
Nexify - Asisten pelatih Timnas Brasil, Davide Ancelotti buka suara terkait kekalahan timnya dari Norwegia beberapa saat yang lalu. Ia menegaskan kekalahan ini bukan disebabkan oleh sosok Bruno Guimaraes.
Dini hari tadi, Timnas Brasil memainkan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka menantang wakil Eropa, Norwegia untuk mendapatkan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026.
Di laga ini, Brasil sebenarnya tampil cukup dominan terutama di babak pertama. Namun petaka menghampiri anak asuh Ancelotti itu di babak kedua.
Norwegia berhasil mencetak dua gol ke gawang mereka dan akhirnya menutup laga dengan kemenangan 1-2. Sosok Bruno Guimaraes langsung jadi sorotan seusai laga.
Apa yang terjadi dengan Guimaraes? Simak selengkapnya di bawah ini.
Gagal Penalti

Bruno Guimaraes dituding jadi dalang kekalahan Brasil dari Norwegia. Pasalnya sang gelandang gagal mengeksekusi penalti di babak pertama.
Pada saat laga berjalan 10 menit, Brasil mendapatkan penalti dari wasit setelah Matheus Cunha dijatuhkan Ajer di kotak terlarang. Bruno Guimaraes maju sebagai eksekutor penalti tersebut.
Namun sayang arah eksekusinya dibaca dengan sempurna oleh kiper Norwegia, sehingga bola berhasil ditepis. Banyak yang menilai jika penalti itu masuk, maka jalannya pertandingan bakal sangat berbeda dan Brasil bisa menang.
Sudah Diputuskan Sejak Awal

Menanggapi polemik penalti itu, Davide Ancelotti menegaskan bahwa mereka tidak mau menjadikan itu sebagai alasan kekalahan mereka di laga ini.
Ia mengklaim bahwa gagal penalti itu merupakan sesuatu yang wajar di sepak bola dan tidak perlu dibesar-besarkan.
"Sebelum pertandingan, kami sudah memutuskan bahwa Bruno Guimaraes akan jadi pengambil penalti bagi kami. Saya rasa gagal penalti itu sesuatu yang biasa terjadi di sepak bola dan hari ini kejadian itu menimpa kami," ujar putra Carlo Ancelotti tersebut.
Catatan Kurang Bagus

Tersingkirnya Brasil di babak 16 besar Piala Dunia 2026 ini jadi catatan minor dalam sejarah sepak bola mereka.
Pasalnya terakhir kali Timnas Brasil finish di 16 besar terjadi pada Piala Dunia 1990, sehingga dalam 36 terakhir mereka minimal lolos hingga perempat final.
Sumber: Fabrizio Romano
Baca Juga:
- Tempat Menonton Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026, 6 Juli 2026
- Resmi! Cristiano Ronaldo Tidak Akan Main di Piala Dunia 2030, Selesai di Edisi 2026!
- Erling Haaland Kejar Messi dan Mbappe di Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026
- Man of the Match Brasil vs Norwegia: Erling Haaland
- Hasil Brasil vs Norwegia: Diwarnai Penalti Gagal, Erling Haaland Pulangkan Tim Samba dari Piala Dunia!
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 7 Juli 2026 09:26Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juli 2026 09:26Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 7 Juli 2026 09:26Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
SOROT
-
Liputan6 7 Juli 2026 10:50Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan PM India di Istana Merdeka
-
Liputan6 7 Juli 2026 10:02Istri Perwira Polisi Kembali Dipanggil KPK, Ini yang Didalami
-
Liputan6 7 Juli 2026 09:57KPK Kembali Periksa Istri Perwira Polisi di Kasus CSR BI dan OJK
-
Liputan6 7 Juli 2026 07:30Cerita Tragis Ibu Hamil Tewas Diterjang Peluru Tak Bertuan di Papua
-
Liputan6 7 Juli 2026 07:17Momen Pesawat PM Modi Dikawal 5 Jet Tempur TNI AU
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya


















