
Nexify - Prancis dan Jerman akan berjumpa kembali pada babak perempat final Piala Dunia 2014. Kedua tim tersebut memiliki sebuah kenangan yang bisa dikatakan sebagai pertemuan bersejarah pada tahun 1982 saat Michel Hidalgo menjabat sebagai pelatih Prancis kala itu.
Hidalgo yang melakukan sebuah wawancara dengan FIFA.com pun menceritakan pengalamannya tentang pertandingan tersebut. Dia mengungkapkan bahwa Prancis memiliki kenangan buruk dari pertandingan tersebut karena selain Prancis harus kalah, dia sempat menyaksikan sebuah insiden ketika penjaga gawang lawan dengan keras menabrak salah satu anak asuhnya kala itu, Patrick Battinson.
Namun di luar insiden tersebut, Hidalgo mengatakan bahwa pertandingan tersebut adalah sebuah pertandingan yang sangat panas. Skor 3-3 yang bertahan hingga babak tambahan waktu berakhir membuat kedua tim harus menjalani sebuah adu penalti dramatis yang diakhiri dengan kemenangan Jerman.
Hidalgo pun memberikan pandangannya tentang pertandingan babak perempat final yang akan berlangsung hari Jumat (04/6) nanti. Dia menilai Prancis memiliki peluang yang sangat besar karena Prancis diisi oleh para pemain muda berkualitas yang haus akan kemenangan sementara Jerman diisi oleh para pemain tua yang mulai terlihat kelelahan. [initial]
(fifa/art)
Hidalgo yang melakukan sebuah wawancara dengan FIFA.com pun menceritakan pengalamannya tentang pertandingan tersebut. Dia mengungkapkan bahwa Prancis memiliki kenangan buruk dari pertandingan tersebut karena selain Prancis harus kalah, dia sempat menyaksikan sebuah insiden ketika penjaga gawang lawan dengan keras menabrak salah satu anak asuhnya kala itu, Patrick Battinson.
Namun di luar insiden tersebut, Hidalgo mengatakan bahwa pertandingan tersebut adalah sebuah pertandingan yang sangat panas. Skor 3-3 yang bertahan hingga babak tambahan waktu berakhir membuat kedua tim harus menjalani sebuah adu penalti dramatis yang diakhiri dengan kemenangan Jerman.
Hidalgo pun memberikan pandangannya tentang pertandingan babak perempat final yang akan berlangsung hari Jumat (04/6) nanti. Dia menilai Prancis memiliki peluang yang sangat besar karena Prancis diisi oleh para pemain muda berkualitas yang haus akan kemenangan sementara Jerman diisi oleh para pemain tua yang mulai terlihat kelelahan. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 30 Juli 2026 09:52Persib Vs Tampines Rovers: Mariano Peralta Dipastikan Masih Absen
-
Lain Lain 30 Juli 2026 09:15Dari Lapangan Langsung Nongkrong? Grooming Pria Kini Makin Praktis
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Juli 2026 08:22Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
-
piala dunia 29 Juli 2026 11:40Cesc Fabregas Dukung Roberto Mancini Kembali Tangani Timnas Italia
-
piala dunia 29 Juli 2026 09:40UEFA Pertimbangkan Boikot Piala Dunia karena Rencana Investasi FIFA
SOROT
-
Liputan6 30 Juli 2026 11:26Menkes Buka Data: 112 Juta Warga Indonesia Masih Kurang Gizi
-
Liputan6 30 Juli 2026 11:00Verifikasi Ulang 63 Juta Penerima MBG, Siswa Mampu Boleh Menolak
-
Liputan6 30 Juli 2026 10:49Pegawai KPK Diduga Peras Bupati Pemalang
-
Liputan6 30 Juli 2026 10:35Seskab Teddy: Prabowo Bakal Jajal Kereta Nusantara Explorer
-
Liputan6 30 Juli 2026 09:25KPK Tahan Bupati Pemalang
MOST VIEWED
Zinedine Zidane Ambil Alih Prancis, Nasib Kylian Mbappe Jadi Perhatian
Andrea Pirlo Buka Suara soal Polemik Pelatih Timnas Italia dan Skandal Judi
Italia Kembali Terjebak Pilihan Lama, Mancini dan Conte Jadi Kandidat Pelatih Baru
Argentina dan Kontroversi VAR di Piala Dunia 2026, IFAB Akui Kesalahan Aturan
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























