
Nexify - Bek timnas Jerman Benedikt Howedes mengingatkan rekan-rekannya bahwa mereka belum menjadi juara. Meski baru saja menghancurkan Brasil di semifinal, Jerman masih harus menghadapi Argentina di partai puncak.
Howedes mengakui bahwa timnya menerima banyak pujian karena bisa meraih hasil luar biasa saat menghadapi Brasil. Namun ia tak mau Jerman menjadi lengah dengan segala pujian tersebut karena Argentina adalah tim yang kuat.
"banyak orang yang memuji kami, dan tentu kami menyukainya. Tapi kami tak boleh membuat kesalahan dengan menganggap semua sudah selesai. Kami masih jauh dari selesai. Orang mengatakan bahwa gelar juara Piala Dunia sudah berada di tangan kami, tapi Argentina akan memberikan perlawanan hebat untuk menjadi juara," terang Howedes seperti dikutip AFP.
Howedes menilai jika Jerman tidak menang di final, maka kehebatan mereka di semifinal akan sia-sia.
"Kami semua harus melakukan yang terbaik untuk memastikan diri menjadi juara. Kami tahu bahwa sekarang adalah momen yang paling tepat. Jika kami tidak juara, maka kemenangan di semifinal hanya akan jadi sekadar sejarah." [initial]
(afp/hsw)
Howedes mengakui bahwa timnya menerima banyak pujian karena bisa meraih hasil luar biasa saat menghadapi Brasil. Namun ia tak mau Jerman menjadi lengah dengan segala pujian tersebut karena Argentina adalah tim yang kuat.
"banyak orang yang memuji kami, dan tentu kami menyukainya. Tapi kami tak boleh membuat kesalahan dengan menganggap semua sudah selesai. Kami masih jauh dari selesai. Orang mengatakan bahwa gelar juara Piala Dunia sudah berada di tangan kami, tapi Argentina akan memberikan perlawanan hebat untuk menjadi juara," terang Howedes seperti dikutip AFP.
Howedes menilai jika Jerman tidak menang di final, maka kehebatan mereka di semifinal akan sia-sia.
"Kami semua harus melakukan yang terbaik untuk memastikan diri menjadi juara. Kami tahu bahwa sekarang adalah momen yang paling tepat. Jika kami tidak juara, maka kemenangan di semifinal hanya akan jadi sekadar sejarah." [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
piala dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
piala dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
SOROT
-
Liputan6 13 Juli 2026 01:01Prabowo Ajak Rakyat Bersatu: Jangan Ikut-ikut Budaya Caci Maki
-
Liputan6 12 Juli 2026 21:00Prabowo: BUMN Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, Akan Kami Tertibkan
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:36Prabowo Cerita Gagasan Pembentukan Koperasi Merah Putih
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:15Prabowo: Koperasi, UMKM, Swasta, dan BUMN Harus Bersatu Bangun Ekonomi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















