
Nexify - Berada satu tim dengan tiga raksasa Eropa: Belanda, Jerman, dan Portugal, tak lantas membuat Denmark patah arang. Mereka datang dengan kekuatan penuh demi mengejar 2 tiket ke perempat final.
Julukan underdog melekat pada tim Dinamit di perhelatan Euro 2012 kali ini. Memiliki kans paling kecil, membuat mereka tampil lepas di ajang empat tahunan tersebut. Peter Lovenkrands, ex-striker Denmark dan juga Newcastle serta Rangers memiliki opini tersendiri atas tim yang pernah dibelanya sebanyak 22 kali tersebut.
"Kami bermain cukup rapi dan memiliki cara bermain yang baik. Niklas Bendtner adalah pemain yang spesial dan dia tidak membutuhkan banyak kepercayaan diri. Dia anak yang baik dan didampingi talenta hebat seperti Christian Eriken dari Ajax."
"Jika dia bermain seperti yang telah dia lakukan selama satu musim ini maka lini depan kami akan sangat berbahaya. Dennis Rommedahl selalu berbahaya dengan kecepatan yang dimilikinya sehingga kami memiliki kekuatan untuk menyerang dan untuk pertahanan kami memiliki beberapa pemain hebat seperti Daniel Agger dari Liverpool yang sangat luar biasa dan juga kiper yang fantastis."
Denmark memang sangat jauh tertinggal dibandingkan dengan dua tim raksasa Eropa lainnya, namun mereka tetap berharap keajaiban di tahun 1992 masih bisa terulang. (gl/bgn)
Julukan underdog melekat pada tim Dinamit di perhelatan Euro 2012 kali ini. Memiliki kans paling kecil, membuat mereka tampil lepas di ajang empat tahunan tersebut. Peter Lovenkrands, ex-striker Denmark dan juga Newcastle serta Rangers memiliki opini tersendiri atas tim yang pernah dibelanya sebanyak 22 kali tersebut.
"Kami bermain cukup rapi dan memiliki cara bermain yang baik. Niklas Bendtner adalah pemain yang spesial dan dia tidak membutuhkan banyak kepercayaan diri. Dia anak yang baik dan didampingi talenta hebat seperti Christian Eriken dari Ajax."
"Jika dia bermain seperti yang telah dia lakukan selama satu musim ini maka lini depan kami akan sangat berbahaya. Dennis Rommedahl selalu berbahaya dengan kecepatan yang dimilikinya sehingga kami memiliki kekuatan untuk menyerang dan untuk pertahanan kami memiliki beberapa pemain hebat seperti Daniel Agger dari Liverpool yang sangat luar biasa dan juga kiper yang fantastis."
Denmark memang sangat jauh tertinggal dibandingkan dengan dua tim raksasa Eropa lainnya, namun mereka tetap berharap keajaiban di tahun 1992 masih bisa terulang. (gl/bgn)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 14:12Deniz Undav Tak Berhenti Cetak Gol untuk Timnas Jerman
-
Tenis 15 Juni 2026 13:55Saksikan ATP 500 - The HSBC Championship 2026 di Vidio
-
Liga Inggris 15 Juni 2026 13:44Ruben Amorim ke Milan Bisa Bikin Man United Lebih Hemat, Kok Bisa?
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 13:45Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman
-
Liputan6 15 Juni 2026 13:34Penyanyi Oliver Tree Tewas dalam Tabrakan 2 Helikopter
-
Liputan6 15 Juni 2026 13:32Terungkap Penyebab Wanita Tewas Jatuh dari Lantai 27 Green Pramuka City
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























