
Nexify - - Agen Mesut Ozil, Dr. Erkut Sogut menuding bos Bayern Munchen, Uli Hoeness telah bertindak memalukan saat melontarkan kritik terbuka pada pemainnya. Menurutnya, Hoeness telah mempermalukan Jerman dan klubnya sendiri, Bayern.
Konflik ini dimulai dari pernyataan Ozil yang dirilis di media sosial Instagram. Pemain Arsenal ini menyampaikan keluh kesahnya atas tindakan rasial yang terus mengganggunya. Dia pun memutuskan pensiun dari timnas Jerman selama aksi tersebut tak ditindak tegas.
Setelah rilis tersebut, Hoeness merespon. Dia justru menghina Ozil sebagai pemain malas yang tak pernah memenangkan duel di lapangan sejak sebelum Piala Dunia 2014 lalu. Performa Ozil dinilai sebagai titik lemah setiap tim yang dibelanya.
Balasan Sogut

Menanggapi komentar pedas Hoeness, sang agen tak bisa tinggal diam. Sogut menuding bos Bayern itu bertindak memalukan dan kritiknya sama sekali tidak tepat sasaran. Ozil mengeluhkan tindakan rasial, namun Hoeness malah menyasar permainannya di lapangan.
"Komentar Mr Hoeness benar-benar tidak tepat sasaran, karena hal itu tidak ada hubungannya dengan sepak bola. Dia mencoba mengalihkan perhatian dari isu sebenarnya, isu rasialisme dan diskriminasi di Jerman, yang sekali lagi bangkit dalam masyarakat Jerman sehari-harinya," kata Sogut dikutip dari diario as.
"Sebagaimana yang dikatakan Mesut di pernyataannya, dia menerima kritik adil dan beralasan soal sepak bolanya, dan menghadapi hal itu sebagai bagian dari pekerjaannya."
Pemain Terbaik

Sederhana saja, Ozil mengelukan tindakan rasial, namun Hoeness mengkritik performa di lapangan. Dua hal yang tidak selaras. Terlebih, Sogut membuktikan bahwa kritik Hoeness juga tak berlandas, Ozil tetaplah salah satu pemain terbaik Jerman.
"Bagaimanapun, Mr Hoeness bahkan tidak bisa menyajikan bukti nyata untuk mendukung pernyataan bodohnya yang sungguh dibesar-besarkan. Dalam kasus ini, statistik jelas mencatat 23 gol, 40 assists - yang merupakan rekor Jeman - dan lima kalih terpilih German Player of the Year - tiga di antaranya didapat setelah 2014."
"Dia mengklaim Mesut sudah menjadi 'hantu' untuk bertahun-tahun, tetapi 'hantu' apa yang bisa memenangkan semua penghargaan ini dan kesuksesan ini?" imbuh Sogut.
"Mesut menciptakan peluang terbanyak per 90 menit di Piala Dunia 201, lebih dari pemain lain, tetapi tentu saja, dia tetap dikritik sendiri." [initial]
Tonton Vidio Menarik Ini

Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 28 Juli 2026 15:43Apresiasi untuk Mitchell Baker dari Maarten Paes: Kerja Bagus!
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Juli 2026 16:58Buntut Kontroversi, Timnas Italia Batal Pekerjakan Andrea Pirlo
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 16:02Prabowo Panggil Menhut, Ini yang Dibahas
-
Liputan6 28 Juli 2026 15:58Jombang Jadi Daerah dengan Permohonan Poligami Terbanyak di Jatim
-
Liputan6 28 Juli 2026 15:54SMRC Ungkap Survei Tingkat Keyakinan Publik Terhadap KDMP
-
Liputan6 28 Juli 2026 15:30SMRC Petakan Respons Publik Terkait Program MBG, Apa Hasilnya?
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























