
Nexify - Panggung Piala Dunia bukan hanya milik para bintang yang berlari di atas lapangan hijau. Di pinggir lapangan, para juru taktik selaku pelatih membangun reputasi lewat konsistensi, kemampuan beradaptasi, dan perjalanan panjang yang bertahan lintas generasi sepak bola.
Panggung Piala Dunia tak hanya menjadi tempat para pemain mencuri perhatian. Di sisi lapangan, para pelatih membangun reputasi lewat konsistensi, kemampuan beradaptasi, dan perjalanan panjang yang bertahan lintas generasi sepak bola.
Menjadi pelatih di ajang sebesar Piala Dunia sudah merupakan pencapaian besar. Namun, tampil berulang kali di turnamen ini menunjukkan kualitas dan daya tahan mereka di level tertinggi.
Beberapa manajer mampu menjaga nama mereka tetap relevan di tengah perubahan era permainan. Kehadiran berulang di panggung terbesar sepak bola dunia menjadi bukti pengaruh dan pengalaman yang mereka miliki.
Sejarah mencatat banyak pelatih yang sukses menghadapi tekanan sekaligus mengikuti perkembangan zaman. Mereka tak hanya memimpin satu negara, tetapi juga membawa pengalaman ke berbagai belahan dunia demi memburu trofi paling bergengsi di sepak bola.
Sang Raja Rekor dengan Enam Penampilan
Carlos Alberto Parreira berdiri di puncak daftar dengan catatan luar biasa bersama lima negara berbeda. Pria asal Brasil ini telah merasakan atmosfer Piala Dunia sebanyak enam kali sepanjang karier manajerialnya.
Pencapaian terbesarnya tentu terjadi saat ia membawa Timnas Brasil merengkuh trofi juara pada edisi 1994. Selain Brasil, ia juga pernah menukangi Kuwait, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, hingga Afrika Selatan.
Nama lain adalah Bora Milutinovic. Milutinovic merupakan sosok legendaris yang dikenal karena kemampuannya membawa berbagai tim nasional dari zona berbeda. Pelatih asal Serbia ini mencatatkan lima penampilan Piala Dunia dengan lima negara yang berbeda pula.
Ia memulai petualangannya bersama Meksiko pada 1986, kemudian berlanjut ke Kosta Rika, Amerika Serikat, Nigeria, hingga China. Kemampuan adaptasinya dengan budaya sepak bola yang beragam menjadikannya figur unik dalam sejarah turnamen.
Jejak serupa juga ditinggalkan oleh mendiang Henri Michel yang tercatat memiliki empat penampilan di putaran final. Pelatih asal Prancis ini membawa pengalaman Eropa miliknya ke panggung dunia sejak tahun 1986 silam.
Setelah memimpin Prancis, ia melanjutkan kariernya di Afrika dengan melatih Kamerun, Maroko, serta Pantai Gading. Michel dikenal sebagai pelatih yang mampu memaksimalkan potensi tim di luar benua asalnya dengan sangat baik.
Simbol Loyalitas dan Kembalinya Para Veteran
Oscar Tabárez menjadi simbol stabilitas jangka panjang setelah memimpin Uruguay dalam empat edisi Piala Dunia yang berbeda. Sosok berjuluk "El Maestro" ini menakhodai La Celeste pada edisi 1990 hingga tiga edisi beruntun sejak 2010.
Sementara itu, Javier Aguirre bersiap menambah catatan penampilannya menjadi tiga kali saat memimpin Meksiko di tahun 2026. Aguirre sebelumnya sudah menangani El Tri pada edisi 2002 dan 2010 dengan hasil yang cukup solid.
Nama besar lainnya seperti Marcelo Bielsa juga akan kembali meramaikan persaingan bersama Uruguay di turnamen mendatang. Bielsa sebelumnya pernah membawa Argentina pada 2002 dan Chile pada edisi 2010 dengan gaya main yang terkenal intens.
Daftar pelatih dengan tiga penampilan ini juga diisi nama legendaris seperti Luiz Felipe Scolari, Joachim Low, hingga Mario Zagallo. Mereka semua merupakan para pemenang yang telah mengukir tinta emas dalam sejarah panjang sepak bola dunia.
Daftar Pelatih yang Paling Sering Tampil di Piala Dunia
Berikut daftar pelatih dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia:
- Carlos Alberto Parreira (6 kali): 1982 (Kuwait), 1990 (UEA), 1994 (Brasil), 1998 (Arab Saudi), 2006 (Brasil), 2010 (Afrika Selatan).
- Bora Milutinović (5 kali): 1986 (Meksiko), 1990 (Kosta Rika), 1994 (Amerika Serikat), 1998 (Nigeria), 2002 (Tiongkok).
- Sepp Herberger (4 kali): 1938, 1954, 1958, 1962 (Jerman Barat).
- Walter Winterbottom (4 kali): 1950, 1954, 1958, 1962 (Inggris).
- Henri Michel (4 kali): 1986 (Prancis), 1994 (Kamerun), 1998 (Maroko), 2006 (Pantai Gading).
- Lajos Baróti (4 kali): 1958, 1962, 1966, 1978 (Hungaria).
- Helmut Schön (4 kali): 1966, 1970, 1974, 1978 (Jerman Barat).
- Óscar Washington Tabárez (4 kali): 1990, 2010, 2014, 2018 (Uruguay).
- Carlos Queiroz (4 kali): 2010 (Portugal), 2014, 2018, 2022 (Iran).
- Constantin Rădulescu (3 kali): 1930, 1934, 1938 (Rumania).
- Mário Zagallo (3 kali): 1970, 1974, 1998 (Brasil).
- Sven-Göran Eriksson (3 kali): 2002 dan 2006 (Inggris), 2010 (Pantai Gading).
- Luiz Felipe Scolari (3 kali): 2002 (Brasil), 2006 (Portugal), 2014 (Brasil).
- Joachim Löw (3 kali): 2010, 2014, 2018 (Jerman).
- Didier Deschamps (3 kali): 2014, 2018, 2022 (Prancis).
- Fernando Santos (3 kali): 2014 (Yunani), 2018, 2022 (Portugal).
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 05:40Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 04:30Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 07:09Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 05:40Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 04:30Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Juni 2026 07:25Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
-
piala dunia 13 Juni 2026 07:09Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay
-
piala dunia 13 Juni 2026 05:40Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
-
piala dunia 13 Juni 2026 04:30Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:24TNI Jelaskan Peran Pengerahan Prajurit Saat Demo di Bundaran HI
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...



















