
Nexify - Beberapa bulan lalu, kita melihat bagaimana kepemimpinan Philipp Lahm (31) turut membawa Jerman meraih mahkota Piala Dunia di Brasil. Kesuksesan besar itu diikuti dengan mundurnya sang kapten dari Die Mannschaft.
Keputusan yang tak disangka-sangka mengingat Lahm masih berada dalam usia produktif. Akibatnya, Jerman pun mengalami kesulitan dalam beberapa pertandingan di kualifikasi Euro 2016.
Full-back yang kini juga bisa bermain sebagai gelandang itu ternyata sudah memikirkan untuk mundur satu tahun sebelumnya. Ia pun tak berniat kembali ke timnas.
"Sayangnya saya harus mengecewakan Jerman. Timnas sudah berakhir buat saya. Saya hanya akan memakai jersey Jerman sebagai fan yang menyaksikan pertandingan. Saya menikmati 10 tahun yang luar biasa di timnas, menjadi kapten, juara dunia dan mengakhirinya dengan luar biasa.
"Saya tak akan kembali secara tiba-tiba untuk EURO 2016. Saya memikirkan keputusan itu satu tahun yang lalu dan saya akan mempertahankannya. Bagi saya, keputusan ini adalah yang terbaik. Timnas akan baik-baik saja tanpa saya." ungkapnya pada Bild.
Penggawa Bayern Munich itu memiliki kesan mendalam di Piala Dunia 2014, bagi Lahm turnamen tersebut adalah yang paling intens yang pernah diikutinya. [initial]
(fft/dct)
Keputusan yang tak disangka-sangka mengingat Lahm masih berada dalam usia produktif. Akibatnya, Jerman pun mengalami kesulitan dalam beberapa pertandingan di kualifikasi Euro 2016.
Full-back yang kini juga bisa bermain sebagai gelandang itu ternyata sudah memikirkan untuk mundur satu tahun sebelumnya. Ia pun tak berniat kembali ke timnas.
"Sayangnya saya harus mengecewakan Jerman. Timnas sudah berakhir buat saya. Saya hanya akan memakai jersey Jerman sebagai fan yang menyaksikan pertandingan. Saya menikmati 10 tahun yang luar biasa di timnas, menjadi kapten, juara dunia dan mengakhirinya dengan luar biasa.
"Saya tak akan kembali secara tiba-tiba untuk EURO 2016. Saya memikirkan keputusan itu satu tahun yang lalu dan saya akan mempertahankannya. Bagi saya, keputusan ini adalah yang terbaik. Timnas akan baik-baik saja tanpa saya." ungkapnya pada Bild.
Penggawa Bayern Munich itu memiliki kesan mendalam di Piala Dunia 2014, bagi Lahm turnamen tersebut adalah yang paling intens yang pernah diikutinya. [initial]
Sepak Bola Internasional
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:00Jerman vs Curacao 7-1: Ya Hujan Gol, Ya Banjir Rekor, Apa Saja?
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
-
piala dunia 15 Juni 2026 08:13Man of the Match Pantai Gading vs Ekuador: Wilfried Singo
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...




















