Jalan Terjal RD Kongo Menuju Piala Dunia 2026: Karantina di Eropa 3 Minggu, Batal Uji Coba, Kini Tiba di AS

Nexify - Timnas Republik Demokratik Kongo akhirnya tiba di Amerika Serikat pada Kamis waktu setempat untuk mengikuti Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Sebastien Desabre mendarat dari Paris setelah menyelesaikan masa karantina selama 21 hari di Eropa akibat wabah Ebola yang melanda negara mereka.
Kedatangan tersebut mengakhiri periode persiapan yang tidak ideal menjelang turnamen. Otoritas Amerika Serikat sebelumnya mewajibkan tim menjalani karantina di Belgia sebelum diizinkan memasuki negara tersebut untuk mengikuti kompetisi.
Meski menghadapi berbagai hambatan, RD Kongo tetap berhasil mengamankan tempat di putaran final. Ini menjadi penampilan pertama mereka di Piala Dunia sejak tampil pada edisi 1974 saat masih menggunakan nama Zaire.
Kini fokus tim beralih ke persiapan pertandingan Grup K. DR Kongo akan memulai perjalanan mereka di turnamen dengan menghadapi Portugal pada 17 Juni di Houston.
Persiapan Terganggu Akibat Wabah Ebola

Wabah Ebola yang muncul bulan lalu di Republik Demokratik Kongo memaksa tim mengubah seluruh rencana persiapan. Pemusatan latihan yang semula dijadwalkan berlangsung di dalam negeri akhirnya dibatalkan.
Sebagai gantinya, skuad menjalani persiapan di Belgia sambil menunggu izin perjalanan ke Amerika Serikat. Situasi tersebut membuat tim harus beradaptasi dengan kondisi yang jauh dari ideal menjelang turnamen terbesar dunia.
"Kami sudah lama tidak melihat masyarakat menyaksikan tim ini di Piala Dunia. Kami sudah mendapat kehormatan lolos ke putaran final, sekarang tugas kami adalah tampil sebaik mungkin di turnamen ini," ujar Desabre.
Pelatih asal Prancis itu berharap kehadiran tim di Piala Dunia dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat negaranya yang tengah menghadapi wabah penyakit tersebut.
Laga Uji Coba Batal, Tim Dipaksa Beradaptasi
Masalah tidak berhenti pada karantina. Agenda uji coba melawan Chile di Spanyol juga dibatalkan karena kekhawatiran terhadap penyebaran virus Ebola.
Akibatnya, persiapan RD Kongo kembali mengalami perubahan mendadak. Namun tim tetap melanjutkan program latihan dengan menyesuaikan kondisi yang ada.
"Kami beradaptasi dengan situasi ini. Kami harus tetap fokus karena kami memang sering harus beradaptasi," kata Desabre.
"Itulah yang kami lakukan. Kami bekerja dengan baik, memainkan dua laga uji coba yang berat, dan sekarang kami berada di sini. Ini adalah langkah berikutnya bagi kami," pungkasnya.
Tantangan Berat Menanti di Grup K
Setelah tiba di Amerika Serikat, RD Kongo akan menjadikan Houston sebagai markas selama turnamen berlangsung. Di kota tersebut mereka dijadwalkan menjalani laga pembuka melawan Portugal pada 17 Juni.
Setelah pertandingan pertama, perjalanan berlanjut ke Guadalajara, Meksiko. Mereka akan menghadapi Kolombia pada 23 Juni dalam pertandingan kedua fase grup.
Selanjutnya, RD Kongo akan menutup fase grup dengan menghadapi Uzbekistan di Atlanta pada 28 Juni. Ketiga pertandingan itu akan menentukan langkah mereka pada penampilan pertama di Piala Dunia setelah penantian lebih dari lima dekade.
Dengan seluruh kendala yang telah dilewati sejak sebelum keberangkatan, skuad RD Kongo kini sepenuhnya mengalihkan perhatian pada persaingan di Grup K Piala Dunia 2026.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 2 Agustus 2026 12:53Piala Presiden 2026 Tak Cuma Sajikan Laga Seru, UMKM Ikut Panen Rezeki
-
Tim Nasional 2 Agustus 2026 12:42Klasemen Piala AFF 2026 Grup A: Timnas Indonesia Berpeluang Gusur Singapura
-
Tim Nasional 2 Agustus 2026 12:34Timnas Indonesia Masih Unggul dari Vietnam, Ini Rekor Pertemuan Kedua Tim
-
Tim Nasional 2 Agustus 2026 12:30Timnas Indonesia Berbekal Dua Kemenangan, Pemain Kompak Tatap Vietnam
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 10:00Debut Langsung Cetak Gol, Mikel Arteta Sanjung Christos Tzolis
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Juli 2026 08:22Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
SOROT
-
Liputan6 2 Agustus 2026 12:49Petugas Damkar Gugur Saat Bertugas Punya Riwayat Sakit Jantung
-
Liputan6 2 Agustus 2026 11:27Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep
-
Liputan6 2 Agustus 2026 11:00Petugas Damkar Gugur Tangani Kebakaran di Kramat Jati Sempat Pingsan
-
Liputan6 2 Agustus 2026 10:19Petugas Damkar Gugur Tangani Kebakaran di Kramat Jati, Begini Kronologinya
-
Liputan6 2 Agustus 2026 10:07KPK Buka Suara Terkait Kabar Intervensi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Liputan6 2 Agustus 2026 08:52Kapal Nelayan Indonesia Diserang di Papua Nugini, Jenazah Nakhoda Hilang
MOST VIEWED
UEFA Resmi Ancam Boikot Seluruh Kompetisi FIFA, Tolak Rencana Penjualan Piala Dunia ke Investor Swasta
Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
Kembali ke Timnas Italia, Roberto Mancini Minta Maaf soal Keputusannya Pergi ke Arab Saudi
Roberto Mancini Bidik Trofi Baru Bersama Italia, Ingin Azzurri Kembali Disukai Publik
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























