
Nexify - Mesut Ozil menyatakan harapannya untuk bisa menjadi legenda bagi timnas Jerman. Ada beberapa nama legendaris yang ingin ditiru oleh Ozil dengan cara memenangkan trofi bagi Der Nationalmannschaft.
Ozil menyebut Fritz Walter, Wolfgang Overath dan Lothar Matthaus sebagai sosok yang bukan hanya memberikan trofi bagi Jerman, tetapi juga menentukan sebuah era. Ozil ingin meniru langkah mereka dengan cara memenangkan Piala Dunia.
"Mereka adalah legenda Jerman. Mereka memenangkan banyak trofi dan mewakili sebuah era. Saya ingin mengikuti pencapaian mereka dan menjadi legenda juga. Siapa pun yang ingin menjadi legenda harus bisa memenangkan trofi. Kami akan berangkat ke Brasil untuk mewujudkan mimpi itu," tegas Ozil kepada Bild.
Ozil menambahkan bahwa ia adalah tipe playmaker tradisional, seperti para legenda yang dia sebutkan. Ia bahkan merasa menjadi satu-satunya pemain dengan posisi tersebut saat ini.
"Posisi saya mirip dengan Walter, Overath dan Matthaus; sebagai playmaker tradisional. Tak banyak pemain dengan posisi seperti saya di Piala Dunia nanti. Jika dilihat lagi, mungkin saya adalah playmaker tradisional terakhir yang ada." (gl/hsw)
Ozil menyebut Fritz Walter, Wolfgang Overath dan Lothar Matthaus sebagai sosok yang bukan hanya memberikan trofi bagi Jerman, tetapi juga menentukan sebuah era. Ozil ingin meniru langkah mereka dengan cara memenangkan Piala Dunia.
"Mereka adalah legenda Jerman. Mereka memenangkan banyak trofi dan mewakili sebuah era. Saya ingin mengikuti pencapaian mereka dan menjadi legenda juga. Siapa pun yang ingin menjadi legenda harus bisa memenangkan trofi. Kami akan berangkat ke Brasil untuk mewujudkan mimpi itu," tegas Ozil kepada Bild.
Ozil menambahkan bahwa ia adalah tipe playmaker tradisional, seperti para legenda yang dia sebutkan. Ia bahkan merasa menjadi satu-satunya pemain dengan posisi tersebut saat ini.
"Posisi saya mirip dengan Walter, Overath dan Matthaus; sebagai playmaker tradisional. Tak banyak pemain dengan posisi seperti saya di Piala Dunia nanti. Jika dilihat lagi, mungkin saya adalah playmaker tradisional terakhir yang ada." (gl/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:00Jerman vs Curacao 7-1: Ya Hujan Gol, Ya Banjir Rekor, Apa Saja?
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:13Man of the Match Pantai Gading vs Ekuador: Wilfried Singo
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
-
piala dunia 15 Juni 2026 08:13Man of the Match Pantai Gading vs Ekuador: Wilfried Singo
-
piala dunia 15 Juni 2026 08:00Jerman vs Curacao 7-1: Ya Hujan Gol, Ya Banjir Rekor, Apa Saja?
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...





















