Spanyol bernilai penting karena akan membuat para pemain kembali menjejak ke bumi dan berusaha lebih keras.
"Anda tidak akan bisa selalu meraih kemenangan. Dari waktu ke waktu, penting bagi kami untuk merasakan kekalahan."
Fred dan Neymar menjadi aktor utama kekalahan Sang Juara Dunia berkat gol-gol yang mereka cetak di masing-masing awal babak dan juga akhir babak pertama. Kemenangan tersebut mempersembahkan gelar juara Piala Konfederasi keempat bagi Brasil. [initial]
(le/mri)
Del Bosque mengatakan bahwa kekalahan tersebut membuat Spanyol belajar banyak hal baru dan bersiap memperbaiki kekurangan yang dimiliki sebelum berkompetisi di ajang Piala Dunia tahun depan.
"Kami bukannya tak terkalahkan, pertandingan lawan Brasil adalah buktinya. Saya mengucapkan selamat kepada Brasil, mereka bermain lebih baik ketimbang kami," ungkap Del Bosque kepada L'Equipe.
"Semuanya berjalan dengan baik bagi mereka, kami kecolongan gol di waktu-waktu krusial pada babak pertama. Kami tahu bahwa memenangkan pertandingan akan sangat sulit."
Del Bosque juga menekankan bahwa kekalahan yang dialami Spanyol bernilai penting karena akan membuat para pemain kembali menjejak ke bumi dan berusaha lebih keras.
"Anda tidak akan bisa selalu meraih kemenangan. Dari waktu ke waktu, penting bagi kami untuk merasakan kekalahan."
Fred dan Neymar menjadi aktor utama kekalahan Sang Juara Dunia berkat gol-gol yang mereka cetak di masing-masing awal babak dan juga akhir babak pertama. Kemenangan tersebut mempersembahkan gelar juara Piala Konfederasi keempat bagi Brasil. [initial]
(le/mri)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 14:25Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...



















