
Nexify - Davide Frattesi, gelandang Timnas Italia, menyoroti gaya permainan Spanyol yang dikatakannya lebih modern. Meski demikian, ia yakin Italia akan mendapatkan lebih banyak ruang dibanding saat melawan Albania di laga pertama Euro 2024.
Frattesi memberikan komentarnya dalam konferensi pers di markas latihan Timnas Italia di Iserlohn pada hari Senin. Dia menekankan bahwa saat melawan Albania, pelatih Luciano Spalletti memberikan banyak instruksi kepadanya, terutama terkait peran di lini tengah.
"Dia menginginkan saya untuk lebih fleksibel dalam mencari bola dan bermain lebih luas," ungkap Frattesi. "Bagi saya, ini adalah hal positif karena menunjukkan bahwa pelatih memiliki kepercayaan kepada saya."
Frattesi menambahkan bahwa terkadang saat berada di lapangan, sulit untuk menyadari posisi yang tepat, dan instruksi dari pelatih sangat membantu dalam memandu permainannya.
Pujian untuk Spanyol
Pada laga berikutnya, Italia akan menghadapi Spanyol pada Jumat dini hari waktu Indonesia. Davide Frattesi, yang berusia 24 tahun, berharap Azzurri bisa menunjukkan performa yang berbeda dari pertandingan pembuka mereka melawan Albania.
“Secara individu, Spanyol mungkin lebih unggul dari kami, jadi kami perlu menunjukkan semangat Italia di lapangan. Kami harus bekerja keras karena bisa sulit jika kami mencoba untuk menang dalam duel satu lawan satu. Kami membutuhkan semangat dan pengorbanan untuk tampil luar biasa,” ujar Frattesi.
Menariknya, Spanyol tidak mendominasi permainan bola saat mereka bertemu Kroasia dalam debut Euro 2024 mereka pekan lalu. Frattesi mengamati bahwa setiap pertandingan memiliki dinamika sendiri.
“Ketika Anda memenangkan pertandingan 3-0, Anda mungkin tidak terlalu peduli dengan penguasaan bola. Spanyol sekarang memiliki gaya yang lebih modern setelah kepergian tiga legenda dari lini tengah mereka. Saya tidak yakin apakah ini akan memberikan keuntungan bagi mereka,” tegas Frattesi.
Nyawa Permainan
Menurut Frattesi , timnya akan lebih sedikit menerima penguasaan bola saat melawan Spanyol dan cenderung fokus untuk bertahan. Selain itu, Frattesi berharap timnya dapat memanfaatkan peluang dengan baik lewat gaya bermain tersebut.
Frattesi bukanlah pemain reguler di Inter pada musim 2023-24, tetapi ia masih mampu mencetak delapan gol dan memberikan tujuh assist dalam 43 penampilan. Selain itu, empat rekan satu timnya di Inter juga bagian dari skuad Azzurri. Menurutnya, ada perbedaan gaya permainan di timnas Italia dan Inter Milan.
"Itu berubah secara defensif; saya bermain lebih dalam dengan Italia. Secara menyerang, cukup mirip. Di sini kami tidak punya dua penyerang, kami hanya punya satu, tetapi dua sayap menciptakan ruang seperti dua penyerang di Inter. Saat menyerang dan bertahan, saya turun sedikit lebih dalam."
Motivasi Tinggi
Terlepas dari rekan satu timnya di Inter, eks Penggawa Sassuolo itu juga membangun hubungan yang solid dengan banyak pemain lainnya di Gli Azzurri.
"Kami menghabiskan sebagian besar waktu luang di ruang bermain dengan playstation, tenis meja, biliard, dan pinball. Setelah makan malam, kami menghabiskan sebagian besar waktu di sana dan itu positif karena di situlah Anda membangun sebuah kelompok. Itulah kelompok yang membawa Anda sampai akhir," ungkap Frattesi.
Terakhir, gelandang kelahiran Roma tersebut mengungkapkan panutan-panutannya untuk peran gelandang tengah. Frattesi menyebut nama Simone Perrotta dan Claudio Marchisio sebagai idolanya di lini tengah Italia.
Sumber: Football Italia
Disadur dari: Bola.com (Aryo Atmaja; 18/6/2024)
Klasemen Grup B Euro 2024
Klasemen Grup B Euro 2024. (c) ist
Jangan lewatkan momen-momen seru Euro 2024. Segera catat jadwal lengkap Euro 2024 dan pastikan kamu kunjungi Nexify sekarang untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Piala Eropa 2024. Jangan lupa ya Bolaneters!.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 23 Juli 2026 20:49Italia Tunggu Jawaban Guardiola
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 09:07KPK Periksa Plt Gubernur Riau soal Uang Hasil Penggeledahan
-
Liputan6 28 Juli 2026 08:08Penjaga Sekolah Peras Puluhan Siswa SD demi Judi Online
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya



















