
Nexify - Kroasia dan Italia bertemu dalam pertandingan kualifikasi Euro 2016 Grup H. Pertandingan ini digelar di Stadion Poljud pada Sabtu (13/06) tanpa penonton karena Kroasia tengah menjalani hukuman.
Sempat diwarnai kontroversi, pertandingan ini berakhir dengan skor imbang 1-1. Mario Mandzukic membawa Kroasia Unggul sebelum Antonio Candreva menyamakan kedudukan.
Atmosfer pertandingan sedikit aneh karena stadion sangat sepi tanpa penonton. Tapi pemain dari kedua tim nampak bersemangat dan sudah menunjukkan intensitas tinggi sejak awal.
Kroasia tak buruh waktu lama untuk mendapatkan peluang emas pertama mereka. Pergerakan Darijo Srna dihentikan dengan ilegal oleh Davide Astori di kotak penalti Italia. Wasit Martin Atkinson asal Inggris pun menunjuk titik putih pada menit keenam.
Mario Mandzukic tampil sebagai eksekutor penalti kali ini. Sayang bagi Kroasia, tendangan penalti Mandzukic bisa dibaca oleh Gianluigi Buffon gagal berbuah gol.
Laga baru berjalan sepuluh menit, kontroversi muncul. Wasit Martin Atkinson menganulir gol Stephan El Shaarawy karena penyerang AC Milan itu dianggap sudah berada dalam posisi offside. Namun tayangan ulang menunjukkan bahwa El Shaarawy masih onside saat Graziano Pelle mengirim assist.
Para pemain Italia pun mengajukan protes kepada wasit dan hakim garis. Saat pemain Italia melakukan protes, Kroasia melakukan serangan cepat.
Bola bergulir dengan cepat dan Ivan Rakitic bisa membawa bola di sisi kanan. Ia lalu mengirim bola ke depan gawang Gianluigi Buffon yang bisa diselesaikan menjadi gol oleh Mario Mandzukic.
Menariknya, tayangan ulang menunjukkan bahwa Mandzukic berada dalam posisi offside ketika Rakitic mengirim assist. Namun wasit tetap mengesahkan gol itu dan bahkan memberikan kartu kuning kepada Buffon yang mengajukan protes.
Italia tidak menyerah dan terus mencoba melakukan serangan untuk menyamakan kedudukan. Usaha Italia berbuah hasil pada menit ke-36. Berawal dari tendangan bebas, Andrea Pirlo mengirim bola ke depan gawang Danijel Subasic. Bola kemudian dihalau dengan tangan oleh Mario Mandzukic. Wasit pun menunjuk titik putih, kali ini untuk keuntungan Italia.
Antonio Candreva dengan tenang melakukan eksekusi itu. Dengan gaya Panenka, Candreva mengelabui Subasic untuk membuat kedudukan kembali imbang. Skor ini bertahan hingga jeda.
Pada babak kedua, pertandingan berjalan lebih seimbang meski intensitas serangan dari kedua tim menurun. Pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah sehingga tak banyak peluang bagus yang tercipta.
Kapten tim Kroasia Darijo Srna diusir keluar pada ujung pertandingan setelah menerima kartu kuning kedua. Hingga laha berakhir, skor 1-1 tetap bertahan.
Dengan hasil ini, Kroasia masih memimpin Grup H dengan 14 poin dari enam pertandingan. Italia berada di peringkat dua dengan 12 poin.
Susunan Pemain Kroasia: Subasic; Srna, Vida, Schildenfeld, Pranjic (Vrsaljko, 73'); Brozovic, Rakitic; Perisic, Kovacic (Leovac, 90'), Olic (Rebic, 46'); Mandzukic.
Susunan Pemain Italia: Buffon (Sirigu, 46'); Darmian, Bonucci, Astori, De Silvestri (De Sciglio, 27'); Marchisio, Pirlo, Parolo; El Shaarawy (Ranocchia, 80') Pelle, Candreva. (bola/hsw)
Sempat diwarnai kontroversi, pertandingan ini berakhir dengan skor imbang 1-1. Mario Mandzukic membawa Kroasia Unggul sebelum Antonio Candreva menyamakan kedudukan.
Atmosfer pertandingan sedikit aneh karena stadion sangat sepi tanpa penonton. Tapi pemain dari kedua tim nampak bersemangat dan sudah menunjukkan intensitas tinggi sejak awal.
Kroasia tak buruh waktu lama untuk mendapatkan peluang emas pertama mereka. Pergerakan Darijo Srna dihentikan dengan ilegal oleh Davide Astori di kotak penalti Italia. Wasit Martin Atkinson asal Inggris pun menunjuk titik putih pada menit keenam.
Mario Mandzukic tampil sebagai eksekutor penalti kali ini. Sayang bagi Kroasia, tendangan penalti Mandzukic bisa dibaca oleh Gianluigi Buffon gagal berbuah gol.
Laga baru berjalan sepuluh menit, kontroversi muncul. Wasit Martin Atkinson menganulir gol Stephan El Shaarawy karena penyerang AC Milan itu dianggap sudah berada dalam posisi offside. Namun tayangan ulang menunjukkan bahwa El Shaarawy masih onside saat Graziano Pelle mengirim assist.
Para pemain Italia pun mengajukan protes kepada wasit dan hakim garis. Saat pemain Italia melakukan protes, Kroasia melakukan serangan cepat.
Bola bergulir dengan cepat dan Ivan Rakitic bisa membawa bola di sisi kanan. Ia lalu mengirim bola ke depan gawang Gianluigi Buffon yang bisa diselesaikan menjadi gol oleh Mario Mandzukic.
Menariknya, tayangan ulang menunjukkan bahwa Mandzukic berada dalam posisi offside ketika Rakitic mengirim assist. Namun wasit tetap mengesahkan gol itu dan bahkan memberikan kartu kuning kepada Buffon yang mengajukan protes.
Italia tidak menyerah dan terus mencoba melakukan serangan untuk menyamakan kedudukan. Usaha Italia berbuah hasil pada menit ke-36. Berawal dari tendangan bebas, Andrea Pirlo mengirim bola ke depan gawang Danijel Subasic. Bola kemudian dihalau dengan tangan oleh Mario Mandzukic. Wasit pun menunjuk titik putih, kali ini untuk keuntungan Italia.
Antonio Candreva dengan tenang melakukan eksekusi itu. Dengan gaya Panenka, Candreva mengelabui Subasic untuk membuat kedudukan kembali imbang. Skor ini bertahan hingga jeda.
Pada babak kedua, pertandingan berjalan lebih seimbang meski intensitas serangan dari kedua tim menurun. Pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah sehingga tak banyak peluang bagus yang tercipta.
Kapten tim Kroasia Darijo Srna diusir keluar pada ujung pertandingan setelah menerima kartu kuning kedua. Hingga laha berakhir, skor 1-1 tetap bertahan.
Dengan hasil ini, Kroasia masih memimpin Grup H dengan 14 poin dari enam pertandingan. Italia berada di peringkat dua dengan 12 poin.
Susunan Pemain Kroasia: Subasic; Srna, Vida, Schildenfeld, Pranjic (Vrsaljko, 73'); Brozovic, Rakitic; Perisic, Kovacic (Leovac, 90'), Olic (Rebic, 46'); Mandzukic.
Susunan Pemain Italia: Buffon (Sirigu, 46'); Darmian, Bonucci, Astori, De Silvestri (De Sciglio, 27'); Marchisio, Pirlo, Parolo; El Shaarawy (Ranocchia, 80') Pelle, Candreva. (bola/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 3 Juli 2026 20:23Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 11:00Man of the Match Argentina vs Swiss: Julian Alvarez
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 10:14Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 08:08Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 08:04
Daftar BUMN Penggarap 5 Bendungan yang Diresmikan Prabowo
-
Liputan6 12 Juli 2026 01:15Bahlil ke Kader Golkar: Jangan Jadi ABS, Berani Koreksi Pemerintah
-
Liputan6 12 Juli 2026 00:28Bahlil Jagokan Wihaji Pimpin MKGR: Saya Kenal Sejak Sama-Sama Susah
-
Liputan6 11 Juli 2026 22:4426 Negara Hadiri KAA 2026, Ada Agenda Khusus untuk Palestina
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:5510 Orang Lapor, USU Panggil Terduga Pelaku Pelecehan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















