
Nexify - UEFA mengambil keputusan berani pada pertemuan darurat di tengah krisis pandemi virus corona, Selasa (17/3/2020) kemarin. Badan tertinggi sepak bola Eropa itu memutuskan menunda ajang Euro sampai satu tahun ke depan.
UEFA berbicara melalui panggilan konferensi video dengan 55 federasi sepak bola tiap negara Eropa, asosiasi klub Eropa, perwakilan liga-liga Eropa, dan FIFPro. Tanpa ragu-ragu, UEFA Executive Committee's tegas mengumumkan penundaan Euro.
Keputusan UEFA ini sangat penting, meski kasarnya hanya 'membeli waktu' untuk liga-liga Eropa yang tengah ditunda. Setiap otoritas liga pun bersepakat menuntaskan musim pada 30 Juni 2020, entah mungkin atau tidak, tergantung pada situasi pandemi.
Penundaan turnamen sebesar Euro selama satu tahun ke depan jelas akan berbuntut panjang. Apa saja yang perlu diketahui?
Mengutip Sky Sports, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kapan Euro 2021 Dimainkan?
Setelah pengumuman penundaan Euro 2020, UEFA memutuskan menyelenggarakan Euro setahun setelahnya, yakni mulai 11 Juni sampai 11 Juli 2021.
Keputusan ini lahir lewat diskusi besar. UEFA pun sebenarnya belum benar-benar merancang rencana detailnya, yang penting adalah menyikapi krisis yang sekarang.
Tidak ada satu pun federasi, liga, atau klub yang menolak tawaran UEFA untuk menunda gelaran Euro. Keputusan ini dibuat setelah 80 menit conference calls yang melibatkan empat pilar penting sepak bola Eropa.
Di Mana Euro 2021 Diselenggarakan?
Trofi Euro 2020 (c) AP Photo
Salah satu daya tarik terbesar Euro 2020 seharusnya terletak pada penyebaran stadion di seluruh Eropa. Turnamen ini seharusnya diselenggarakan pada 12 Juni sampai 12 Juli 2020 dalam 12 stadion berbeda.
Sampai saat ini UEFA belum ada perubahan apa pun. Sepertinya UEFA tidak punya rencana untuk mengubah 12 stadion tuan rumah ini.
Stadion bersejarah di Inggris, Wembley, diproyeksikan jadi tuan rumah semifinal dan final. Ini pun belum ada perubahan.
Kapan Play-Off Euro 2021 Dimainkan?
Duel Play-Off yang melibatkan Skotlandia, Irlandia Utara, dan Republik Irlandia yang seharusnya dimainkan pada Maret 2020 ini sekarang ditunda sampai jeda internasional, Juni 2020.
Jadwal itu pun masih bisa bergeser, UEFA masih ingin melihat bagaimana situasi perkembangan pandemi virus corona.
Apa Artinya untuk Liga Domestik?
Nike Tunnel Vision Merlin, Bola Resmi Premier League (c) Nike
Setelah penundaan Euro 2020 ini, liga-liga Eropa bebas mencari cara menyelesaikan sisa musim ini. Prioritas utama setiap liga adalah menuntaskan sisa musim, baru menyiapkan rancangan musim depan.
UEFA pun siap berkoordinasi dengan setiap klub yang masih terlibat di kompetisi Eropa. Aleksander Ceferin akan meminta timnya untuk mengatur jadwal Liga Champions dan Liga Europa se-fleksibel mungkin.
Skenario Terburuk?
Bagaimanapun, penundaan Euro setahun ke depan tidak benar-benar menyelesaikan masalah, justru lahir banyak masalah-masalah lain yang menyusul.
"Pada masa-masa sulit ini, sudah waktunya sepak bola bersatu", itulah pesan kuat Alexander Ceferin. Dia tahu tidak ada skenario baik dalam kasus ini, hanya yang terbaik dari yang buruk-buruk.
Jadwal pertandingan yang padat menumpuk, masalah finansial, kebugaran pemain, masalah-masalah itu belum ditemukan solusinya. Langkah UEFA kemarin hanyalah memberikan waktu ekstra, itu pun penuh perjudian.
Sebab, pada akhirnya tidak ada yang tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Keputusan UEFA kemarin bisa jadi sia-sia apabila virus corona terus menyerang sampai akhir tahun ini.
Sumber: Sky Sports
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 31 Mei 2026 00:02Kenapa Ada Water Break di Final Liga Champions PSG vs Arsenal?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 02:52Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 01:59Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 00:48Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
-
Liga Spanyol 12 Juli 2026 00:07Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 23:27Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 01:15Bahlil ke Kader Golkar: Jangan Jadi ABS, Berani Koreksi Pemerintah
-
Liputan6 12 Juli 2026 00:28Bahlil Jagokan Wihaji Pimpin MKGR: Saya Kenal Sejak Sama-Sama Susah
-
Liputan6 11 Juli 2026 22:4426 Negara Hadiri KAA 2026, Ada Agenda Khusus untuk Palestina
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:5510 Orang Lapor, USU Panggil Terduga Pelaku Pelecehan
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:20Heboh Pelecehan Mahasiswa USU, 58 Orang Mengaku jadi Korban
-
Liputan6 11 Juli 2026 20:53Anak Krakatau Ternyata Sudah 'Bangun' Sejak Juni, Kini Statusnya Siaga
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























