Cerita Debut Franco Mastantuono: Sambutan Hangat Bernabeu, Kontroversi Nomor Punggung, Ekspektasi Masa Depan

Nexify - Momen bersejarah tercipta saat Franco Mastantuono melakoni debut resmi bersama Real Madrid. Panggung debutnya terjadi dalam laga pembuka La Liga 2025/2026 melawan Osasuna di Santiago Bernabeu, Selasa (20/8/2025) dini hari WIB.
Gelandang serang berusia 18 tahun itu masuk pada menit ke-67 menggantikan Brahim Diaz. Kehadirannya di lapangan langsung disambut tepuk tangan meriah dari para Madridistas yang menaruh harapan besar padanya.
Namun, debutnya sempat diwarnai sedikit perdebatan mengenai nomor punggung 30 yang ia kenakan. Pihak klub sendiri memastikan bahwa penggunaan nomor tersebut sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Momen spesial ini terasa lebih lengkap karena Madrid berhasil meraih kemenangan tipis 1-0. Gol tunggal Kylian Mbappe dari titik putih menjadi penentu hasil akhir pertandingan yang berjalan cukup alot.
Debut Istimewa di Santiago Bernabeu

Franco Mastantuono secara resmi menjalani laga debutnya dalam balutan seragam kebesaran Real Madrid. Ia masuk menggantikan Brahim Diaz saat pertandingan memasuki pertengahan babak kedua.
Seketika, seluruh penonton yang memadati stadion langsung memberikan standing ovation. Riuh tepuk tangan membahana menyambut langkah pertama sang pemain di lapangan hijau Bernabeu.
Sambutan hangat ini menjadi bukti betapa besarnya harapan para Madridistas. Mastantuono memang sejak awal diproyeksikan sebagai salah satu bintang paling bersinar untuk masa depan klub.
Diiringi Sedikit Kontroversi

Namun, penampilan perdana Mastantuono tidak datang tanpa adanya sedikit perdebatan. Sorotan utama tertuju pada nomor punggung 30 yang ia kenakan pada laga tersebut.
Nomor tersebut biasanya diperuntukkan bagi para pemain dari tim Castilla. Hal ini lantas memicu perdebatan mengenai aturan registrasi pemain dan potensi susunan pemain yang tidak sah.
Meskipun demikian, pihak klub dengan sigap membela keputusannya. Mereka menegaskan bahwa semua prosedur sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku dan sang pemain bisa menikmati debutnya.
Beban Ekspektasi Bintang Masa Depan
Mastantuono datang ke Bernabeu dengan status sebagai calon superstar potensial. Ia direkrut tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-18, yakni pada 14 Agustus lalu.
Tak tanggung-tanggung, Real Madrid harus menggelontorkan dana sekitar 60 juta Euro untuk memboyongnya. Mahar yang sangat tinggi ini tentu saja diiringi dengan ekspektasi yang juga melambung tinggi.
Oleh karena itu, debut resminya dalam laga kompetitif ini semakin membangkitkan antusiasme para pendukung. Mereka tidak sabar untuk melihat sihir dari kaki kiri spesial miliknya.
Gol Tunggal Mbappe Jadi Pembeda
Pertandingan melawan Osasuna yang dikelola oleh Alessio Lisci berjalan cukup ketat. Gol kemenangan Madrid sendiri lahir dari eksekusi penalti Kylian Mbappe pada menit ke-51.
Momen itu juga terasa simbolis bagi Mbappe yang untuk pertama kalinya mengenakan nomor punggung ikonik 10. Gol tersebut sekaligus menjadi gol perdananya untuk membuka musim kompetisi yang baru.
Di sisi lain, hadiah penalti itu sendiri sempat menuai protes keras dari para pemain Osasuna, terutama Juan Cruz. Suasana tegang inilah yang mengiringi Mastantuono saat ia masuk ke lapangan untuk menjalani debutnya.
Proyek Masa Depan Xabi Alonso
Pelatih Xabi Alonso menegaskan bahwa Mastantuono adalah bagian dari rencana jangka pendeknya. Ia tidak ragu untuk memberikan kepercayaan kepada talenta muda tersebut di laga sepenting ini.
"Dia punya kepribadian, kualitas, dan kaki kiri yang spesial," ujar Alonso sebelum pertandingan. Sang pelatih berharap Mastantuono bisa beradaptasi dengan cepat di lingkungan klub sebesar Real Madrid.
Debut sang wonderkid ini menjadi simbol dimulainya siklus baru di Real Madrid. Klub kini memadukan kekuatan para bintang mapan seperti Mbappe dengan talenta muda yang siap mendefinisikan sebuah era baru.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Hasil Real Madrid vs Osasuna: Penalti Kylian Mbappe Berikan Poin Penuh untuk Debut Xabi Alonso
- Real Madrid vs Osasuna: Titik Penalti jadi Pembeda, Debut Bintang Baru, 3 Poin Pertama Xabi Alonso
- Kylian Mbappe, Man of the Match Laga Real Madrid vs Osasuna
- Messi, Pemain Rival yang Paling Membuat Mourinho Berkembang Sebagai Pelatih
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
-
Editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
spanyol 12 Juni 2026 02:27Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
-
spanyol 12 Juni 2026 01:58Jose Mourinho Resmi Kembali ke Real Madrid, Era Kedua Dimulai!
-
spanyol 10 Juni 2026 20:47Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
-
Liputan6 12 Juni 2026 20:34Mendagri Minta DKPP Cegah Pelanggaran Pemilu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...




















