
Nexify - Reinier Jesus resmi bergabung dengan Real Madrid dari Flamengo pada Senin (20/1/2020) malam WIB kemarin. Gelandang 18 tahun ini bakal membela Real Madrid Castilla usai membantu Brasil U-23 di ajang CONMEBOL pre-Olympic tournament.
Di Brasil, nama Reinier sudah cukup dikenal. Mereka yakin Reinier ditakdirkan sukses besar, mengikuti jejak sukses pemain-pemain muda sebelumnya seperti Vinicius Junior dan Rdorygo Goes.
Menurut Marca, Madrid membayar 30 juta euro untuk mendapatkan Reinier, harga yang masuk akal. Bahkan Madrid terbilang cerdas bisa mendapatkan Reiner di angka tersebut, mengingat Flamengo berniat menjualnya senilai 70 juta euro.
Reinier baru genap berusia 18 tahun ketika merayakan ulang tahunnya pada 19 Januari lalu. Apa yang membuat Reinier begitu spesial hingga membuat Madrid terpikat?
Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!
Reiner Berbakat
Bergabung dengan Real Madrid di usia 18 tahun sudah cukup jadi bukti kualitas Reinier. Selama membela Flamengo, permainan Reiner begitu memikat dan membuat fans mengingat sosok Kaka.
"Reinier itu berbakat," ujar pelatih Flamengo, Jorge Jesus, "bicara fisik, dia berbakat untuk mengisi posisi second striker, tetapi jangan memaksanya bermain di sayap karena Anda akan menyiksa dia."
"Sistem yang tepat penting baginya untuk memberikan performa terbaik. Sebagai contoh, dia kesulitan bermain dalam taktik 4-3-3."
Mirip Kaka, Pemain Seperti Apa?
Artinya, Reiner bermain tipikal gelandang serang kreatif yang nyaman membawa bola, bukan yang senang berlari di kedua sisi sayap. Pemain seperti ini tidak terbilang langka di sepak bola modern.
Reiner bermain sebagai gelandang nomor 10, cukup tinggi, tidak gesit, tapi begitu sulit dihentikan karena tetap tangkas.
"Sebenarnya saya becermin pada [Lucas] Paqueta, tapi ya, saya kira saya juga mirip Kaka," ujar Reinier sendiri beberapa waktu lalu.
"Saat masih kecil saya melihat dia bermain di Milan, Madrid, dan Timnas Brasil. Dia menginspirasi saya."
"Kami mungkin mirip dalam hal mengumpan bola dan penyelesaian akhir, tapi satu kemampuan yang benar-benar sama adalah sudden dash (gerakan eksplosif, lari mendadak)," imbuhnya.
Bermain Cerdas
Reiner selalu bermain dengan kepala terangkat, teknik yang mumpuni membuatnya mampu memenangi situasi sulit ketika ditekan dalam ruang-ruang sempit.
Meski mengantongi berbagai teknik spesial, Reinier tidak terlalu senang memamerkan kemampuannya tanpa tujuan yang jelas. Dia selalu berusaha mencari rute paling cepat menuju gawang lawan.
Sebagai gelandang serang yang tidak banyak dituntut bertahan, Reiner dibebaskan mengeksploitasi visinya akan pertandingan. Dia pun cukup berani melepas tembakan dari luar kotak penalti.
Bukan Joao Felix
Begitu diberitakan sebagai target Madrid beberapa pekan lalu, Reinier langsung dibandingkan dengan beberapa pemain muda berbakat lainnya yang sudah bermain di Eropa. Salah satunya dengan Joao Felix, pemain muda terbaik yang kini membela Atletico Madrid.
"Mereka berbeda. Joao Felix lebih seperti pencetak gol, sementara Reiner punya teknik individu luar biasa dan tidak senang bermain sebagai striker," ujar Jorge Jesus lagi.
"Dia senang bermain dengan rekan-rekan di sampingnya. Sebagai gelandang, dia sangat tangguh," tutupnya.
Sumber: Marca
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 10:00Domino Transfer Rodri, Manchester United Gagal Dapatkan Pemain Incaran?
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 19:07Barcelona All Out Kejar Rodri, Ini Alasan Hansi Flick Sangat Menginginkannya
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 12:00Tidak Ada Alasan, Michael Carrick Harus Bawa MU Menangkan Trofi Musim Ini!
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 11:00MU Disebut Cerdas Tidak Ambil Sandro Tonali dan Rekrut Youri Tielemans
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 10:00Domino Transfer Rodri, Manchester United Gagal Dapatkan Pemain Incaran?
-
Otomotif 8 Agustus 2026 09:00ARRC Seri 4 Digelar di Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Bidik Podium Lagi
BERITA LAINNYA
-
spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
-
spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
-
spanyol 7 Agustus 2026 19:07Barcelona All Out Kejar Rodri, Ini Alasan Hansi Flick Sangat Menginginkannya
-
spanyol 7 Agustus 2026 16:30Gercep, Barcelona Kebut Transfer Rodri dari Manchester City
-
spanyol 7 Agustus 2026 15:14Yan Diomande di Real Madrid: Ini Kekurangan yang Masih Harus Diperbaiki
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 09:43Prabowo: Bahlil Bukti Pemimpin Ditempa Cobaan
-
Liputan6 8 Agustus 2026 08:26Alasan Prabowo Ingin Buku Pelajaran Diperbarui
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























