
Nexify - Presiden UEFA, Michael Platini lagi-lagi meminta memindahkan pagelaran Piala Dunia 2022 di Qatar pada musim dingin. Pasalnya, musim panas di Qatar bisa sangat ekstrem untuk even akbar seperti Piala Dunia.
Bos FIFA, Sepp Blatter sejauh ini menegaskan Piala Dunia akan digelar di tengah-tengah musim liga domestik (musim panas), bukan pada bulan Desember atau Januari. Namun Platini merasa badan sepakbola dunia tersebut tidak punya pilihan lain untuk menjadwalkan ulang.
Menurut Platini sangat tidak mungkin pagelaran Piala Dunia digelar pada musim panas. Sebab cuaca di Qatar pada musim panas bisa sangat ekstrem. Apalagi, pagelaran akbar sepakbola dunia tersebut memiliki peserta dari berbagai negara di belahan dunia.
"Saya memilih Qatar karena mereka belum pernah menghelat turnamen serupa. Jika anda bermain di Qatar pada bulan Desember atau Januari, tidak ada masalah dengan cuaca panas. Namun jika pada musim panas di Qatar, sangat tidak mungkin bermain sepakbola dengan suhu mencapai 50 derajat celsius," Platini menjelaskan.
"Sepakbola adalah sebuah keluarga besar yang dapat beradaptasi dengan keadaan seperti ini, dan memindahkan pagelaran besar seperti sepakbola ke waktu yang paling nyaman bagi semua orang," Pungkasnya. (soc/gag)
Bos FIFA, Sepp Blatter sejauh ini menegaskan Piala Dunia akan digelar di tengah-tengah musim liga domestik (musim panas), bukan pada bulan Desember atau Januari. Namun Platini merasa badan sepakbola dunia tersebut tidak punya pilihan lain untuk menjadwalkan ulang.
Menurut Platini sangat tidak mungkin pagelaran Piala Dunia digelar pada musim panas. Sebab cuaca di Qatar pada musim panas bisa sangat ekstrem. Apalagi, pagelaran akbar sepakbola dunia tersebut memiliki peserta dari berbagai negara di belahan dunia.
"Saya memilih Qatar karena mereka belum pernah menghelat turnamen serupa. Jika anda bermain di Qatar pada bulan Desember atau Januari, tidak ada masalah dengan cuaca panas. Namun jika pada musim panas di Qatar, sangat tidak mungkin bermain sepakbola dengan suhu mencapai 50 derajat celsius," Platini menjelaskan.
"Sepakbola adalah sebuah keluarga besar yang dapat beradaptasi dengan keadaan seperti ini, dan memindahkan pagelaran besar seperti sepakbola ke waktu yang paling nyaman bagi semua orang," Pungkasnya. (soc/gag)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 04:59Klasemen Grup B Piala Dunia 2026 Setelah Laga Qatar vs Swiss
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 04:39Man of the Match Qatar vs Swiss: Mahmoud Abunada
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 20:20Link Streaming Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan, 18 Juni 2026
-
Tim Nasional 18 Juni 2026 20:11Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Juni 2026 20:20Link Streaming Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan, 18 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 22:20Sony Sonjaya Ungkap Dugaan Proyek CCTV Fiktif Rp 300 Miliar di BGN
-
Liputan6 18 Juni 2026 21:07BGN Bicara Nasib Motor Listrik yang Disegel Kejagung
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:31
BGN Bakal Coret Warga Mampu dari Penerima MBG
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:25Davina Karamoy Akui Terima Uang Saku dari Hanania Travel
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:00Perjuangan Safari Wukuf, Saat Petugas Haji Menjadi Anak bagi Para Lansia
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















