
Nexify - Pelatih Timnas Bosnia-Herzegovina, Safet Susic menegaskan bahwa ia tak akan 'mengorbankan' satu pemain secara khusus untuk mengawal striker Timnas Argentina, Lionel Messi. Kedua tim akan saling berhadapan di laga pembuka Grup F yang diselenggarakan di Maracana (15/06).
Keberadaan Messi sebagai motor serangan Tango tentu harus benar-benar diwaspadai oleh Bosnia. Meskipun mengakui sempat mempertimbangkan man marking kepada Messi, namun Susic pada akhirnya memutuskan untuk tidak memberikan penjagaan khusus kepada bintang Barcelona tersebut.
Lionel Messi (c) AFP
"Mengorbankan satu pemain untuk mengawal Messi, saya pikir hal itu tak akan berdampak baik bagi kami. Kami sebenarnya memiliki pemain yang ideal untuk menjaga dia, yaitu Muhamed Besic. Namun Messi terkadang hanya berdiri di satu tempat selama beberapa menit, tentu sia-sia untuk membiarkan satu pemain mengikutinya," ungkap pria 59 tahun ini seperti dilansir FIFA.
"Messi mungkin akan menikmati sedikit kebebasan melawan kami, namun tiap kali menerima bola ia akan selalu mendapatkan pengawalan pemain kami. Namun saya pikir kami tak pernah perlu melakukan man marking terhadap lawan manapun, Argentina bukan pengecualian."
(fifa/mri)
Keberadaan Messi sebagai motor serangan Tango tentu harus benar-benar diwaspadai oleh Bosnia. Meskipun mengakui sempat mempertimbangkan man marking kepada Messi, namun Susic pada akhirnya memutuskan untuk tidak memberikan penjagaan khusus kepada bintang Barcelona tersebut.
Lionel Messi (c) AFP"Mengorbankan satu pemain untuk mengawal Messi, saya pikir hal itu tak akan berdampak baik bagi kami. Kami sebenarnya memiliki pemain yang ideal untuk menjaga dia, yaitu Muhamed Besic. Namun Messi terkadang hanya berdiri di satu tempat selama beberapa menit, tentu sia-sia untuk membiarkan satu pemain mengikutinya," ungkap pria 59 tahun ini seperti dilansir FIFA.
"Messi mungkin akan menikmati sedikit kebebasan melawan kami, namun tiap kali menerima bola ia akan selalu mendapatkan pengawalan pemain kami. Namun saya pikir kami tak pernah perlu melakukan man marking terhadap lawan manapun, Argentina bukan pengecualian."
(fifa/mri)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 20:20Link Streaming Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan, 18 Juni 2026
-
Tim Nasional 18 Juni 2026 20:11Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
-
Liga Inggris 18 Juni 2026 19:30Diincar MU, Berlian Muda Barcelona Ini Siap Cabut ke Old Trafford?
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Juni 2026 20:20Link Streaming Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan, 18 Juni 2026
-
piala dunia 18 Juni 2026 15:54Piala Dunia 2026: Haruskah Belanda Takut pada Alexander Isak?
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 21:07BGN Bicara Nasib Motor Listrik yang Disegel Kejagung
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:31
BGN Bakal Coret Warga Mampu dari Penerima MBG
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:25Davina Karamoy Akui Terima Uang Saku dari Hanania Travel
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:00Perjuangan Safari Wukuf, Saat Petugas Haji Menjadi Anak bagi Para Lansia
-
Liputan6 18 Juni 2026 19:23Bertemu OJK dan Direksi BEI, Dasco Minta Benahi Pasar Modal
-
Liputan6 18 Juni 2026 18:47Wamendagri Ingatkan Daerah Bersinergi Hadapi El Nino
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya



















