
Nexify - Argentina berhasil melaju ke final setelah menang adu penalti melawan Belanda. Tetapi salah satu bintang mereka, Lionel Messi tak bisa langsung ikut merayakan kesuksesan itu.
Usai laga, Messi harus memenuhi panggilan FIFA untuk menjalani tes doping. Tes ini hanya rutinitas setelah laga dengan FIFA memanggil pemain secara acak.
Tak sabar menunggu hasil tes dopingnya, Messi lantas memposting foto dirinya disertai komentarnya tentang keberhasilan Argentina lewat akun instagram. Messi memainkan peran penting membawa Albiceleste ke final pertamanya setelah 1986.
"Saya dipanggil ke ruang kontrol doping dan saya tidak bisa menikmati momen kebahagiaan di ruang ganti pemain," tulis Messi.
"Saya merasa bangga menjadi bagian dari tim ini! Setiap orang sungguh fenomenal. Benar-benar laga yang luar biasa. Ini gila. Kami sudah ada di final! Mari kita nikmati semua ini, peluk hangat untuk semua orang di Argentina. Kami hanya tinggal satu langkah lagi," pungkasnya.
Messi sendiri berhasil menjalankan tugasnya dengan baik saat menjadi eksekutor pertama Argentina di babak adu penalti untuk membangkitkan moral teman-temannya. Sementara algojo pertama Belanda, Ron Vlaar gagal menjalankan tugasnya dengan baik. [initial]
(inst/mac)
Usai laga, Messi harus memenuhi panggilan FIFA untuk menjalani tes doping. Tes ini hanya rutinitas setelah laga dengan FIFA memanggil pemain secara acak.
Tak sabar menunggu hasil tes dopingnya, Messi lantas memposting foto dirinya disertai komentarnya tentang keberhasilan Argentina lewat akun instagram. Messi memainkan peran penting membawa Albiceleste ke final pertamanya setelah 1986.
"Saya dipanggil ke ruang kontrol doping dan saya tidak bisa menikmati momen kebahagiaan di ruang ganti pemain," tulis Messi.
"Saya merasa bangga menjadi bagian dari tim ini! Setiap orang sungguh fenomenal. Benar-benar laga yang luar biasa. Ini gila. Kami sudah ada di final! Mari kita nikmati semua ini, peluk hangat untuk semua orang di Argentina. Kami hanya tinggal satu langkah lagi," pungkasnya.
Messi sendiri berhasil menjalankan tugasnya dengan baik saat menjadi eksekutor pertama Argentina di babak adu penalti untuk membangkitkan moral teman-temannya. Sementara algojo pertama Belanda, Ron Vlaar gagal menjalankan tugasnya dengan baik. [initial]
Baca Gelegar Piala Dunia
- Situs Ini Tetap Menghitung Skor Brasil vs Jerman
- Jerman vs Argentina, Duel Klasik Piala Dunia
- Mourinho: Ronaldo Pemain Terbaik Dalam 20 Tahun Terakhir
- Garay Menghalau Bola Dengan Satu Sepatu
- Mourinho Sebut Pembantaian Mineirazo Akan Selalu Dikenang
- Kepala Terbentur, Mascherano Dikritik Karena Terus Bermain
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 08:29Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol 15 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Juli 2026 08:29Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol 15 Juli 2026
SOROT
-
Liputan6 13 Juli 2026 08:53Hari Pertama Masuk Sekolah, Lalu Lintas Jakarta Padat
-
Liputan6 13 Juli 2026 08:00Perbaiki Pompa Air, Pria di Sukabumi Tewas Terjatuh ke Sumur
-
Liputan6 13 Juli 2026 07:13Rumah Terbakar, Pasutri Lansia Tewas Berpelukan
-
Liputan6 13 Juli 2026 05:27Pemerintah Targetkan Masalah Gunungan Sampah Beres 2028
-
Liputan6 13 Juli 2026 01:01Prabowo Ajak Rakyat Bersatu: Jangan Ikut-ikut Budaya Caci Maki
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya



















