
Nexify - Mesin permainan Italia Andrea Pirlo yakin bahwa penalti gaya Panenka yang ditunjukkannya membuat mental para pemain Inggris jatuh. Italia lolos ke semifinal setelah mengalahkan Inggris lewat drama adu penalti.
Saat Pirlo mengambil giliran menendang penalti, Italia dalam keadaan tertinggal karena eksekusi Riccardo Montolivo gagal. Pirlo dengan tenang melakukan tendangan chip pelan ke tengah gawang saat Joe Hart menjatuhkan diri ke arah kanan.
Setelah gol Pirlo itu, dua eksekutor Inggris gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Italia lalu menang dengan skor akhir 4-2.
"Joe Hart melakukan gerakan-gerakan aneh. Jadi, saat dia menjatuhkan diri saya memutuskan untuk melakukan Panenka, dan ternyata berjalan dengan baik," ucap gelandang Juventus ini kepada Rai Sport.
"Penalti saya itu membuat para penendang Inggris terbebani. Ashley Young bahkan langsung gagal setelah tendangan saya."
"Inggris tidak menciptakan peluang gol sepanjang pertandingan. Mereka sepertinya memang mengharapkan adu penalti saat kami ingin menang di waktu normal."
"Kami sudah tahu bahwa kami bisa mendominasi pertandingan. Inggris cuma bisa bertahan. Kami menggunakan lebih banyak energi dari yang kami perkirakan, tapi kami berhasil menang," ucap Pirlo mengakhiri. [initial]
Saat Pirlo mengambil giliran menendang penalti, Italia dalam keadaan tertinggal karena eksekusi Riccardo Montolivo gagal. Pirlo dengan tenang melakukan tendangan chip pelan ke tengah gawang saat Joe Hart menjatuhkan diri ke arah kanan.
Setelah gol Pirlo itu, dua eksekutor Inggris gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Italia lalu menang dengan skor akhir 4-2.
"Joe Hart melakukan gerakan-gerakan aneh. Jadi, saat dia menjatuhkan diri saya memutuskan untuk melakukan Panenka, dan ternyata berjalan dengan baik," ucap gelandang Juventus ini kepada Rai Sport.
"Penalti saya itu membuat para penendang Inggris terbebani. Ashley Young bahkan langsung gagal setelah tendangan saya."
"Inggris tidak menciptakan peluang gol sepanjang pertandingan. Mereka sepertinya memang mengharapkan adu penalti saat kami ingin menang di waktu normal."
"Kami sudah tahu bahwa kami bisa mendominasi pertandingan. Inggris cuma bisa bertahan. Kami menggunakan lebih banyak energi dari yang kami perkirakan, tapi kami berhasil menang," ucap Pirlo mengakhiri. [initial]
DE ROSSI - Penalti Gila Pirlo Mirip Totti 12 Tahun Yang Lalu
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 19:26Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 16:26Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 02:52Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 19:26Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:36Prabowo Cerita Gagasan Pembentukan Koperasi Merah Putih
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:15Prabowo: Koperasi, UMKM, Swasta, dan BUMN Harus Bersatu Bangun Ekonomi
-
Liputan6 12 Juli 2026 17:15Hari Koperasi Nasional, Prabowo Kritik Ekonomi Neoliberal
-
Liputan6 12 Juli 2026 17:11Prabowo: Tentara-Polisi Butuh Gaji Baik Supaya Tak Memeras Rakyat
-
Liputan6 12 Juli 2026 16:39Prabowo Ungkap Ciri Pemimpin Pengkhianat
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















