
Nexify - Jerman meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Swiss dalam laga uji coba internasional menjelang Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut menghadirkan duel terbuka dengan tujuh gol dan pergantian momentum sepanjang laga.
Meski berhasil membawa pulang kemenangan, performa tim asuhan Julian Nagelsmann tetap memunculkan sejumlah pertanyaan. Struktur permainan Jerman dinilai terlalu kompleks dan meninggalkan celah besar di lini pertahanan.
Di tengah berbagai catatan tersebut, Florian Wirtz tampil sebagai sosok yang paling menonjol. Gelandang serang berusia 22 tahun itu mencetak dua gol dan dua assist yang memastikan kemenangan Jerman.
Sistem Taktik Jerman Dinilai Terlalu Rumit

Dalam pertandingan tersebut, Jerman menggunakan struktur dasar 4-2-3-1. Namun dalam praktiknya, sistem itu berubah menjadi susunan yang jauh lebih kompleks ketika tim menguasai bola.
Kai Havertz berperan sebagai titik fokus serangan sementara Florian Wirtz bergerak di area tengah. Serge Gnabry sering bergeser ke sisi kanan, sedangkan Leroy Sane tetap melebar di sisi lapangan.
Joshua Kimmich kemudian masuk ke area tengah dari posisi bek sayap, sementara David Raum naik sangat tinggi di sisi sebaliknya. Susunan ini membuat bentuk permainan Jerman terlihat seperti 2-1-3-5 ketika menyerang.
Namun struktur tersebut juga meninggalkan ruang besar di belakang lini tengah. Saat Swiss merebut bola, mereka dengan cepat menemukan ruang di sisi lapangan untuk melancarkan serangan balik.
Jerman mencoba menutup celah tersebut dengan tekanan tinggi, tetapi tiga gol yang bersarang di gawang mereka menunjukkan bahwa struktur pertahanan tim masih bermasalah.
Wirtz Bersinar di Tengah Perubahan Permainan

Di tengah berbagai masalah taktik, performa individu Florian Wirtz menjadi pembeda utama. Ia mencetak dua gol dan dua assist dalam pertandingan tersebut.
Kontribusinya tidak hanya terlihat dari angka, tetapi juga dari cara ia mengalirkan permainan. Wirtz sering memainkan umpan satu sentuhan dan membangun kombinasi cepat dengan rekan setimnya.
Pergerakannya sebagai gelandang serang juga dinilai sangat efektif. Ia kerap muncul di area yang paling rentan dalam pertahanan lawan.
Setelah sejumlah pergantian pemain, permainan Jerman menjadi lebih langsung. Joshua Kimmich bermain lebih disiplin secara posisi, sementara Serge Gnabry kembali ke sisi kiri dan Nick Woltemade berperan sebagai penyerang tengah yang lebih tradisional.
Perubahan tersebut membuat serangan Jerman menjadi lebih sederhana dan efektif. Pendekatan seperti ini dinilai dapat menjadi pola yang lebih stabil bagi Jerman ke depan.
Beberapa Performa Pemain Jadi Sorotan
Selain aspek taktik, sejumlah performa individu juga mendapat perhatian dalam pertandingan ini. Kai Havertz dan Leroy Sane dinilai tidak memberikan kontribusi maksimal selama berada di lapangan.
Havertz disebut memperlambat aliran permainan ketika menguasai bola. Sementara Sane hampir tidak terlihat memberikan dampak berarti dalam serangan Jerman.
Pergantian pemain justru memberi perubahan signifikan. Masuknya Lennart Karl memberikan energi baru di sisi kanan serangan Jerman dan membuat permainan menjadi lebih hidup.
Performa kiper Oliver Baumann juga menjadi perhatian setelah kebobolan tiga gol dari Swiss. Beberapa peluang yang berujung gol dinilai masih bisa diantisipasi dengan lebih baik.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 24 Juli 2026 17:07Resmi! DFB Tunjuk Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Timnas Jerman!
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
-
Piala Dunia 20 Juli 2026 10:00Jurgen Klopp Konfirmasi Bakal Latih Timnas Jerman
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Juli 2026 16:58Buntut Kontroversi, Timnas Italia Batal Pekerjakan Andrea Pirlo
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
Kata-Kata Pertama Jurgen Klopp usai Jadi Pelatih Jerman: Jangan Ganggu Keluarga Saya atau Saya Mundur!
Andrea Pirlo Selangkah Lagi Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Bukan Piala Dunia 2030, Ini Target Pertama Andrea Pirlo di Timnas Italia
Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















