
Nexify - Mantan pemain Barcelona, Javier Mascherano menyatakan dukungannya terhadap ide menggelar pentas akbar Piala Dunia setiap dua tahun sekali.
Saat ini, FIFA memang tengah mengkaji dan menggodog kemungkinan untuk menghelat Piala Dunia Pria dan Wanita setiap dua tahun sekali, ketimbang empat tahun sekali seperti saat ini.
Ketika ide ini mencuat, banyak pihak yang menentang karena dianggap bakal menambah beban para pemain. Namun, Mascherano justru memberikan dukungan terhadap ide tersebut.
Dukungan Mascherano
Bagi Mascherano, salah satu alasan utama mengapa Piala Dunia harus digelar dua tahun sekali adalah perubahan yang terjadi begitu cepat dan masif di berbagai sektor, termasuk sepak bola.
"Dunia telah banyaujark berubah dan bergerak sangat cepat," kata Mascherano kepada EFE.
"Siklus normal di masa lalu tidak lagi seperti itu. Saya percaya bahwa empat tahun terlalu lama bagi setiap orang untuk menunggu untuk melihat peristiwa terindah di dunia," tambahnya.
Penilaian Mascherano
Lebih lanjut, Mascherano juga mengemukakan alasan mengapa sepak bola level internasional memiliki jauh lebih banyak keuntungan ketimbang di level klub.
“Dulu, klub-klub lokal biasa mewakili negaranya dengan cara tertentu, karena mayoritas pemainnya berasal dari negara itu,” tutur Mascherano.
"Sekarang, terutama di Eropa, itu tidak lagi terjadi, oleh karena itu di kompetisi internasional di mana kita dapat menemukan bentuk sepakbola yang paling murni, sepakbola di mana tidak ada tim yang dapat membeli pemain dari tim lain, di mana kita bermain untuk keluarga kita, teman-teman, kehormatan dan negara, serta di mana tidak ada kontrak besar, gaji atau transaksi yang terlibat," imbuhnya.
Penjelasan Mascherano
Banyak pihak menentang ide Piala Dunia digelar dua tahun sekali karena dianggap akan mengurangi tingkat prestise kompetisi tersebut. Namun, Mascherano bisa membantah anggapan tersebut.
"Saya mengerti bahwa ada beberapa orang yang berpikir seperti ini, tetapi saya percaya ini karena selalu seperti ini, ini adalah cara berpikir yang sedikit konservatif yang saya yakini normal," kata Mascherano.
"Tapi saya yakin bahwa ketika itu berubah, banyak orang akan sangat yakin dengan itu sehingga mereka akan bertanya mengapa tidak selalu seperti ini," lanjutnya.
“Jika kita melihatnya secara objektif, kita memiliki turnamen tahunan yang fantastis seperti Liga Champions dan Copa Libertadores yang tidak kehilangan gengsinya meskipun diadakan setiap tahun.” tukasnya.
Sumber: EFE
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:31Respons Manchester City Hadapi Ancaman Real Madrid untuk Rodri
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Juli 2026 16:58Buntut Kontroversi, Timnas Italia Batal Pekerjakan Andrea Pirlo
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 08:08Penjaga Sekolah Peras Puluhan Siswa SD demi Judi Online
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























