
Nexify - Laga Iran versus Nigeria di grup F Piala Dunia 2014 di Estadio Joaquim Americo Guimares, Curitiba, Selasa (17/06) berakhir imbang dengan skor 0-0.
Kedua tim bermain dengan tempo cukup tinggi. Nigeria memang tampil dominan di laga tersebut, namun serangan-serangan mereka kurang terkoordinasi dengan baik. Iran bermain solid dalam bertahan, namun tak cukup berani untuk bermain terbuka menghadapi lawannya tersebut.
Laga berjalan dengan tempo cukup cepat. Kedua tim mencoba untuk saling melancarkan serangan mematikan ke gawang lawan.
Namun, serangan-serangan Iran kerap patah di lini tengah. Sebaliknya, walau juga tak terlalu terancang dengan apik, Nigeria bisa membangun serangan hingga ke depan gawang Haghighi. Akan tetapi, sepakan para pemain Elang Super lebih banyak tak menemui sasaran.
Skuat Iran mendapat kesempatan emas pada menit ke-34. Ghoochannejhad berhasil menanduk bola hasil sepak pojok Ashkan Dejagah. Akan tetapi, si kulit bundar bisa ditepis dengan sempurna oleh Enyeama.
Setelah itu, kedua tim seperti kesulitan untuk menerobos pertahanan lawannya masing-masing. Alhasil, tak ada gol yang tercipta hingga wasit mengakhiri laga babak pertama.
Di babak kedua, tempo permainan tetap sama seperti di 45 menit pertama. Namun kali ini Iran bermain sedikit lebih terbuka. Skuat asuhan Carlos Queiroz kini tak hanya bermain pasif, menunggu di area permainannya sendiri.
Walau demikian, belum ada serangan berarti yang bisa dihasilkan Iran, maupun Nigeria. Hasilnya, bola pun lebih banyak bergulir di lini tengah.
Kedua tim mulai bisa menciptakan beberapa peluang setelah laga memasuki menit ke 70. Salah satunya diperoleh oleh Dejagah pada menit ke-76. Ia berdiri di tiang jauh tanpa pengawalan bek lawan. Sayangnya, ia tak bisa menyundul bola umpan crossing dari sisi kiri dengan sempurna. Si kulit bundar pun bisa dengan mudah diamankan barisan pertahanan Nigeria.
Menit ke-81, Peter Odemwingie melepas sepakan voli keras dari jarak 15 meter. Akan tetapi bola masih menyamping. Walau demikian, ia sebenarnya dianggap melakukan pelanggaran handsball terlebih dahulu oleh wasit.
Nigeria lebih banyak menguasai pertandingan di 10 menit terakhir. Mereka pun kerap membangun serangan dari sisi sayap kirinya. Peluang pun mereka dapatkan di menit ke-90. Sepak pojok John Obi Mikel ditanduk sempurna oleh Shola Ameobi. Akan tetapi, bola masih bisa dihalau oleh Pooladi tepat di atas garis gawang.
Setelah itu, wasit pun mengakhiri laga babak kedua. Tak ada gol yang tercipta. Kedua tim harus puas mengakhiri laga dengan skor kacamata alias 0-0 dan berbagi poin 1. Iran kini menempati posisi kedua dan Nigeria di posisi ketiga klasemen grup F.
Hasil tersebut merupakan hasil seri pertama yang tercipta di Piala Dunia 2014 ini. Selain itu, laga ini juga menjadi laga pertama yang berakhir tanpa ada satu golpun yang tercipta.
Kedua tim bermain dengan tempo cukup tinggi. Nigeria memang tampil dominan di laga tersebut, namun serangan-serangan mereka kurang terkoordinasi dengan baik. Iran bermain solid dalam bertahan, namun tak cukup berani untuk bermain terbuka menghadapi lawannya tersebut.
Laga berjalan dengan tempo cukup cepat. Kedua tim mencoba untuk saling melancarkan serangan mematikan ke gawang lawan.
Namun, serangan-serangan Iran kerap patah di lini tengah. Sebaliknya, walau juga tak terlalu terancang dengan apik, Nigeria bisa membangun serangan hingga ke depan gawang Haghighi. Akan tetapi, sepakan para pemain Elang Super lebih banyak tak menemui sasaran.
Skuat Iran mendapat kesempatan emas pada menit ke-34. Ghoochannejhad berhasil menanduk bola hasil sepak pojok Ashkan Dejagah. Akan tetapi, si kulit bundar bisa ditepis dengan sempurna oleh Enyeama.
Setelah itu, kedua tim seperti kesulitan untuk menerobos pertahanan lawannya masing-masing. Alhasil, tak ada gol yang tercipta hingga wasit mengakhiri laga babak pertama.
Di babak kedua, tempo permainan tetap sama seperti di 45 menit pertama. Namun kali ini Iran bermain sedikit lebih terbuka. Skuat asuhan Carlos Queiroz kini tak hanya bermain pasif, menunggu di area permainannya sendiri.
Walau demikian, belum ada serangan berarti yang bisa dihasilkan Iran, maupun Nigeria. Hasilnya, bola pun lebih banyak bergulir di lini tengah.
Kedua tim mulai bisa menciptakan beberapa peluang setelah laga memasuki menit ke 70. Salah satunya diperoleh oleh Dejagah pada menit ke-76. Ia berdiri di tiang jauh tanpa pengawalan bek lawan. Sayangnya, ia tak bisa menyundul bola umpan crossing dari sisi kiri dengan sempurna. Si kulit bundar pun bisa dengan mudah diamankan barisan pertahanan Nigeria.
Menit ke-81, Peter Odemwingie melepas sepakan voli keras dari jarak 15 meter. Akan tetapi bola masih menyamping. Walau demikian, ia sebenarnya dianggap melakukan pelanggaran handsball terlebih dahulu oleh wasit.
Nigeria lebih banyak menguasai pertandingan di 10 menit terakhir. Mereka pun kerap membangun serangan dari sisi sayap kirinya. Peluang pun mereka dapatkan di menit ke-90. Sepak pojok John Obi Mikel ditanduk sempurna oleh Shola Ameobi. Akan tetapi, bola masih bisa dihalau oleh Pooladi tepat di atas garis gawang.
Setelah itu, wasit pun mengakhiri laga babak kedua. Tak ada gol yang tercipta. Kedua tim harus puas mengakhiri laga dengan skor kacamata alias 0-0 dan berbagi poin 1. Iran kini menempati posisi kedua dan Nigeria di posisi ketiga klasemen grup F.
Hasil tersebut merupakan hasil seri pertama yang tercipta di Piala Dunia 2014 ini. Selain itu, laga ini juga menjadi laga pertama yang berakhir tanpa ada satu golpun yang tercipta.
Susunan Pemain:
Iran: Haghighi; Montazeri, Hosseini, Sadeghi, Pouladi; Heydari (Shojaei), Nekounam, Teymourian, Hajsafi; Dejagah (Reza Jahanbakhsh); Ghoochannejhad.
Cadangan: Ahmadi, Shojaei, Haghighi, Reza Jahanbakhsh, Ansarifard, Haddadifa, Mahini, Alenemeh, Rahmani, Beikzadeh, Beitashour, Davari.
Nigeria: Enyeama; Ambrose, Omeruo, Oboabona (Yobo), Oshaniwa; Onazi, Mikel; Musa, Azeez (Odemwingie), Moses (Ameobi); Emenike.
Cadangan: Yobo, Uzoenyi, Gabriel, Egwuekwe, Odemwingie, Odunlami, Ejide, Babatunde, Nwofor, Uchebo, Agbim, Ameobi. (bola/dim)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Dunia Lainnya 6 Agustus 2026 09:27Lionel Messi Cetak Brace, Inter Miami Libas Atletico San Luis 4-2
-
Liga Eropa Lain 6 Agustus 2026 04:25Hasil Uji Coba: PSG Dibungkam Mallorca 0-3 pada Laga Perdana Pramusim
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 04:17Hasil Uji Coba: Arsenal Tumbang 1-3 dari Real Betis
-
Liga Inggris 3 Agustus 2026 05:25Hasil Uji Coba: Liverpool Tumbang 2-4 dari Leeds United, Sempat Unggul 2 Gol
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 3 Agustus 2026 15:46Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























