
Nexify - Arsene Wenger melayangkan serangan pada Luiz Felipe Scolari setelah pelatih Brasil itu gagal membawa negaranya unjuk gigi pada Piala Dunia 2014 kemarin.
Anak asuh Scolari bisa dibilang gagal total pada turnamen akbar di kandang sendiri. Bahkan dalam dua laga terakhir turnamen, mereka menderita malu beruntun setelah dipermak Jerman 1-7 di semifinal dan disikat Belanda 0-3 di perebutan tempat ketiga. Dan menurut Wenger itu tak lepas dari kesalahan Scolari.
"Dari sudut pandang taktik, jujur saja itu benar-benar payah. Tentu terlalu mudah bagi saya menunjuk hidung manajernya. Saya sudah lama jadi pelatih untuk bisa melihat hal macam itu bisa saja terjadi pada saya dan terkadang kepercayaan diri tim Anda lenyap begitu saja, namun saya adalah pengagum sepakbola Brasil sejak lama," tegas pria berjuluk The Professor itu.
Bos Arsenal itu menambahkan, "Secara emosional saat Anda kalah dengan skor amat telak, tentu sangat sulit diatasi namun saya lebih merasakan derita atas apa yang terjadi pada Brasil karena mereka benar-benar hancur. Bahkan jika Anda memasang 11 pemuda 18 tahun dan menghadapkan mereka lawan Jerman, mereka takkan kebobolan empat gol dalam enam menit."
Scolari sendiri memilih untuk mengundurkan diri setelah Piala Dunia resmi berakhir pekan lalu. [initial]
(tri/row)
Anak asuh Scolari bisa dibilang gagal total pada turnamen akbar di kandang sendiri. Bahkan dalam dua laga terakhir turnamen, mereka menderita malu beruntun setelah dipermak Jerman 1-7 di semifinal dan disikat Belanda 0-3 di perebutan tempat ketiga. Dan menurut Wenger itu tak lepas dari kesalahan Scolari.
"Dari sudut pandang taktik, jujur saja itu benar-benar payah. Tentu terlalu mudah bagi saya menunjuk hidung manajernya. Saya sudah lama jadi pelatih untuk bisa melihat hal macam itu bisa saja terjadi pada saya dan terkadang kepercayaan diri tim Anda lenyap begitu saja, namun saya adalah pengagum sepakbola Brasil sejak lama," tegas pria berjuluk The Professor itu.
Bos Arsenal itu menambahkan, "Secara emosional saat Anda kalah dengan skor amat telak, tentu sangat sulit diatasi namun saya lebih merasakan derita atas apa yang terjadi pada Brasil karena mereka benar-benar hancur. Bahkan jika Anda memasang 11 pemuda 18 tahun dan menghadapkan mereka lawan Jerman, mereka takkan kebobolan empat gol dalam enam menit."
Scolari sendiri memilih untuk mengundurkan diri setelah Piala Dunia resmi berakhir pekan lalu. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 28 Juli 2026 19:56Real Madrid Punya 6 Talenta Muda yang Siap Bersinar di Musim 2026/27
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 19:18Premier League Terapkan Aturan Baru Kiper, Begini Cara Kerjanya
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 20:25Ditahan KPK, Mahrus Diduga Suap Anwar Sadad Rp 1,5 M hingga Emas 1 Kg
-
Liputan6 28 Juli 2026 20:14Prabowo Bakal Resmikan 1.400 Titik Listrik Desa Sebelum 14 Agustus 2026
-
Liputan6 28 Juli 2026 19:51Rumah di Kebayoran Kebakaran, Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api
-
Liputan6 28 Juli 2026 19:49Wamendagri soal Sayembara Tangkap Begal: Inovasi Jangan Lemahkan Hukum
-
Liputan6 28 Juli 2026 19:25Menteri HAM Wanti-Wanti Warga Tak Main Main Hakim Sendiri
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















