
Nexify - Carlos Queiroz resmi ditunjuk sebagai pelatih timnas Ghana untuk menghadapi Piala Dunia mendatang. Pelatih asal Portugal itu dipercaya membawa perubahan bagi tim berjuluk Black Stars.
Penunjukan ini dilakukan setelah Ghana memecat Otto Addo pada 31 Maret. Keputusan tersebut diambil usai hasil buruk dalam laga uji coba melawan Jerman dan Austria.
Selain itu, Ghana juga gagal lolos ke Piala Afrika 2025 di bawah asuhan Addo. Situasi ini membuat federasi mencari sosok berpengalaman untuk memperbaiki performa tim.
Carlos Queiroz pun menjadi pilihan utama berkat rekam jejak panjangnya di sepak bola internasional. Ia diharapkan mampu mengangkat kembali performa Ghana di level dunia.
Pengalaman Panjang Carlos Queiroz
Carlos Queiroz memiliki pengalaman luas di dunia kepelatihan. Ia pernah dua kali menjadi asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United pada periode 2002-2003 dan 2004-2008.
Di antara dua periode tersebut, ia sempat menjadi pelatih Real Madrid. Pengalaman ini memperkaya wawasannya dalam menangani tim besar.
Queiroz juga pernah melatih sejumlah tim nasional seperti Portugal, Iran, Mesir, Jepang, Kolombia, dan Afrika Selatan. Ia bahkan membawa Portugal ke babak 16 besar Piala Dunia 2010.
Misi Baru Bersama Ghana
Queiroz menyatakan siap menjalankan tugas barunya dengan penuh komitmen. Ia menegaskan akan bekerja dengan semangat yang sama seperti sepanjang kariernya.
Ia juga menyebut Ghana sebagai negara dengan talenta besar dan tradisi sepak bola kuat. Hal ini menjadi motivasi tersendiri baginya untuk meraih hasil maksimal.
“Saya menerima misi ini dengan semangat dan komitmen yang sama seperti yang telah membimbing saya sepanjang karier,” ujar Carlos Queiroz.
“Ghana adalah negara dengan talenta, kebanggaan, dan jiwa sepak bola yang kuat. Saya datang dengan rasa hormat terhadap sejarahnya serta keyakinan terhadap masa depannya.”
Tantangan di Piala Dunia
Ghana akan menghadapi tantangan berat di fase grup Piala Dunia. Mereka tergabung bersama Inggris, Kroasia, dan Panama di Grup L.
Laga pertama akan berlangsung pada 18 Juni melawan Panama. Setelah itu, Ghana akan menghadapi Inggris dan Kroasia pada 24 dan 28 Juni.
Turnamen ini akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ajang ini menjadi kesempatan bagi Ghana untuk membuktikan kualitas di bawah pelatih baru.
Sumber: BBC
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:31Respons Manchester City Hadapi Ancaman Real Madrid untuk Rodri
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Juli 2026 16:58Buntut Kontroversi, Timnas Italia Batal Pekerjakan Andrea Pirlo
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 09:07KPK Periksa Plt Gubernur Riau soal Uang Hasil Penggeledahan
-
Liputan6 28 Juli 2026 08:08Penjaga Sekolah Peras Puluhan Siswa SD demi Judi Online
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























