
Nexify - - Dalam beberapa tahun terakhir, lini belakang timnas Spanyol mengandalkan duet paten pada Sergio Ramos dan Gerard Pique. Namun, Gerard Pique memilih untuk pensiun dan tidak lagi berada di skuat Spanyol pasca Piala Dunia 2018 lalu.
Setelah Gerard Pique pensiun dari timnas Spanyol, posisi sebagai duet Sergio Ramos menjadi rebutan beberapa pemain. Salah satu yang kini menjadi kandidat kuat pengganti Pique adalah Marc Bartra.
Marc Bartra bermain sebagai bek tengah saat Spanyol menang dengan skor 4-1 atas Wales pekan lalu. Pemain yang membela Real Betis tersebut, selain bermain bagus di lini belakang, juga bermain impresif dengan turut mencetak satu gol ke gawang Wales.
Marc Bartra tentu saja sangat senang bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih Luis Enrique untuk menggantikan Gerard Pique. Tapi, Marc Bartra mengakui tugas yang dia emban pada saat ini bukan sebuah tugas yang mudah untuk dijalankan.
Tak Mudah Gantikan Pique
Gerard Pique, terlepas dari kritik dari para fans Spanyol, selalu menjadi andalan di lini belakang. Pique telah memberikan banyak gelar mayor untuk Spanyol, termasuk Piala Dunia dan Euro. Karena itu, Marc Bartra merasa sulit menggantikan Pique.
"Memang benar, sudah tidak ada lagi Pique di skuat timnas Spanyol. Tapi, masih ada persaingan yang ketat. Saya telah bermain bersama Pique pada level terbaiknya di Barcelona dan tim nasional. Jadi, tidak mudah bagi saya menggantikan Pique," ucap Marc Bartra.
"Saya berada di sini karena akan yang kini sedang dibutuhkan oleh Luis Enrique dan saya akan terus bekerja keras agar tetap berada di dalam skuat. Saya rasa Spanyol pada saat ini jauh lebih lapar dan ambisius," sambung Bartra pada Football Espana.
Hubungan dengan Enrique
Pada era kepelatihan Luis Enrique, Spanyol menjalani tiga pertandingan dengan mulus. Spanyol menyapu bersih kemenangan pada tiga laga perdananya diasuh oleh Enrique. Bartra merasa ini terjadi karena para pemain sudah menyatu dengan apa yang diinginkan sang pelatih.
"Semuanya berjalan dengan baik, juga di luar lapangan dan itu berdampak juga di dalam lapangan. Pelatih ingin kami kompak dengan dan tanpa bola. Ini adalah tim yang luar biasa pada level olahraga dan juga hubungan manusia," tutup eks pemain Barcelona.
Berita Video
Girl Band asal Korea, Ace of Angel (AOA) turut memeriahkan acara closing ceremony Asian Para Games 2018 di Jakarta. Simak aksi AOA dalam video berikut ini:
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 29 Juli 2026 07:51Marc Cucurella Tepati Janji Bikin Tato Wajah Luis de la Fuente
-
Liga Inggris 26 Juli 2026 20:58Rodri, Arsitek Kejayaan Manchester City yang Sulit Ditandingi
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 30 Juli 2026 09:52Persib Vs Tampines Rovers: Mariano Peralta Dipastikan Masih Absen
-
Lain Lain 30 Juli 2026 09:15Dari Lapangan Langsung Nongkrong? Grooming Pria Kini Makin Praktis
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 23 Juli 2026 20:49Italia Tunggu Jawaban Guardiola
SOROT
-
Liputan6 30 Juli 2026 11:26Menkes Buka Data: 112 Juta Warga Indonesia Masih Kurang Gizi
-
Liputan6 30 Juli 2026 11:00Verifikasi Ulang 63 Juta Penerima MBG, Siswa Mampu Boleh Menolak
-
Liputan6 30 Juli 2026 10:49Pegawai KPK Diduga Peras Bupati Pemalang
-
Liputan6 30 Juli 2026 10:35Seskab Teddy: Prabowo Bakal Jajal Kereta Nusantara Explorer
-
Liputan6 30 Juli 2026 09:25KPK Tahan Bupati Pemalang
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























