
Nexify - - Italia akan menjamu Israel di Mapei Stadium dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa Grup G, Rabu (06/9). Pelatih Italia Giampiero Ventura mengindikasikan bakal kembali memakai skema ofensif 4-2-4, seperti ketika Azzurri dipermak Spanyol tiga gol tanpa balas.
Kekalahan 0-3 di Santiago Bernabeu akhir pekan kemarin membuat Italia tertahan di peringkat dua, tertinggal tiga poin dari La Furia Roja dengan tiga laga tersisa. Sulit menggeser Spanyol dari posisi puncak.
Usai laga melawan Spanyol itu, Ventura menerima banjir kritikan. Dia dinilai gegabah dan terlalu berani memakai skema ofensif untuk mencari kemenangan di Spanyol.
"Perubahan formasi? Kami punya kesempatan untuk mengambil beberapa pilihan, dari waktu ke waktu, tergantung karakteristik pemain-pemain kami," kata Ventura seperti dikutip Football Italia.
"Apa 4-2-4 hanya untuk melawan tim-tim yang lebih lemah? Spanyol mengajari kami, terutama saya pribadi, banyak hal. Saya takkan hanya mengandalkan satu formasi, tapi secara garis besar, Anda bisa menyimpulkannya demikian."
"Kami punya kesempatan untuk bermain dengan lebih dari satu cara dan kami telah menunjukkannya. Kami harus terus berkembang, mematangkan semua skenario yang ada."
"Meski begitu, kami masih sama seperti sebelum laga di Bernabeu. Itu hanya persinggahan."

Ventura juga menegaskan bahwa Italia dibebani satu target mutlak. Target itu adalah untuk lolos ke Rusia 2018, meski harus lewat jalur play-off.
Hanya juara grup yang akan lolos otomatis ke Rusia 2018. Sementara itu, peringkat dua berpeluang maju ke babak play-off.
Pada 6 dan 9 Oktober mendatang, Azzurri akan menjamu Makedonia (Spanyol vs Albania) dan tandang ke Albania (Israel vs Spanyol).
Klik juga:
- Ventura Serukan Penaklukan Israel
- Buffon: Italia Tengah Terluka
- Buffon: Italia Harus Lolos
- Buffon Siap Beri Jawaban di Atas Lapangan
- Prediksi Italia vs Israel 6 September 2017
- Prediksi Liechtenstein vs Spanyol 6 September 2017
- Kala Isco Porak-porandakan Italia
- Standing Ovation Untuk Iniesta di Bernabeu
- Pertama Dalam 103 Tahun, Prancis Gagal Taklukkan Luksemburg
- Robben 34 Gol, Lewati Cruyff, Dekati Nistelrooy
- Andre Silva, Mesin Gol Andalan Portugal
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 08:45Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Cape Verde 15 Juni 2026
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 02:55Lamine Yamal, Kualitas Langka yang Mengingatkan pada Lionel Messi
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 02:42Senjata Rahasia Spanyol di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
-
piala dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...





















