
Nexify - - Bek timnas Inggris, John Stones menilai Kolombia sebagai tim paling kotor dan kasar yang pernah dihadapinya. Inggris berhasil mengalahkan Kolombia di adu penalti dengan skor 4-3 setelah hanya bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Keberhasilan itu sukses mengantarkan Inggris ke delapan besar Piala Dunia 2018 Rusia, tetapi tentunya hal itu tidak datang dengan mudah. Sepanjang laga, setelah Inggris unggul satu gol lebih dulu, Kolombia mulai bermain kasar.
Berbagai pelanggaran dilakukan oleh pemain Kolombia yang mulai frustrasi membongkar pertahanan Inggris, hujan kartu kuning pun terpaksa dikeluarkan wasit.
Bahkan ada satu insiden paling parah saat Wilmar Barrios menanduk Jordan Henderson di babak pertama.
Tim Paling Kasar

Adapun di laga tersebut semua pemain Kolombia terlihat panas dan tidak tenang. Sebaliknya pemain Inggris bermain lebih santai, lebih tenang menikmati pertandingan. Stones pun menilai Kolombia sebagai tim yang sangat kasar.
"Pertandingan itu sangat aneh. Itu mungkin merupakan laga terkasar yang pernah saya hadapi, tanpa mengerdilkan kami sudah menang penalti, mereka mengerubungi wasit, mendorong wasit, tandukan yang sudah anda lihat, merusak titik penalti," jelas Stones di fourfourtwo.
"Ada banyak hal selain soal sepak bola yang mungkin belum anda dengar, semua hal yang sebenarnya tidak layak didengar di pertandingan sepak bola."
Karakter Inggris

Walaupun demikian, Stones memuji para pemain Inggris yang bersikap dewasa dan tidak hanyut dalam permainan kasar Kolombia. Menurutnya hal itu menunjukkan mental Inggris.
"Saya kira bagi kami, kami sudah menunjukkan karakter kuat untuk tetap tenang dan tidak hanyut dalam permainan mereka."
"Ketika anda bermain melawan tim yang suka bertarung, mengganggu momentum anda, terkadang anda bisa saja hanyut dalam permainan mereka dan memang itulah yang mereka inginkan," pungkas dia.
Saat ini Inggris tengah bersiap untuk menghadapi ujian yang lebih berat di perempat final Piala Dunia 2018 kontra Swedia, Sabtu (7/7) malam WIB.
Simak Video Menarik Ini

Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
piala dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
piala dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
SOROT
-
Liputan6 13 Juli 2026 05:27Pemerintah Targetkan Masalah Gunungan Sampah Beres 2028
-
Liputan6 13 Juli 2026 01:01Prabowo Ajak Rakyat Bersatu: Jangan Ikut-ikut Budaya Caci Maki
-
Liputan6 12 Juli 2026 21:00Prabowo: BUMN Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, Akan Kami Tertibkan
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















