
Nexify - Barcelona belum lama ini menelan kekalahan memalukan di Liga Champions saat bersua Bayern Munchen. Hasil negatif itu membuat Quique Setien ditendang dari Blugrana.
Kinerja sang pelatih hanyalah sebagian kecil dari masalah yang lebih besar yang melanda klub Catalan sejak kepergian Luis Enrique.
Manajerial Barcelona berantakan yang berujung perekrutan pemain mereka yang sangat buruk. Skuad yang menua dan pemain di bawah standar semakin berkontribusi pada kekacauan yang dialami Barcelona.
Yang lebih mengkhawatirkan, rival domestik dan Eropa mereka Real Madrid telah mempersiapkan diri untuk kesuksesan langsung dan masa depan, sementara Barcelona berada di titik nadir. Perubahan sangat dibutuhkan di Camp Nou, dan berikut adalah lima perubahan krusial yang harus dilakukan Blaugrana agar bisa segera keluar dari kemelut.
Kembali ke Filosofi Mes Ques Une Club
Modus operandi Barcelona saat ini tidak memiliki kemiripan dengan filosofi mereka tentang 'Mes ques une club' atau 'lebih dari sekedar klub.'
La Masia telah diabaikan karena Barcelona lebih memilih untuk mengimpor pemain-pemain besar tanpa mempertimbangkan prinsip-prinsip yang dibangun klub tersebut. Penunjukan pelatih juga buruk, dengan orang-orang seperti Valverde dan Setien terbukti jauh dari ekspekstasi mereka di Camp Nou.
Dewan Barcelona membutuhkan perombakan dari awal, menggunakan prinsip Johan Cruyff sebagai fondasi untuk membangunnya. Penunjukan pelatih dan perekrutan pemain harus dibuat berdasarkan gaya bermain sepak bola Barcelona, bukan sebaliknya.
Meskipun mungkin membutuhkan waktu untuk membangun kembali, ini memberikan alternatif yang jauh lebih baik untuk keadaan saat ini.
Rombak Total Manajemen
Penggemar Barcelona tidak menyukai sosok presiden klub, Josep Bartomeu. Dia sosok yang paling layak dipersalahkan atas keterpurukan Barcelona karena salah urus dan dugaan praktik korup.
Gejolak di ruang rapat Barcelona bahkan membuat sejumlah direksi mengundurkan diri dan mengancam tindakan hukum terhadap Bartomeu. Sederhananya, presiden Barcelona harus pergi.
Sementara pemilihan presiden dijadwalkan untuk tahun depan, anggota dewan lainnya mungkin memiliki kekuatan untuk mengadakan pertemuan darurat dan mencopot Bartomeu dari posisinya.
Pemindahannya, bahkan tanpa penggantinya segera, akan sangat membantu menghilangkan atmosfer beracun di sekitar Barcelona saat ini. Prioritas dewan direksi Barcelona saat ini haruslah untuk mencegah kesalahan manajemen lagi selama sisa masa jabatan Bartomeu.
Selain Bartomeu, Eric Abidal juga harus diganti dengan figur yang kompeten. Meskipun dia mungkin seorang legenda klub, kinerja pria Prancis itu di level eksekutif sangat buruk.
Bahkan Messi yang bersuara lembut terpaksa angkat bicara melawan Abidal. Barcelona perlu merekrut direktur baru yang memiliki visi jangka panjang untuk klub tersebut.
Orang-orang seperti Luis Campos dan Ralf Rangnick bisa menjadi alternatif potensial. Yang terpenting, klub harus menemukan direktur yang memiliki pandangan yang sama untuk masa depan.
Kembali Berdayakan Produk La Masia
La Masia berada di tempat spesial di antara akademi sepak bola di dunia. Akademi ini sangat penting dalam kesuksesan Barcelona selama bertahun-tahun, menghasilkan prospek demi prospek.
Berbeda dengan tim senior, prinsip total football tertanam dalam diri para pemain La Masia, memungkinkan mereka untuk memahami dan menghargai nilai-nilai yang dijunjung tinggi klub.
Sayangnya, beberapa tahun terakhir ini terlihat lebih sedikit peluang yang diberikan kepada lulusan La Masia, dengan tim senior memilih untuk membeli dengan mahal dan ekstensif.
Akibatnya, orang-orang seperti Riqui Puig dan Carles Alena produk asli akademi terpinggirkan. Bahkan ketika bintang malah yang gagal tampil secara konsisten, kesempatan bermain tak juga didapat.
Barcelona perlu lebih percaya pada La Masia dan memfasilitasi lebih banyak promosi dari akademi ke tim senior. Itu akan membantu menghemat uang serta melestarikan 'DNA Barcelona' yang berharga yang telah membawa begitu banyak kesuksesan bagi klub. Pemain akademi bisa saja membuat kesalahan, tetapi mereka hanya akan menjadi lebih baik seiring waktu.
Cuci Gudang Skuat
Menilik daftar pemain saat ini mempertontonkan kualitas Barcelona yang sebenarnya. Ada kelangkaan kualitas yang jelas di area-area utama, dengan banyak pemain melewati masa terbaik dan beberapa lainnya kinerjanya tidak cukup baik.
Diperlukan perombakan besar-besaran pada skuad, dan idealnya setidaknya enam hingga tujuh pemain perlu dikeluarkan.
Dewan Barcelona perlu mengabaikan sentimen apa pun seputar pengganti legenda lama seperti Luis Suarez dan Gerard Pique yang kinerjanya yang tak bisa lagi dibilang bagus. Bahkan jika mereka dipertahankan untuk sementara waktu, rencana untuk secara bertahap menyingkirkan mereka harus ada.
Namun, orang lain yang berusia di atas 30 tahun perlu dilihat secara objektif dan harus segera diputuskan nasibnya. Arturo Vidal dan Ivan Rakitic adalah dua contoh pemain yang memiliki gaji besar meski mereka tidak konsisten. Tim yang sukses membutuhkan keseimbangan antara pemain muda dan pengalaman, dan Barcelona membutuhkan lebih banyak dari yang pertama dan lebih sedikit dari yang terakhir.
Perbaiki Strategi Transfer
Transfer yang dilakukan oleh Barcelona dalam beberapa tahun terakhir amat mahal, membingungkan dan tidak efisien. Dari mulai membayar ketinggian untuk Philippe Coutinho atau pertukaran Arthur dengan Miralem Pjanic yang merugikan dari sisi bisnis.
Jika Bartomeu dan Abidal hengkang, Blaugrana harus menyelaraskan kebijakan mereka di bursa transfer dengan filosofi inti klub. Fokus harus bergeser dari hanya merekrut nama-nama besar yang mungkin tidak cocok untuk berinvestasi di masa depan.
Pemain yang akan datang seperti Frenkie de Jong dan Francisco Trincao mewakili bisnis yang bagus, dan idealnya adalah profil yang harus dilihat Barcelona.
Perhatian serius untuk klub adalah kepergian Lionel Messi dalam waktu dekat. Meski pemain Argentina itu masih tampil konsisten, di usia 33 tahun ia tidak bisa terus menjadi poros kekuatan Barcelona.
Sebaliknya, klub Catalan harus berinvestasi pada tim yang dapat memperpanjang waktu Messi di level atas dengan mengurangi ketergantungan tim yang besar padanya. Faktanya adalah tulang punggung skuad Barcelona perlu diganti. Jika sejarah baru-baru ini mengajarkan kita sesuatu, Barcelona perlu merombak kebijakan transfer pemain mereka sedini mungkin.
Ingin lihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan highlights pertandingan Liga Champions, silakan klik di sini.
Jika kalian juga ingin melihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan cuplikan pertandingan Liga Europa, silakan klik di sini.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari: Bola.com/Penulis Ario Yosia
Published: 19 Agustus 2020
Baca Juga:
- 5 Aksi Balas Dendam Sadis Pemain Pinjaman pada Klub Induknya, Salah Satunya Coutinho
- Termasuk David De Gea, Ini 5 Pemain Top yang Bapuk Sepanjang Musim 2019-2020
- 4 Transfer Impian Lionel Messi yang Belum Mampu Diwujudkan Barcelona
- Jejak Emas Pelatih Asal Belanda di Barcelona Sebelum Ronald Koeman
- Fachrudin Aryanto, Bek Tangguh Timnas Indonesia yang Dibesarkan PSS Sleman
- Kenangan-kenangan Unik Henk Wullems di Indonesia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 19:07Barcelona All Out Kejar Rodri, Ini Alasan Hansi Flick Sangat Menginginkannya
-
Liga Inggris 7 Agustus 2026 16:52Resmi, Klub Spanyol Ini Umumkan Transfer Pemain Manchester United
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 16:30Gercep, Barcelona Kebut Transfer Rodri dari Manchester City
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 16:15Borneo FC Samarinda Resmikan Kadu Monteiro, Pengganti Nadeo Argawinata
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 07:00Manchester City Selangkah Lagi Amankan Bintang Timnas Maroko Ini
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 06:00Termasuk Bruno Fernandes, MU Siapkan 22 Pemain untuk Hadapi PSG
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
BERITA LAINNYA
-
spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
-
spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
-
spanyol 7 Agustus 2026 19:07Barcelona All Out Kejar Rodri, Ini Alasan Hansi Flick Sangat Menginginkannya
-
spanyol 7 Agustus 2026 16:30Gercep, Barcelona Kebut Transfer Rodri dari Manchester City
-
spanyol 7 Agustus 2026 15:14Yan Diomande di Real Madrid: Ini Kekurangan yang Masih Harus Diperbaiki
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

























